Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 87 Part 2, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini
Foto KBS2 Foto KBS2
Di ruangannya, Hee Kyung ditemani Manajer Yeo, tengah memandang beberapa desainnya yang mau dirilis. Hee Kyung melihatnya dengan tampang berseri.
Manajer Yeo menyaksikan rancangan Jin A yang diikutsertakan.
Manajer Yeo : Saya pikir yang satu ini akan lebih baik. Wartawan bertanya, kapan produknya dirilis?
Hee Kyung : Cobalah untuk mempercepat sampel.
Manajer Yeo mengetahui dan beranjak pergi.
Foto KBS2
Hee Kyung mengontak Soo Yeon.
Soo Yeon menjawab dengan kesal, ada apa?
Hee Kyung : Kau ada di mana?
Soo Yeon : Dimana lagi? Aku melakukan pekerjaan di panti jompo.
Hee Kyung : Maksudku kamu tinggal dimana?
Soo Yeon : Kenapa kamu peduli.
Hee Kyung : Aku tidak peduli. Mari bertemu. Bisakah kamu mampir ke rumah?
Foto KBS2
Sekarang, Hee Kyung lagi minum teh di rumah. Lalu Bibi Ahn turun, menenteng koper Soo Yeon.
Hee Kyung berterima kasih pada Bibi Ahn sudah membantunya menurunkan koper Soo Yeon. Bibi Ahn pergi ke dapur.
Foto KBS2
Soo Yeon tiba dan berlangsung melalui kopernya, menemui Hee Kyung.
Hee Kyung : Kau tiba lebih permulaan dari yang diharapkan.
Soo Yeon : Kenapa kamu menyuruhku datang? Aku seorang perempuan yang sibuk.
Hee Kyung : Untuk mengambil barang-barangmu. Kau mungkin tak mau untuk tinggal di sini lagi. Lebih baik dibawa. Pasti berat menjadi tukang bonceng.
Soo Yeon kesal, tukang bonceng?
Hee Kyung : Siapa yang tinggal bareng abang ipar mereka dikala ini? Semua orang ingin pindah setelah mereka selesai kuliah. Aku mengemasi barang-barangmu, jadi ambillah.
Soo Yeon mendekati kopernya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung : Jadi… apa kamu tinggal dengan So Tae Gil?
Soo Yeon : Tepat sekali.
Hee Kyung : Orang gila yang tercela itu. Dia niscaya tersenyum menangkap gadis kaya. Dia mungkin mengoceh wacana cinta yang terbelakang dan manis untukmu.
Soo Yeon : Jaga mulutmu.
Hee Kyung : Kau tahu saya benar. Apakah saya salah?
Soo Yeon : Kau tidak memiliki hak untuk menyampaikan itu. Kau menawan hati saudaraku yang baik-baik saja dan pindah ke tempat tinggal kami. Kau pindah ke tempat tinggal lelaki yang sudah menikah, kamu mencampakkan kedua anakmu dan suamimu! Aku kesannya sanggup mengetahui kenapa Kim Jemma begitu terobsesi menghentikan ijab kabul Hye Bin dan membalas dendam. Siapa yang sanggup memaafkan orang yang membunuh ayahnya? Psikopat apa yang cuma akan duduk santai dan tidak mengerjakan apa-apa di saat ibu kandungnya menjajal membunuhnya? Kudengar kamu juga membunuh ibu angkatnya. Berapa banyak hal buruk sudah kamu laksanakan hingga sekarang?
Hee Kyung tertawa, jangan konyol.
Foto KBS2 Foto KBS2
Soo Yeon : Kau merupakan monster. Kau tahu kenapa saya bersikap baik padamu? Karena kamu hidup dengan kakaku.
Hee Kyung : Aku tidak tahu apa yang Jemma katakan namun akulah satu-satunya orang yang menderita karenanya. Aku membunuh ibu angkatnya? Bukan aku. Pergi dan tanyakan pada kakakmu. Dia mungkin tahu wacana itu.
