Red Shoes Eps 88 Part 1

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 88 Part 1, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini

Hyeok Sang : Ada apa? Dimana kamu tinggal?

Soo Yeon : Apa pedulimu? Sejak kapan kamu terpesona padaku?

Hyeok Sang : Katakan dimana kamu tinggal?

Soo Yeon : Sebelum kujawab, biarkan saya menanyakan sesuatu padamu. Kim Jemma menyampaikan kau… ada dibalik maut ibunya dan penculikannya. Apa itu benar? Katakan padaku yang sebenarnya!

Hyeok Sang : Ini tidak ada relevansinya denganmu.

Hyeok Sang kemudian bertanya, kenapa beliau mesti melaksanakan itu tanpa alasan.

Soo Yeon : Kau punya banyak alasan. Karena Jemma putri kandung Hee Kyung. Karena kamu membunuh ayah Jemma.

Hyeok Sang cuma bisa melamun Soo Yeon tahu rahasianya.

Soo Yeon : Ini tidak menyerupai abang yang kukenal.

Hyeok Sang : Jangan bicara omong kosong dan jawab pertanyaanku. Ju Hyung mengatakan, Hee Kyung membunuh ibu kita dan ibu kandungnya.

Soo Yeon : Kecurigaannya masuk akal.

Hyeok Sang : Aku bilang, jangan bicara menurut buku harian yang tidak pernah ada dan menuduh abang iparmu pembunuh.

Soo Yeon : Inilah alasanmu kemari? Untuk melarangku meragukan Hee Kyung?

Soo Yeon mengambil sesuatu di lacinya. Ternyata kemeja putih Hee Kyung, yang ada noda hitam.

Soo Yeon : Hee Kyung terlihat ajaib hari itu. Biasanya beliau senantiasa berpakaian rapi dengan rambut dan riasan sempurna. Tapi beliau pulang ke tempat tinggal dengan kondisi berantakan. Aku mengambil bajunya di keranjang busana kotor. Aku kesudahannya tahu, hari itu, beliau menyewa gudang dan menyulut kebakaran untuk membunuh Kim Jemma. Kim Jemma menyampaikan pada polisi, beliau ada di sana alasannya merupakan ditelepon Hee Kyung. Dia menghasilkan alibi dan mulai panik, untuk mencari ini alasannya merupakan ini barang bukti. Dia menjajal membunuh putrinya sendiri. Bagaimana dengan ibu yang menyerupai duri baginya? Bagaimana dengan istri pertamamu? Kau masih mau bilang itu kecurigaan yang tidak masuk akal?

Hyeok Sang : Jika itu benar, beliau niscaya sudah ditangkap sekarang.

Soo Yeon tambah emosi mendengarnya.

Soo Yeon :Ayolah, kamu tahu lebih baik! Kau tahu beliau mempunyai banyak orang menyerupai Anggota Dewan Son di dompetnya. Aku tidak dapat hidup denganmu lagi. Kalian berdua sama. Pembunuh.

Hyeok Sang : Soo Yeon!

Soo Yeon : Aku bisa mengabaikan semuany yang kamu lakukan! Tapi, jikalau Hee Kyung membunuh ibu kita, saya tidak dapat memaafkannya. Akan kuungkap kebenaran dan menghasilkan beliau membayarnya! Aku akan menghukumnya!

Hyeok Sang : Baik. Lalu? Kau tinggal dimana? Hotel mana?

Tae Gil masuk, beliau melamun menyaksikan Hyeok Sang.

Hyeok Sang paham Soo Yeon tinggal dimana dan pribadi pergi tanpa menyampaikan apapun.

Gun Wook, Yu Kyung, Jin A dan Sun Hee lagi cemilin ub jalar.

Gun Wook : Rasanya sungguh-sungguh lezat.

Yu Kyung : Jangan makan terlalu banyak. Kau bisa buang angin di saat tidur.

