Tentangsinopsis.com – Sinopsis The War of Flowers Episode 8, Lihat spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini.
Wech kembali ke rumahnya dengan membawakan bubur kesukaan neneknya. Ia tak sengaja keceplosan mengenai perampokan di rumahnya sehingga neneknya terkejut. Untungnya ia memberi argumentasi jikalau Pim yang memberitahukannya.

Disisi lain Tawan masih merasa sungguh senang atas perceraiannya dengan Rut dan dengan menyerupai ini ia sanggup berkencan bebas dengan Korn.
Korn yang sedang asik bareng Min memperoleh pesan dari Tawan yang mengajak berjumpa alasannya merupakan ia akan menyampaikan hal penting. Korn pun menyetujuinya alasannya merupakan ia juga akan menyampaikan sesuatu kepadanya.

Tawan sudah mengirim pesan terhadap Korn sehingga ia mesti memerintahkan Min pergi ke kedai makanan lebih dahulu alasannya merupakan ia akan menyusul. Kemudian ia menemui Tawan dan memberi tahu jikalau ia ingin menuntaskan relasi dengannya.
Lalu, ia menuju kedai makanan dimana Min sudah menunggunya. Min meminta maaf atas dirinya yang selama ini meragukan Korn memiliki relasi dengan ibunya. Korn memastikan jikalau Min tidak perlu khawatir alasannya merupakan ia tak punya relasi lain dengan ibunya.

Tawan betul-betul merasa hancur mendengar ucapan Korn padahal ia ingin memberi tahu perceraiannya. Non yang ada di rumah terkejut menyaksikan ibunya pulang mabuk sehingga ia menjajal menenangkannya tapi menyerupai biasa ibunya justru memarahinya.
Non sepertinya memiliki gangguan pada psikologinya karna tekanan dari ibu dan keluarganya sehingga ia mengambil obat penenang tapi ia melemparkannya.

Min menyaksikan ibunya yang terlihat lesu sehingga ia menanyakannya. Ia juga meminta maaf atas kecurigaannya terhadap relasi ibunya dengan Korn selama ini alasannya merupakan ternyata ia cuma cemburu dan kini ia sedang berpacaran dengan Korn.
Mendengar hal ini Tawan pribadi membisu kehilangan kata-kata ia takut Korn akan menyakiti anaknya menyerupai yang dijalankan kepadanya. Apalagi ia juga masih menyayangi Korn hingga mengerjakan perceraian.

Disisi lain Nam sepertinya memeras Win dengan argumentasi ia terjerat hutang yang nilainya lumayan banyak tapi Win tetap akan membantu.
Malam harinya Tawan dengan mabuk tiba ke apartemen Korn tapi ia diusir oleh Korn alasannya merupakan ia tidak mau berafiliasi lagi dengannya dan ia takut Min salah paham jikalau Tawan ada disini sekarang.
Tawan betul-betul murka dan menyuruhnya untuk tidak mendekati putrinya karna ia tidak mau putrinya disakiti lelaki jahat yang sudah menjahatinya selama ini.

Keesokkan paginya Orn bareng ibunya tiba ke perusahaan dan berjumpa dengan Min yang menyapanya dengan sopan tapi mereka justru menampar Min alasannya merupakan ia gres tahu jikalau Korn mengencani Min padahal keluarga mereka bermusuhan.
Korn tiba melerai mereka dan membela Min. Ia bersikeras untuk berkencan dengan Min dan tidak acuh dengan masalah keluarga mereka. Sesampai di rumah Korn juga memberi tahu jikalau ia tidak akan putus alasannya merupakan ia tidak mau dikendalikan ibunya lagi setelah bencana Tawan.

Min diberi kabar jikalau Korn diminta putus dengannya tapi ia tetap akan bareng Min tidak mau tahu. Hal ini didengar ibunya Min sehingga Min dinasehati jikalau Korn bukanlah lelaki yang baik. Namun, Min justru sangsi alasannya merupakan ibunya tidak tahu dan semestinya selama ini ibunya yang mendukung Korn di kantor tahu jikalau ia lelaki yang baik.
Disisi lain Kannika tidak tahu jikalau ada biro belakang layar di perusahaannya yang bertujuan jahat untuk menjatuhkannya.

Min dan Korn terlihat mesra dan menghasilkan para karyawan disana merasa iri dan senang melihatnya. Namun, tiba-tiba Korn diundang ke ruangan Tawan. Dan benar saja Tawan memecatnya dan memerintahkan Korn pastikan anaknya.
Namun, Korn memberi tahu jikalau ia tidak masalah jikalau dipecat tapi ia tidak akan melepaskan Min begitu saja walaupun mesti pergi dari perusahaan.

Min merasa kesal alasannya merupakan ibunya yang memecat pacarnya ini sehingga ia mendatangi ibunya dan murka akan hal ini tapi Tawan cuma memperingatinya jikalau sebaiknya MIn tidak mempercayai lelaki menyerupai Korn.
Min dan Korn serta karyawan yang lain merasa duka karna hal ini tapi Korn menenangkannya alasannya merupakan ia masih tetap sanggup berkencan dengan Min dan lebih gampang jikalau tidak melakukan pekerjaan di perusahaan yang sama.
Kemudian Min pastikan untuk mengerjakan pesta kecil untuk perpisahan Korn dari perusahaan bareng rekan kerja lainnya.

Min dan Korn melanjutkan dongeng cinta mereka tanpa memedulikan omongan orangtua mereka dan Min masih belum mengenali mengenai belakang layar Korn yang mengencani ibunya walaupun cuma planning keluarga Orn.
Keesokkan harinya Perusahaan Kannika ramai digerebek warga sekitar. Mereka demo alasannya merupakan beredar data jikalau perusahan mereka menggunakan pestisida dan menyantap korban. Ternyata hal ini sudah dijadwalkan oleh Orn dan ibunya.

Kannika diundang ke kepolisian atas tindakannya ini sehingga menghasilkan Orn dan ibunya sungguh senang dan mengerjakan pesta kecil bareng Rut untuk merayakan kemenangannya ini.
Disisi lain Non mendatangi Ai adiknya dan terlihat Ai dan Wech sedang menghisap obat-obatan terlarang dan tidak memperdulikan Non. Namun, Non justru menjajal obat itu dan jatuh pingsan.
Bersambung…