Soo Yeon : Kau membunuh ibuku juga?
Hee Kyung tertawa kesal, ibu mertua? Aku membunuhnya? Aku, Min Hee Kyung?
Soo Yeon beranjak pergi.
Hee Kyung emosi, baik! Aku membunuhnya! Aku mengerjakan itu! Apa yang mau kamu lakukan! Haruskah saya membunuhmu juga!
Foto KBS2
So Bin, Ye Eun dan Tae Ha sibuk mengontak konsumen.
So Bin : Terima kasih sudah berbelanja Kasur Lora. Kami sedang mengerjakan survei pelanggan tamat tahun. Bisakah anda menyempatkan beberapa menit?
Ye Eun : Apakah anda memiliki duduk kendala dengan itu? Ya. Saya bahagia anda tidak memiliki masalah.
Tae Ha : Kasurnya beli dimana? Saya mengerti. Melalui Home Shopping.
Jin A membaca pesan dari Ju Hyung. Dia menghela nafas. Ju Hyung mengajaknya makan malam.
Ju Hyung : Kita berkencan secara terbuka dan memikirkan pernikahan.
Foto KBS2
Jin A dan Ju Hyun dinner. Jin A tidak bersemangat. Ju Hyung melihatnya.
Ju Hyung : Kau mungkin belum sungguh-sungguh pulih. Kau kelihatannya tidak sanggup makan banyak.
Jin A : Aku lebih baik.
Ju Hyung : Telanlah. Kita memiliki lebih banyak peperangan di depan.
Jin A mengangguk.
Ju Hyung : Aku bilang ke ayahku bahwa Min Hee Kyung membunuh ibuku dan nenek.
Jin A : Apakah ia percaya padamu?
Ju Hyung : Tentu saja tidak. Dia masih menyayangi Min Hee Kyung.
Jin A : Apakah kamu pikir ia masih sungguh mencintai? Pada usia itu?
Ju Hyung : Cinta tidak membedakan orang menurut usia. Tua atau muda, siapa pun mencicipi emosi yang sama.
Jin A : Aku ingin cepat tua. Aku pikir saya akan sanggup untuk melebihi semuanya dan menjadi bebas dari emosi cinta.
Ju Hyung : Kau, yang tidak sanggup sembuh dari luka sejak kamu masih kecil dan masih terobsesi dengan balas dendam untuk apa yang terjadi 20 tahun yang lalu? Hal yang serupa berlaku untukku. Kau benar. Aku percaya semua perasaan itu sama. Berapa kali mnurutmu kamu akan berjumpa seseorang yang kamu cintai seumur hidupmu? Satu kali? Dua kali? Sepuluh kali? Jangan kehilangan Yoon Ki Seok.
Foto KBS2
Jin A berlangsung menyusuri jalanan, sambil memikirkan kata-kata Ju Hyung tadi.
Ju Hyung : Menurutmu berapa kali kamu akan berjumpa seseorang yang kamu cintai seumur hidupmu? Jangan kehilangan Yoon Ki Seok.
Jin A menghela nafas.
Foto KBS2
Di kamarnya, Nyonya Choi lagi membaca koran wacana pulihnya Lora Shoes.
Lalu terdengar bunyi Ki Seok pulang. Nyonya Choi menaruh korannya di meja. Ki Seok masuk.
Foto KBS2 Foto KBS2
Nyonya Choi : Jadi, apakah seluruhnya berlangsung dengan baik dengan pekerjaan hari ini?
Ki Seok : Ya, itu berlangsung dengan baik.
Nyonya Choi : Bagus. Investasiku juga berlangsung dengan baik. Mereka menyampaikan Sepatu Lora sedang naik dan naik.
Ki Seok : Nek, saya tahu bagaimana kondisimu untuk berinvestasi di Lora. Jemma…
Nyonya Choi : Tepat sekali. Aku menyuruhnya untuk menendang Jemma keluar dari Lora. Kau punya duduk kendala dengan itu?