Sun Hee : Dia benar. Ubi manis memang enak tetapi itulah kekurangannya. Itulah kenapa saya takut makan ini.

Tae Gil pulang, menenteng dua koper besar Soo Yeon.

Soo Yeon ikut masuk bareng Tae Gil.

Jin A tanya, apa Soo Yeon sudah makan.

Jin A bergegas ke dapur, merencanakan makan untuk Soo Yeon.

Soo Yeon menyusul Jin A ke dapur.

Soo Yeon : Jemma-ssi.

Jin A : Sudah kubilang ini bukan salahmu. Dan dari apa yang kulihat, kamu sungguh-sungguh lapang dada menyayangi pamanku.

Jin A berterima kasih, beliau bilang pamannya tak mempunyai apa-apa dan sarat kekurangan.

Soo Yeon : Tidak, saya lebih kurang dari dia. Ada begitu banyak pecundang di luar sana dengan banyak duit dan pendidikan yang baik.

Soo Yeon memegang tangan Jin A.

Soo Yeon : Terima kasih sudah mengerti. Tapi maaf. Aku tak mempunyai kawasan lain untuk pergi, jadi saya mesti menumpang disini.

Jin A : Kau mesti mengungguli bibi kami kalau begitu.

Hyeok Sang minum-minum di dapur, beliau frustasi menimbang-nimbang kemungkinan kalau Hee Kyung membunuh ibunya.

Hyeok Sang yang sudah mabuk, kesudahannya pergi ke kamar. Dia menyalakan lampu dan mendapati Hee Kyung sudah tidur. Dia mendekati Hee Kyung. Dia menyibak selimut Hee Kyung.

Hyeok Sang : Bangun, Hee Kyung. Bangun!

Hee Kyung membuka matanya.

Hyeok Sang pun memaksa Hee Kyung duduk.

Hyeok Sang : Kau membunuhnya? Tatap mataku dan jawab aku. Apakah kamu membunuh ibuku?

Hee Kyung berdiri. Dia marah.

Hee Kyung : Apa yang salah denganmu? Kau mabuk.

Hyeok Sang : Mengapa? Mengapa kamu tidak dapat menjawabku?

Hee Kyung : Apa? Apakah kamu pikir saya membunuhnya juga? Apa menurutmu menyerupai yang dibilang Ju Hyung, bahwa saya membunuh ibumu dan perempuan itu?

Hyeok Sang : Betul sekali. Kau memang membunuhnya. Kau membunuhnya.

Hee Kyung : Lagipula mereka sudah mati. Mengapa itu penting sekarang?

Hyeok Sang : Apa?

Hee Kyung : Aku meracuni masakan mereka. Aku meletakkan bubuk putih ke dalam masakan perempuan itu, dan itu merupakan racun. Apakah Soo Yeon dan Ju Hyung menyampaikan itu? Ibu menulis itu di buku hariannya? Bodoh. Baik, terus menggali. Ungkap kebenaran!

Hyeok Sang : Katakan padaku yang sebenarnya.

Hee Kyung : Aku percaya mereka sungguh membenciku, mereka ingin membunuhku. Karena tikus-tikus itu tidak tahan menyaksikan saya berhasil. Tapi kamu tahu siapa aku. Orang macam apa saya ini. Kau merupakan satu-satunya orang yang mengenalku luar dalam! Kebenaran beragam menurut penduduknya yang percaya itu.

Ju Hyung menguping obrolan mereka.

Ju Hyung bareng Manajer Yeo dan Jin A di ruangannya.

Manajer Yeo : Mereka merevisi tumit, jadi itu akan menyantap waktu beberapa hari untuk meluncurkan produk.

Ju Hyung : Apakah menurutmu Lulu akan bisa meluncurkan sebelum itu?

Jin A : Pasti. Mereka bilang akan melakukannya.

Ju Hyung : Aku harap ini akan berhasil.

