Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 89 Part 1, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung mengundang Jin A ke ruangannya. Dia menampilkan alat penyadap itu dan menuduh Jin A pelakunya, serta yang membocorkan desainnya.
Jin A cuma tersenyum, saya sibuk. Aku akan berpura-pura tidak mendengarnya.
Jin A mau pergi namun Hee Kyung mengancam akan memecat Jin A.
Jin A : Cobalah. Jika kamu mengkalkulasikan saham, Ju Hyung-ku punya paling banyak.
Hee Kyung : “Ju Hyung-ku”?
Jin A : Makara lewati saya sendiri. Jangan suruh saya tiba juga. Jika anda memiliki bisnis denganku, tiba kepadaku sendiri.
Hee Kyung bertanya-tanya, apa itu Ju Hyung.
Foto KBS2
Ju Hyung yang lagi bekerja, dikejutkan dengan gedoran keras di pintu. Dia pun membuka pintunya.
Hee Kyung masuk dan minta klarifikasi soal alat penyadap.
Ju Hyung : Apa yang sedang kamu bicarakan, ibu tiri?
Hee Kyung : Jangan akal-akalan bodoh. Video keselamatan akan menampilkan segalanya.
Ju Hyung : Lalu bawakan saya bukti, bukannya mengakibatkan kericuhan di kantor orang lain. Silakan pergi.
Hee Kyung : Kau akan meratapi ini.
Hee Kyung mau pergi namun kemudian beliau tanya, kenapa Ju Hyung mengunci pintu di kantor.
Ju Hyung tertawa, ini ruanganku. Itu hak prerogatifku, untuk mengunci pintu atau tidak. Dan saya masih lajang. Saat saya lelah, saya perlu menonton beberapa video yang menyenangkan. Tanpa sepengetahuan siapapun.
Hee Kyung : Kau menyedihkan.
Ju Hyung : Aku minta maaf alasannya menjadi menyedihkan. Tapi kamu tidak jauh berbeda, ibu tiri.
Hee Kyung yang kesal, beranjak keluar.
Foto KBS2
Ju Hyung bergegas mengontak Manajer Yeo.
Ju Hyung : Apakah kamu mendapatkan video keamanan?
Manajer Yeo : Tidak. Kepala keselamatan sedang menjaganya.
Ju Hyung : Cepatlah!
Foto KBS2
Manajer Yeo menemui Hee Kyung.
Hee Kyung : Hai. Bagaimana hasilnya? Bagaimana dengan video keamanannya?
Manajer Yeo : Mereka masih memeriksanya.
Hee Kyung : Bagaimana dengan polisi?
Manajer Yeo : Saya tidak mengontak mereka.
Hee Kyung : Apa? Siapa yang menyuruhmu untuk tidak melakukannya?
Manajer Yeo : Ketua menyampaikan untuk tidak mengundang mereka.
Hee Kyung sewot, untuk siapa kamu bekerja! Aku CEO Lora Shoes!
Manajer Yeo : Saya minta maaf.
Foto KBS2
Hee Kyung pribadi ke ruangan Hyeok Sang. Dia marah, saya CEO Lora Shoes!
Hyeok Sang : Tenang. Kau mesti hening dan hadapi kenyataan sekarang. Apa yang hendak diraih dengan mengundang polisi? Itu sanggup meledakkan sesuatu lepas kendali dan malah menghancurkan gambaran Lora.
Hee Kyung : Jangan khawatir. Ini yaitu kesempatan. Kesempatan untuk menyingkirkan Gemma dan Ju Hyung pada di saat yang sama. Makara kamu sanggup duduk santai dan nikmati pertunjukannya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung keluar dan Manajer Yeo sudah menunggunya.
Hee Kyung : Apakah kamu tidak mendengarku? Beritahu tim audit untuk menyelediki setiap karyawan.
Manajer Yeo : Bu. Itu bukan salah satu dari kami.
Hee Kyung : Lalu siapa yang melakukannya? Apakah kamu melaksanakan itu? Kau satu-satunya yang sanggup dengan bebas masuk ke kantorku.
Manajer Yeo : Daepyonim.
Hee Kyung : Pokoknya, periksa setiap video keselamatan di dalam gedung dan cari tahu siapa yang menyadap kantorku! Orang itu yaitu penduduknya yang membocorkan desainnya. Kirimkan rekaman video apalagi dahulu padaku. Aku akan mendapatkan pelakunya sendiri.
Manajer Yeo : Bagaimana dengan program peluncurannya untuk produk baru?
Hee Kyung : Kami akan melanjutkan menyerupai yang direncanakan. Panggil para wartawan.
Manajer Yeo : Anda tidak akan punya cukup waktu.
Hee Kyung : Cukup. Aku akan mengurusnya.
Foto KBS2
Manajer Yeo memahami dan pergi.
Hee Kyung : Kim Jemma. Kwon Ju Hyung. Aku akan mendapatkan kalian berdua.
Foto KBS2
Manajer Yeo melarang semua karyawan pergi.
So Bin : Apa yang sedang terjadi?
Manajer Yeo : Tim audit akan mengontak kalian jadi tunggu.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung mulai menyelediki CCTV di depan ruangannya.