Ki Seok : Ya, saya punya masalah.
Nyonya Choi : Kau masih belum sadar.
Ki Seok : Jemma punya argumentasi yang cukup manis untuk apa yang ia lakukan. Jika kamu tahu alasannya …
Nyonya Choi : Kenapa saya mesti tahu itu? Gadis itu memainkan cucu-cucuku yang berharga. Bagaimana kamu sanggup menyampaikan itu setelah bagaimana ia mempermalukanmu? Apakah kamu bahkan punya otak? Apakah kamu bodoh?
Ki Seok : Aku sudah memaafkannya terlepas dari apa yang dibilang orang.
Nyonya Choi : Keluar. Jangan pernah menyebut Jemma padaku lagi.
Ki Seok keluar.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hyeok Sang masuk ke kamar dan mendapati Hee Kyung lagi minum-minum.
Hyeok Sang : Apakah kamu minum lagi? Apakah kamu masih berpesta?
Hee Kyung : Aku perlu menenangkan diri. Minumlah. Kau akan kesal juga setelah kamu mendengar apa yang saya katakan. Hari ini saya mengemasi barang-barang Soo Yeon dan menyuruhnya pergi.
Hyeok Sang : Apa?
Hee Kyung : Apakah kamu kecewa padaku? Dia mesti hidup sendiri pada usianya pula. Dia mungkin pergi ke Tae Gil seumpama orang idiot. Soo Yeon tahu segalanya. Jemma itu merupakan putriku. Bahwa kamu dan saya menabrak Jung Guk dengan kendaraan beroda empat kita dan kabur. Kaprikornus saya menyampaikan kepadanya bahwa ia benar. Bahwa saya membunuhnya.
Hyeok Sang : Bagus. Bagaimanapun ia akan mencari tahu. Seharusnya saya memberitahunya lebih awal. Maka ia akan mengakhirinya dengan So Tae Gil lebih cepat.
Hee Kyung : Dia ingin tinggal bersamanya.
Hyeok Sang : Apa?
Hee Kyung : Apakah kamu tidak khawatir? Kau membunuh kerabat perempuannya, ibu angkat Jemma.
Hyeok Sang : Tutup mulutmu! Dia sudah mengaku dan di penjara.
Hee Kyung : Itu benar, namun akui saja. Kau khawatir.
Hyeok Sang memikirkan kata-kata Ju Hyung bila Hee Kyung membunuh istri dan ibunya.
Hyeok Sang : Kau satu-satunya yang mesti khawatir, bukan aku.
Foto KBS2
Hyeok Sang keluar. Dia minum di dapur.
Hyeok Sang : Apa yang terjadi? Apakah ia sungguh-sungguh membunuh ibuku?
Hyeok Sang ingat dikala ia menenteng Hee Kyung ke tempat tinggal mereka, ibunya menampar Hee Kyung.
Nyonya Kwon : Kau penyihir jahat. Aku tahu kamu bersekongkol dan melekat padanya,
Hee Kyung emosi, sempurna sekali. Ya. Ini persis seumpama yang kamu katakan. Semuanya sesuai dengan rencana besarku. Aku murka dan kecewa wacana kamu yang memisahkan kami dengan perjodohan itu.
Hyeok Sang mulai merasa itu benar.
Foto KBS2
Soo Yeon masih di kantornya. Dia dihubungi oleh Tae Gil.
Soo Yeon : Tidak, Tae Gil. Tidak perlu datang. Aku yang mau tiba padamu.
Tae Gil : Aku sungguh panik bahwa kamu akan pergi ke kawasan lain dan tidak pulang. Jadi, tunggu aku. Jangan kemana-mana.
Soo Yeon : Oke, baiklah. Aku akan menunggu.
Foto KBS2
Selesai bicara dengan Tae Gil, Hyeok Sang masuk. Soo Yeon terkejut kakaknya datang.
Hyeok Sang : Aku ingin menanyakan sesuatu padamu.
Bersambung……….



















