Tentangsinopsis.com – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 7 Part 1, Cara pintas untuk memperoleh spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.


Alasan Hakyung ngajak Si woo tinggal bersama,karena kelihatannya Hakyung trauma sehabis 10 tahun bareng Ki jun barulah tahu mereka tidak sesuai satu sama lain. Karenanya hakyung ingin memahaminya dan menentukan apa hubungan mereka bisa dilanjutkan.
Ha kyung minta mereka berhati hati di kantor alasannya yakni hubungan mereka dirahasiakan. Menurutnya efisiensi untuk saling mengenal akan lebih tinggi kalau mereka membuatkan di rumah.
Sepertinya Si Woo tak oke alasannya yakni membicarakan efisiensi dalam hubungan asmara itu tak masuk akal. Juga kecocokan itu tergantung kerja keras mereka untuk saling menyesuaikan.
Waktu itu Yu jin meminta putus alasannya yakni tak bisa hidup seumpama itu kalau kebahagiaan yang mereka kehendaki cuma sebatas itu.

Yu jin di sekarang ini merasa ragu-ragu dengn Ki Jun alasannya yakni berfikir merasa akan senang usai menikah sama Ki Jun. Yu jin juga keberatan soal kredit perumahan pengantin baru,kalau dipikir jangka waktunya 20 tahun sedangkan usia mereka mungkin nggak muda lagi. Yujin ingin finansial mereka stabil. Yu jin minta laporan ijab kabul mereka ditangguhkan hingga mereka tahu arti pernikahan.

Suara Ha kyung, saya ingin lebih dekat dengannya bisa jadi alu cuma ingin memperbaiki kisah asmaraku terdahulu yang gagal dengan mendekatinya secepat mungkin. Si Woo dan Ha Kyung sama sama tidak ingin terluka.
Namun kata beliau kian dekat hubungan kami kian banyak hal yang dapat menghasilkan kami kecewa serta melukai satu sama lain dengan lebih dalam dan menyakitkan. Kau dan saya ingin lebih dekat kendati talit tersakiti. Sejauh apakah jarak kondusif kita?
Episode 7 Pengaruh Ozon.



Si Woo mencari tempat tinggal namun kelihatannya belum cocok. Di jalan ia teringat waktu kecil ayahnya memberinya es krim menyuruhnya menunggudi luar rumah hingga malam Si Woo menanti kemudian masuk dan mendapati ayahnya bermain judi. Ha kyung mengontak Si Woo namun ditolak.

Si Woo tidur di kendaraan beroda empat kemudian mandi di kantor malah ketemu Pak Um di kamar mandi..Si woo mengikutinya dan tahu Pak Um tidur di ruang piket. Si woo ingin juga bermalam di sana.
Matahari akan terasa memiliki pengaruh terik sebagaimana layaknya demam isu panas. Diperkirakan indeks ultraviolet hari ini di sebagian besar daerah sungguh tinggi begitu juga fokus ozon di udara. Jangan lupa gunakan tabir surya di saat keluar rumah.
Bo Mi menyarankan ibunya bercerai saja. Tak perlu ragu alasannya yakni dirinya. Ibunya marah.


Ha kyung menyaksikan Si Woo membalas pesan di hpnya namun tidak ingin memberitahu dari siapa itu. Ha kyung kalut alasannya yakni beliau tak bisa dihubungi. Si woo mengggodanya beliau niscaya menanti telepon darinya.
Si wok tahu dari ekspresinya. Ha kyung menyangkal. Ekspresinya tenar hambar di BMKG. Kau memang pandai cari argumentasi Ha kyung, kata Si woo. Ha kyung pikir beliau makin tak sopan. Si woo pikir itu bentuk keakraban. Sebab hubungan mereka spesial. Tiba datang seok ho melalui dan menyapa.

Ki jun ketemu Bu oh. Dari Bu Oh, Ki jun jadi tahu dari kisah bu oh kalau bukan suami istri namanya kalau tak bisa bersandar di saat kewalahan.
Lalu Ki jun menceritakan kisahnya yang disamarkan dongeng temanya wacana istrinya yang tidak ingin melaporkan ijab kabul mereka. Bu oh rasa mungkin istrinya merasa takut dengan pernikahannnya,Bu oh mnyarankan untul menjadikannya yakin begitu ada rasa yakin beliau akan merasa bisa melalui jalan berduri bareng pasangan.