Foto KBS2
Jin A diinterogasi tim audit.
“Ada rumor tentangmu dan Bu Min tidak akur. Benarkah?”
“Apa yang kamu lihat bukanlah segalanya.”
“Apakah kamu mengakui untuk memposting pesan jahat di papan buletin di saat kamu berhenti?”
“Aku melakukannya untuk perusahaan. Dengan impian biar perusahaan akan pergi ke jalan yang benar.”
“Apakah kaumenerima proposal pekerjaan dari Lulu? Aku tahu kamu tidak pergi. Apakah mereka menghubungimu lagi?”
Jin A tersenyum mendengarnya, kamu sedang mengatakan seperti kamu sudah tentukan bahwa saya membocorkan desain.
“Kau memiliki masa lalu, jadi kamu tersangka utama. Juga, Min Daepyo meminta kami untuk menyelidikimu dengan cermat.”
“Bukan aku.”
“Semua orang menyampaikan itu.”
Foto KBS2
Ju Hyung terkejut mendengar dari Manajer Yeo bahwa Hee Kyung mengunci pintu jadi gak ada satu pun yang sanggup masuk.
Ju Hyung mengerti.
Foto KBS2 Foto KBS2
Seseorang mengetuk pintu ruangannya. Ju Hyung bergegas membukanya. Jin A masuk.
Jin A : Kau memasang alat penyadap di ruangannya?
Ju Hyung : Bukan itu masalahnya. Min Hee Kyung sedang menyaksikan semua rekaman video keamanan. Kita mungkin tertangkap alasannya apa yang kita lakukan. Termasuk Manajer Yeo mengambil gambar dari rancangan sepatu.”
Jin A : Apakah mereka ada di drive USB? Kita perlu menukarnya.
Ju Hyung : Bagaimana?
Foto KBS2
Hee Kyung mulai letih memeriksa. Seseorang mengetuk pintu.
Hee Kyung : Siapa?
Manajer Yeo : Daepyonim, kamu ingin makan malam dengan apa?
Hee Kyung : Aku tidak membutuhkannya. Jangan biarkan semua orang masuk.
Foto KBS2
Hyeok Sang migrain. Seketarisnya menampilkan obat. Hyeok Sang bilang beliau baik-baik saja. Seketarisnya bilang akan memberi tahu Pak Oh untuk mengirim Hyeok Sang pulang.
Hyeok Sang : Tidak, saya mesti berjumpa seseorang.
Foto KBS2
Soo Yeon bikinin ramen untuk Sun Hee dan yang lain.
Sun Hee protes, mie instan? Untuk makan malam?
Tae Gil : Yah … Dia akan menghasilkan steak dan berbelanja semuanya, namun beliau terlalu takut ihwal menyalakan api lagi. Steak yaitu ihwal api.
Soo Yeon : Makara saya tak punya pilihan selain menghasilkan mie instan.
Sun Hee : Kita perlu makan nasi setelah melakukan pekerjaan seharian. Makan tepung tidak akan memberi kita energi apa pun.
Soo Yeon : Mie instan negara kita yaitu sepuluh item teratas secara global.
Tae Gil : Ya itu betul.
Tae Gil nyubit Gun Wook, minta bantuan.
Gun Wook ngerti dan pribadi bilang ke Sun Hee apabila beliau suka mie juga.
Sun Hee : Tidak, saya butuh nasi. Aku ingin nasi. Panggil saya di saat nasi sudah siap.
Sun Hee masuk ke kamar. Yu Kyung menyusul Sun Hee.
Foto KBS2
Ponsel Soo Yeon berdering. Telepon dari Hyeok Sang.
Hyeok Sang : Kau dimana?
Soo Yeon : Sudah kubilang, saya di Revenge Hotel.
Foto KBS2
Tepat di saat itu, bel berbunyi.
Soo Yeon pribadi melarang Gun Wook membuka pintu namun Gun Wook tetap membuka pintu. Hyeok Sang dan Pak Oh merangsek masuk.
Hyeok Sang menawan kerah Tae Gil.
Hyeok Sang : Kau berengsek! Sudah kuperingatkan, menjauh dari adikku!
Hyeok Sang mendorong Tae Gil, hingga Tae Gil jatuh.
Foto KBS2 Foto KBS2
Sun Hee dan Yu Kyung keluar alasannya mendengar keributan.
Sun Hee memerintahkan Gun Wook mengontak polisi.
Hyeok Sang memerintahkan Pak Oh menjinjing Soo Yeon.
Foto KBS2
Soo Yeon teriak, tidak! Aku tidak akan pergi!
Pak Oh melepas Soo Yeon.
Soo Yeon : Kau bukan saudaraku lagi. Pergi kecuali apabila kamu ingin menyaksikan saya mati!
Hyeok Sang : Apa kamu menyampaikan kamu tentukan hubungan denganku?
Soo Yeon : Sejak kapan kamu peduli padaku? Tidak ada yang mempunyai arti bagimu selain Hee Kyung! Kau sanggup hidup senang selamanya dengan perempuan itu! Aku tidak akan tinggal dengan perempuan yang sudah membunuh ibuku!