Seseorang mengetuk pintu ruangan Ju Hyung. Sontak mereka kaget. Hyeok Sang masuk dan terkejut menyaksikan Manajer Yeo. Mereka bertiga pribadi berdiri. Manajer Yeo dan Jin A beranjak pergi.

Ju Hyung : Apa yang membawamu kemari? Kenapa kamu tidak memanggilku ke ruanganmu?

Hyeok Sang : Kenapa Apakah kalian bertiga membuatkan rahasia? Kim Jemma satu hal. Tapi Manajer Yeo, kamu terlihat sungguh bersahabat dengannya. Ibu tirimu akan menjadi sungguh bahagia jikalau beliau tahu.

Ju Hyung : Aku tak mempunyai asisten pribadi. Dan Tuan Hong kembali ke AS. Jadi, saya memintanya untuk melaksanakan tugas-tugas kecil kini dan kemudian, itu saja. Jangan salah paham.

Hyeok Sang : Jangan salah paham? Sepertinya kaulah orang yang salah paham. Aku bilang, jangan menuduh ibu tirimu di saat kamu tidak tahu apa-apa. Setiap orang punya batas seberapa banyak yang dapat mereka ambil. Ini bahkan bukan pencurian atau penipuan. Beraninya kamu menjebaknya untuk pembunuhan? Aku tahu rencanamu merupakan untuk menyingkirkannya selaku CEO Lora Shoes. Bahkan jikalau kita bertarung dan berkata kita mungkin akan bercerai, beliau secara aturan merupakan istriku dan ibumu hingga kita menandatangani surat-surat. Aku tidak akan membiarkanmu menjebaknya untuk pembunuhan menurut pernyataan yang tidak berdasar. Paham?

Ju Hyung : Apakah it kesimpulanmu?

Kesal, Hyeok Sang beranjak keluar.

Di ruangannya, Hee Kyung memandang sampel sepatunya dengan wajah berseri. Tak usang kemudian, Manajer Yeo masuk.

Manajer Yeo : Kau memanggilku?

Hee Kyung : Ya. Aku bahagia kamu di sini. Rencana untuk program peluncuran berlangsung lancar, kan?

Manajer Yeo : Ya, mereka baik-baik saja tanpa sebuah halangan.

Hee Kyung : Percepat program peluncuran hingga Jumat ini.

Manajer Yeo kaget, apa? Tapi itu terlalu.. saya tidak berpikir kita bisa mempercepatnya.

Hee Kyung : Kenapa tidak? Kita melaksanakan ini sepanjang waktu. Lakukan saja. Buat untuk ahad ini. Kirim permohonan gres ke VIP dan selebriti. Kita perlu mendayung di saat air pasang datang.

Manajer Yeo : Ya Bu.

Hee Kyung : Jika itu berhasil besar lagi, Lora Shoes akan berpisah dari Lora Network.

Manajer Yeo : Berpisah?

Hee Kyung : Kelangsungan hidup kita tergantung pada program peluncuran ini.

Jin A menanyakan hasil survei konsumen.

Tae Ha : Selesai. Aku sedang menyusun laporan menyerupai yang kita bicarakan.

Jin A mengangguk. Lalu beliau mendapatkan pesan dari Ju Hyung.

Ju Hyung : Kita mempunyai kondisi darurat. Datang ke kantorku.

Jin A pribadi ke ruangan Ju Hyung. Dia kaget, apa?

Ju Hyung : Manajer Yeo gres saja menelepon. Acara peluncuran produk gres dijadwal ulang menjadi ahad ini. Lalu pengumuman produk gres Lora Shoes akan mendahului peluncuran produk Lulu. Rencana kita akan gagal.

Jin A : Itu sanggup membuat efek besar.

Ju Hyung : Begitu yakinnya beliau bahwa sepatu gres akan menjadi hit. Dan pembalasan kita mungkin menjadi yang jauh lebih sukar untuk dicapai.

Jin A : Kita mesti menghentikannya dengan segala cara.

Maka Jin A pribadi mengontak GM Oh.