Kantor BMKG pusat.
Ha kyung : Kondisi atmosfer bagaimana?
Pak Um : Sirkulasi antisiklon yang termasuk negara kita kelihatannya alan melambat mengikuti lambannya pergerakan penting ke arah timur laut.
Si Woo : Kurasa radiasi surya akan meningkat. Begitupula fokus ozon bisa jadi melalui status awas di tengah hari nanti.
Pak Um : Astaga Hari ini kita kan sanggup banyak keluhan
Ha kyung : Tolong beritahu pusat mutu udara
Si Woo : Baik
Ha kyung memantau Si woo dan tersenyum padanya.
Ha kyung : Sungguh ironis ya?
Pak Um : Apanya yang ironis?
Ha kyung : Ozon. Ozon sungguh berharga di saat posisinya jauh di stratosfer sana.kendati membahayakan kalau terbentuk dekat permukaan tanah
Pak Um : Itu alasannya yakni segala hal punya jarak kondusif masing masing
Hakyung : Namun setidaknya jarak kondusif antara ozon dan insan bisa diperhitungkan. Ada jarak yang tak bisa diperhitungkan.
Pak Um : Misalnya?
Hakyung : Jarak kondusif antara manusia. Pak um tertawa. Tidak ada jarak lain selain saling mengenal
Pak Um : Landak juga begitu juag kan? Dalam proses mencari jarak kondusif untuk bisa saling mendekat landak tertusuk berkali kali
Hakyung : Berarti mereka sulit dipercayai bisa dekat tanpa terluka
Pak Um : Benar. Bahkan ada orang yang belum bisa memperoleh jarak kondusif selama 10 tahun lebih seumpama aku
Hakyung : Makara kamu telah kembali ke rumah?
Pak Um : Belum mungkin kami terlalu usang tinggal terpisah.aku hingga galau seberapa jauh jarak ternyaman antara saya dan keluargaku.aku merasa mungkin jarak terbaik yakni dengan berjumpa sesekali seumpama di saat ini
Hakyung : Itu terdengar seumpama pengecut
Pak Um : Begitu ya
Hakyung : Artinya potensi hujan lebat hari ini kecil kan?
Pak Um : Benar,karena tak hingga 20 persen
Hakyung : Baik kalau begitu.
Hakyung kemudian memberi tahu pada timnya ,konsentrasi ozon hari ini diperkirakan lebih dari 0.3 ppm per km. Pihak pusat mutu udara niscaya akan sering mengusut jumlah radiasi dan awan. Mohon kolaborasi kalian. Mohon hadapi pula pertanyaan penduduk soal ozon dengan ranah. Selesai.


Ki jun mulanya menolak diminta menulis postingan Istimewa dengan argumentasi sibuk sama kolomnya. Tetapi atasannya mengingatkan pemimpin redaksi munmin akan memaksa istrinya.
Dan benar saja atasan Yu jin tahu kalau suaminya juru bicara di BMKG. Yu Jin disuruh membujuk suaminya mau menulis postingan khusus wacana cuaca.

Seo jin pun yang mendapatkan ganjalan keluhan telepon dari penduduk terkait perayaan ozon. Ada ibu ibu yang murka alasannya yakni peringatannya secara tiba-tiba padahal anaknya mau piknik, ada sopir yang murka marah alasannya yakni tidak dapat pergi keluara kota, ada yang menawan hati Soojin dan malah menanyakan apa dai telah meniikah apa belum.
Dan terakhir seoramg laki-laki renta yang murka marah dan mengancam akan memenggal kepalanya. Tentu saja Bu oh tak tinggal diam. Bu oh mengingatkan kalau perayaan ozon bukan ranah mereka. Bicaralah dengan kementerian LHK wewenang perayaan fokus ozon. Soo jin mulai takut. Bu oh minta beliau hening saja beliau yang hendak brtanggung jawab.

Pak Go menegur Pak um yang tinggal di ruang piket. Karenanya mejanya sarat ganjalan alasannya yakni itu. Dulu mereka biasa bermalam di kantor masa berhati-hati tragedi demam isu panas. Tapi sekarang mereka bisa menyaksikan cuaca konkret dari rumah. Pak Go menyuruhnya pulang dan mengajukan pertanyaan tanya apa istrinya bilang apa? Pak um bilang terserah. Pak Go kalau begitu trrserah pak um. Percuma piawai memprakirakan cuaca kalau tak bisa membaca hati istrinya.
Si Woo kebetulan melihatnya. Mungkin merasa nasib mereka sama.


Tim dua memperoleh surat perayaan untuk agen prakiraan soal mengorganisir telepon keluhan. Soo jin ketakutan. Bu Oh membela Soo jin kalau dialah yang berteriak alasannya yakni orang itu mengancam mereka. Tetapi Ki jun masih menyalahkan Soo jin.
Soo jin membela diri itu alasannya yakni cara mereka bicara tak sopan. Lagipula beliau masuk ke BMKG berjuang lolos tes CPNS untuk memprakirakan cuaca bukan untuk mengorganisir telepon sepele seumpama itu. Soo jin menangis.
Melihat itu Hakyung memberitahu Kijun akan mengirim surat jawaban soal masalah itu terhadap tim audit sesuai prosedur.

Ha kyung menerangkan pada Soojin untuk hal sepele itulah mereka di sana. Memang mendapatkan ganjalan itu mengusik namun perayaan fokus ozon itu amat mensugesti banyak orang. Mulai dari sopir truk tak bisa melakukan pekerjaan anak anak tak bisa bermain diluar hingga mereka yang tak paham apa itu berhati-hati ozon.
Bila kita tak meneroma telepon itu satu persatu apa kamu paham prakiraan cuaca kita memberi efek pada siapa kapan dan di mana? Ujian CPNS yang menyibukkan itu yakni untuk mengabdi terhadap penduduk dan rakyat. jadi tidak ada pekerjaan sepele. Bu Oh menenangkan Soo jin.


Pak Um tersenyum mengenang di saat dahulu beliau menegur Hakyung seumpama itu di saat masih di posisi seumpama Soo jin di saat ini. Hakyung menyampaikan seumpama yang diucapkan soojin tadi. Pak um bahkan menyuruhnyaencari pekerjaan lain karena.


Soo jin merasa terjaga sehabis mendengar saran Hakyung. Pak Um bilang itu proses dewasa. Hakyung juga tak cendekia balig cukup akal sejak awal. Si woo tersenyum mendengarnya.
Si Woo kelihatannya menentukan semau orang pergi. Si Woo ketemu Hakyung yang mengajaknya makan.

Di toko buku Taekyung berjumpa Seok ho yang menertawakan buku karangannya berjudul buaya kota. Dia tertawa bukan alasannya yakni lucu namun tulisannya berpikir tulisannya tak berlogika. Seok ho pikir taekyung tak pernah menyurvei dan mencari informasi di internet. Taekyung kelihatannya kecewa.