Hyeok Sang : Tidak ada gunanya meratapi ini nanti.
Hyeok Sang dan Pak Oh pergi.
Foto KBS2
Soo Yeon terduduk lemas. Dia menangis.
Tae Gil menguatkan Soo Yeon.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tae Gil dan Soo Yeon di kamar Jin A. Soo Yeon masih menangis.
Tae Gil : Berhenti menangis.
Soo Yeon : Kakakku, bukan cuma sekedar kakak. Dia ayahku, temanku, dan ibuku.
Tae Gil memeluk Soo Yeon. Dia bilang mulai kini rumahnya yaitu rumah Soo Yeon.
Tae Gil : Kami yaitu keluargamu.
Tae Gil kemudian menanyakan ibu Soo Yeon.
Soo Yeon nangis lagi, Tae Gil-ssi.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung karenanya menemukannya.
Dia menyaksikan Ju Hyung di sekitaran ruangannya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tapi tiba-tiba, lampu di ruangannya padam.
Hee Kyung pribadi bangun dan mengundang Manajer Yeo.
Manajer Yeo masuk, dengan cahaya dari ponselnya.
Hee Kyung : Apa yang sedang terjadi? Mengapa listrik padam?
Manajer Yeo : Aku sedang mencarinya. Kita mesti pergi.
Hee Kyung : Tidak apa-apa. Aku akan menanti disini. Cari tahu dan persiapkan dengan tepat.
Tapi alarm kebakaran berbunyi.
Hee Kyung : Apa sekarang?
Manajer Yeo : Itu alarm kebakaran. Pasti ada masalah. Kau mesti mengungsi.
Hee Kyung : Ambil laptopku.
Foto KBS2
Manajer Yeo mengambil laptop Hee Kyung. Dia berupaya menukar flashdisk itu dengan lainnya namun secara tiba-tiba lampu kembali menyala.
Sontak lah Manajer Yeo terkejut dan tak sengaja menjatuhkan laptop Hee Kyung.
Hee Kyung : Kau semestinya lebih berhati-hati.
Manajer Yeo tetap tenang, kamu minta maaf.
Foto KBS2
Manajer Yeo mengambil laptop Hee Kyung di lantai.
Saat itulah beliau menukar flashdisknya.
Hee Kyung : Apakah laptopnya baik-baik saja?
Manajer Yeo : Ya itu.
Foto KBS2
Manajer Yeo meletakkan lagi laptop Hee Kyung di meja.
Hee Kyung menyelediki rekaman CCTV yang tadi dilihatnya. Dia lega itu baik-baik saja.
Hee Kyung : Kau sanggup pergi.
Manajer Yeo pribadi keluar menjinjing flashdisk yang asli.
Foto KBS2 Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A ketakutan menanti hasilnya.
Ju Hyung tiba dan menampilkan flashdisk yang orisinil pada Jin A.
Hee Kyung terkejut alasannya beliau tidak mendapatkan apa-apa di flashdisknya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Di rumah, Hyeok Sang frustasi mikirin Soo Yeon.
Lalu Hee Kyung pulang.
Hyeok Sang : Kau mendapatkan sesuatu?
Hee Kyung : Aku tidak mendapatkan apa-apa.
Foto KBS2
Hee Kyung masuk ke kamar dan duduk di depan meja riasnya dengan lemas.
Hyeok Sang menyusulnya.
Hyeok Sang : Batalkan program peluncuran.
Hee Kyung marah, itu lagi?
Hyeok Sang : Kau bertindak menyerupai kamu sungguh pintar. Mengapa kamu tidak berpikir sekali saja? Apakah kepalamu cuma rak topi? Apa gunanya sukses? Keluarga sungguh-sungguh berantakan. Pikiran Hye Bin tidak sepenuhnya ada dan Soo Yeon hidup dengan si brengsek itu. Aku menjajal membawanya pulang, dan beliau menolak dan berkata beliau akan tentukan hubungan denganku dan tinggal bersamanya.
Hee Kyung : Dia gila.
Hyeok Sang : Apakah program peluncuran yang ndeso itu penting? Sedemikian rupa sehingga kamu tidak acuh bahwa keluarga berantakan?
Hee Kyung : Jangan menyuruhku untuk bertanggung jawab. Cukup sukar mencemaskan putriku. Aku tak punya waktu untuk mencemaskan seorang abang ipar perawan tua. Soo Yeon bukan anak kecil!
Foto KBS2
Hyeok Sang : Aku sudah lupa bahwa kamu cuma peduli ihwal memberi makan keserakahanmu. Tapi ingat ini. Lora Shoes yaitu anak perusahaanku dan kamu cuma CEO dari satu anak perusahaan. Dan saya punya otoritas untuk memecat CEO anak perusahaan yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Jangan lupa itu. Jadi, pilih. Apakah kamu akan tetap menjadi CEO Lora Shoes? Atau, apakah kamu akan dipecat dan rampung di rumah? Tinggal berapa jam lagi hingga program peluncuran? Pikirkan itu.
Hyeok Sang keluar.
Bersambung ke part 2…








