Jin A : Kami mempunyai kesalahan. Acara peluncuran Lora Shoes dipercepat hingga Jumat ini. Percepat peluncuranmu.

Nyonya Choi di rumahnya, dihubungi Pak Ko.

Nyonya Choi : Tentu. Sudah lama. Apa itu?

Pak Ko : Aku sudah sibuk mencari anakmu.

Nyonya Choi tak percaya, lupakan. Kau sudah menipuku terlalu banyak. Aku tidak terpesona lagi.

Pak Ko : Tunggu sebentar. Aku gres saja berjumpa dengan seorang perempuan yang tinggal bareng Yoon Myung Jun di saat beliau diadopsi selaku seorang anak. Tapi beliau bilang beliau merubah namanya secepatnya setelah beliau diadopsi. Itulah mengapa kita sungguh sukar untuk menemukannya hingga sekarang.

Nyonya Choi : Dia merubah namanya?

Pak Ko : Ya. Namanya Kim Jung Guk. Dia ingat dengan terang bekas luka bakar di pergelangan tangannya di saat beliau diadopsi. Dia bilang beliau tersiram oleh air panas sambil melindungi anak bayi laki-lakinya. Apakah kamu ingin berjumpa dengannya?

Sekarang, Nyonya Choi dan Bibi Ma di Nosang. Mereka menanti di ruang VIP. Ki Seok masuk.

Nyonya Choi : Apa beliau juga belum menghubungimu?

Ki Seok : Tidak, saya menjajal meneleponnya, tetapi beliau tidak mengangkatnya.

Nyonya Choi tak sabar mengajak Bibi Ma pulang.

Nyonya Choi : Ayo pergi.

Ki Seok : Mengapa?

Nyonya Choi : Aku niscaya tertipu oleh tikus itu lagi.

Saat Nyonya Choi mau pergi, Pak Ko datang.

Pak Ko : Maaf saya terlambat.

Nyonya Choi : Kenapa kamu tiba sendiri?

Pak Ko meminta maaf. Dia lantasmemberitahu bahwa Pak Kim sudah meninggal dunia.

Sontak semua kaget, utamanya Nyonya Choi.

Yu Kyung ke PulsesKrill. Dia menginformasikan Sun Hee dan Tae Gil bahwa paman Ki Seok sudah ketemu.

Sun Hee : Itu sungguh bagus. Dia kesudahannya bisa berjumpa putranya yang beliau cari begitu putus asa.

Tae Gil : Aku berharap ibu kaya menyerupai itu akan jatuh dari langit untukku. “Tae Gil, saya ibumu.” “Semua uangku merupakan milikmu.”

Sun Hee menghantam Tae Gil.

Tae Gil protes.

Tae Gil : Mengapa kamu memukulku? Kau menjadi lebih dan lebih menyerupai kakakku, Kau tahu itu?

Sun Hee : Betul sekali. Aku merubah posisinya, untuknya. Bayangkan betapa marahnya orang tuamu dan beliau di atas sana. Apa? Seorang ibu kaya?

Tae Gil : Aku tidak bermaksud begitu. Itu menyakitkan. Apakah kamu makan semua produk kita? Mengapa kamu begitu mempunyai efek di usia tuamu?

Sun Hee : Apa? Di usiaku yang sudah tua?

Sun Hee marah. Tae Gil kabur. Sun Hee pribadi mengejar-ngejar Tae Gil.

Yu Kyung tertawa menyaksikan tingkah mereka.

Pak Ko menerangkan bahwa beliau tidak dapat menerima Myung Jun alasannya merupakan Myung Jun merubah namanya.

Ki Seok : Lalu… Apakah keluarganya… masih hidup?

Pak Ko : Aku gres tahu bahwa beliau sudah meninggal sejauh ini. Keluarganya lainnya berpisah, jadi saya perlu waktu untuk mengenali lebih detail. Ini merupakan salinan file nya dari panti asuhan sejak beliau diadopsi.

Sontak lah tangis Nyonya Choi pribadi pecah menyaksikan salinan data Myung Jun dari panti asuhan.

Ki Seok yang cemas, memerintahkan Bibi Ma menenteng pulang neneknya.

Sekarang, Nyonya Choi sudah berada di kamarnya. Dia menangisi Myung Jun, seraya memandang foto Myung Jun yang dimilikinya.

Nyonya Choi : Myung Jun-ah, bagaimana ini bisa terjadi? Tolong maafkan ibumu. Bagaimana saya akan menebus dosa-dosa ini?

Hyeok Sang dan Hee Kyung lagi makan malam.

Bibi Ahn datang, meletakkan lauk di atas meja.

Hee Kyung : Bagaimana Hye Bin?

Bibi Ahn : Terapis tiba hari ini. Dia minum obat dan pergi tidur lebih awal.

Bibi Ahn beranjak pergi.

Hyeok Sang menghela nafas. Dia tidak berselera.

Hee Kyung menyaksikan itu, apa yang salah? Apakah kamu tak mempunyai nafsu makan? Tapi sekali lagi, dengan keluarnya Hye Bin dan Soo Yeon, memang terlihat kosong.

Hyeok Sang : Kau sepertinya dalam situasi hati yang baik.

Hee Kyung : Lora Shoes akan mempunyai produk gres Jumat ini dan Lora Shoes akan berhasil besar berturut-turut.

Hyeok Sang : Apakah kamu tidak cemas perihal keluarga? Hye Bin sakit dan Soo Yeon meninggalkan rumah.

Hee Kyung : Apa maksudmu? Kau tidak menimbang-nimbang keluarga di saat kamu sedang sibuk juga. Aku sungguh sibuk kini dan di tepi. Acara peluncuran kami merupakan hari Jumat ini. Aku mungkin seorang ibu, seorang istri, dan menantu perempuan, tetapi saya merupakan CEO Lora Shoes apalagi dahulu. Aku CEO-nya, Min Hee Kyung.

Jin A di kamarnya, bicara dengan GM Oh di telepon.

Jin A : Apa statusnya?

GM Oh : Kami menjajal yang terbaik untuk mempercepat produksi, tetapi kita tidak akan punya cukup waktu untuk melaksanakan program peluncuran ahad ini.

Jin A : Kemudian mengumumkannya apalagi dahulu dalam siaran pers. Aku tahu bahwa dalam mode, siapa saja yang mengumumkannya lebih dahulu menang.

GM Oh : Bagaimana jikalau terjadi kesalahan?

Jin A : Apakah kamu akan mendapatkan ini secara gratis tanpa mengambil resiko apapun? Ini merupakan potensi untuk kita berdua. Dan secepatnya setelah kita menutup telepon, hapus semua panggilan dan teks.

Jin A menyudahi panggilan. Terdengar bunyi Yu Kyung mengundang Jin A.

Diluar, mereka semua makan buah kesemek. Sun Hee bilang Ok Kyung sungguh menggemari kesemek.

Gun Wook : Bibi, kamu mesti berhenti menimbang-nimbang ibu dan menikmatinya.

Tae Gil : Dia benar.

Gun Wook menyuapi Sun Hee.

Ponsel Soo Yeon berdering. Telepon dari Hyeok Sang. Soo Yeon pribadi beranjak ke kamar Sun Hee.

Tae Gil menyusul Soo Yeon. Soo Yeon menjawab panggilan Hyeok Sang.

Hyeok Sang sendiri tengah menyaksikan Hye Bin.

Hyeok Sang : Kau ada di mana? Kau bermalam di hotel mana? Pulang.

Soo Yeon : Aku akan tentukan di mana saya tinggal. Jad jangan ikut campur.

Hyeok Sang : Aku memahami apa yang kamu maksud, tetapi dengan Hye Bin menyerupai ini juga, Aku cuma berharap kamu akan pulang.

Soo Yeon : Aku bukan anak kecil. Aku berterima kasih padamu menjagaku hingga sekarang, tetapi saya pikir sudah waktunya bagi kita untuk berpisah. Maaf.

Hyeok Sang : Maka setidaknya katakan padaku dimana kamu berada agar saya tidak khawatir.

Soo Yeon : Hotel balas dendam.

Soo Yeon memutus panggilan.

Tae Gil : Kau seharusnyamemberitahunya bahwa kamu berada di tempatku.

Soo Yeon : Jika beliau tahu saya di sini, beliau akan mendobrak jembatan dan menyeretku pulang. Kemudian kita mungkin tidak pernah berjumpa lagi.

Tae Gil : Kemari.

Soo Yeon mendekat. Tae Gil memegang tangan Soo Yeon, kemudian memeluknya.

Tepat di saat itu, Sun Hee masuk. Soo Yeon dan Tae Gil terkejut dan pribadi menjauh. Sun Hee juga terkejut menyaksikan Tae Gil dan Soo Yeon lagi berduaan.

Besoknya Lulu Shoes menampilkan pengumuman ke media perihal sepatu gres mereka.

Divisi Pemasaran Lora Mattress pribadi heboh.

Ye Eun : Astaga. Ya Tuhan. Luar biasa. Ini sungguh-sungguh gayaku. Ini merupakan sepatu modern Lulu. Ini akan menjadi hit besar.

So Bin : Ya ampun. Mereka sungguh cantik. Aku mesti mendapatkan sepasang.

Tae Ha : Kalian berdua punya loyalitas perusahaan menyerupai itu. Lulu merupakan tentangan kita. Kau mesti berbelanja Produk gres Lora jikalau ada.

So Bin memerintahkan Jin A melihat.

Jin A : Mereka cantik.

Ye Eun : Tapi kenapa mereka mengumumkannya ke media dahulu bukannya mengadakan program peluncuran?

So Bin : Ini bagus dan baru. Mereka ingin menyebabkan kepentingan orang dahulu dan kemudian menghidangkan produk yang serempak di program peluncuran. Mungkin itu taktik mereka.

Hee Kyung terkejut mendengar laporan Manajer Yeo.

Manajer Yeo : Produk gres Lulu terlihat nyaris sama dengan kita.

Hee Kyung menilik sendiri.

Dia terkejut.

Manajer Yeo : Semua sama kecuali ujungnya. Seolah-olah mereka menyalinnya.

Hee Kyung : Ini tidak mungkin. Kita berinvestasi begitu banyak di sepatu baru. Siapa itu? Siapa yang melaksanakan ini? Aku tahu orang-orang mempunyai inspirasi yang serupa tetapi saya positif seseorang menampilkan rancangan kita untuk Sepatu Lulu.

Manajer Yeo : Itu tidak mungkin.

Hee Kyung : Lihat sepatu ini. Temukan orangnya! Buat semua karyawan bangkit dan beri tahu mereka untuk menilik setiap video keamanan.

Manajer Yeo : Ya Bu.

Hyeok Sang diberitahu seketarisnya perihal produk gres Lulu Shoes.

Hyeok Sang kaget, seberapa cerobohnya mereka dengan keamanan? Apa yang dibilang Lora Shoes?

Seketaris Lee : Min Daepyonim sedang menyelidikinya sekarang.

Ju Hyung masuk, seketaris Hyeok Sang pribadi keluar.

Ju Hyung : Itu merupakan kelalaian ibu tiri. Sepertinya desainnya bocor ke pesaing. Hal ini alasannya merupakan ibu tiri, yang mempelopori ini, lalai dalam hal keamanan. Aku mendengar kerugikan akan lebih dari tiga juta dolar.

Hyeok Sang : Apa?

Bersambung ke part 2….

Red Shoes (Drama Korea 2021)

Tentang Sinopsis – Red Shoes yakni drama Korea harian bergenre Melodrama, Keluarga, dan Romantis. Serial KDrama ini tayang di kanal televis...