Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bad and Crazy Episode 11, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Lihat episode sebelumnya disini.

Dari Junghun jadinya Suyeol tahu kalo Shin Juhyuk yakni Jeong Yunho. Malam itu ia sendiri yang nyuruh Baek Youngju untuk menusuknya. Tapi pernyataan Junghun aja nggak cukup. Ia akan membiarkannya menyeretnya ke dalam penderitaan. K juga oke untuk mendukungnya.
Bos Yong mengambil jenazah Andre dan mengkremasinya.



K yang semobil sama Suyeol kesal banget sama Jeong Yunho. Suyeol menginformasikan rencananya kalo sebelum mereka tahu apa planning Jeong Yunho, mereka mesti berpura-puranggak tahu kalo ia yakni Jeong Yunho. Mereka mesti menganggapnya selaku Shin Juhyuk.
Suyeol kembali berkonsultasi dengan Shin Juhyuk. Ia ditanya kapan ia pertama kali berjumpa dengan K. Ia pun menjawab di saat Jeong Yunho membunuh ayahnya. Shin Juhyuk kemudian minta bicara sama K duluan.
K jadinya muncul.. Shin Juhyuk mengakui kalo ia yakni Jeong Yunho. Ia bahkan bilang kalo ia dan K sama-sama ingin melindungi Suyeol. K terprovokasi dan mau menyerang Shin Juhyuk tetapi Suyeol menghalangi. Shin Juhyuk bilangnya ke Suyeol kalo ia sengaja melakukannya untuk mengenali reaksi K kepada Jeong Yunho mudah-mudahan ia menghilang tetapi ia lebih berangasan dari yang dikiranya.
Suyeol menyampaikan kalo ia akan mengendalikannya. Shin Juhyuk berikutnya malah menjadikannya risau dengan kemungkinan kalo bukan Jeong Yunho yang membunuh ayahnya tetapi K. K terpancing dan menyerang Shin Juhyuk.

Sampai luar K masih murka banget hingga mau menyingkirkan Jeong Yunho. Suyeol memintanya untuk damai sebab Jeong Yunho cuma ingin memprovokasinya. Begitu ia murka maka ia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Ia meminta K untuk tenang. K kekeuh bilang kalo ia nggak membunuh siapapun. Ia kemudian ingat kamera yang merekam seluruhnya tadi. Suyeol juga kepikiran kalo Shin Juhyuk mencatat semua sesi terapi.
Malamnya Suyeol dan K ke penampungan dewasa dan menyelinap masuk ke ruangan Shin Juhyuk untuk mengambil rekaman terapi. Dih K semangat banget pakai seragam sekolah. Mendadak ada belum dewasa lain yang masuk. Mereka juga mau mengambil rekaman terapi. Suyeol dan K menghentikan mereka yang akan membawanya pergi. Suyeol bahkan rela mengeluarkan duit mereka banyak mudah-mudahan mau menyerahkannya padanya.

Bersama timnya Suyeol menonton video konseling Junghun. Tapi nggak cukup cuma dengan video itu kalo mereka mau menangkap Shin Juhyuk. Higyeom pikir akan lebih gampang kalo mereka sanggup mengambarkan kalo beliau memakai narkoba dan membunuh Andre. Suyeol mengajak seluruhnya untuk menerima bos Yong dulu.
Di ruangannya Shin Juhyuk juga sedang menonton sesi terapi Suyeol. Dari tatapannya ia tahu kalo Suyeol atau Jaehui sudah mengingatnya.

Seong Bokjun yang sedang menyapu di salonnya menerima surat dari Jeong Yunho untuk dirinya.
Suyeol menemui petugas forensik. Jasad Andre sudah dibawa sama bos Hong. Untungnya proses otopsi sudah selesai. Dia disuntik nsrkotiks porsi mmatikan kemudian ditusuk dari belakang. Dan lelaki di sebelahnya juga ditusuk lehernya. Kemungkinan memakai pisau lipat tetapi senjata itu nggak didapatkan di TKP.
Higyeom nelpon Suyeol dan ngasih tahu kalo bos Yong sudah memperabukan Andre. Suyeol pikir Bos Yong ingin secepatnya menenteng abunya pergi. Higyeom membantahnya sebab ia pikir Bos Yong akan membalas dendam pada Shin Juhyuk.

Suyeol ditelpon sama Nam Eunsuk kemudian menemui Seong Bokjun. Di sana ia malah mendapatinya sudah bunuh diri dengan meminum obat sehabis sebelumnya mendapatkan surat dari Jeong Yunho. Suyeol secepatnya menelpon ambulans sehingga nyawanya sanggup selamat. Ia pun mnjenguknya dan menginformasikan kalo ia juga salah satu korban Jeong Yunho. Mungkin deadline penuntutannya sudah busuk tetapi ia sanggup membersihkan namanya. Suyeol menenangkan kalo ia akan mengungkap kejahatan Jeong Yunho yang lainnya.
Setelahnya Suyeol menenteng surat itu ke Shin Juhyuk dan berlagak mengonsultasikan itu padanya. Shin Juhyuk membacanya dan menyodorkan pendapatnya. Aneh, ia bahkan tahu kalo Seong Bokjun menjajal untuk bunuh diri.


Mendadak Suyeol menyudahi dan pamit. Shin Juhyuk memancingnya dengan menyampaikan kalo ia merasa seseorang menyelinap masuk ke ruangannya dan mengambil barang-barangnya. Suyeol menanyakan nasehat Shin Juhyuk kenapa Jeong Yunho ingin tahu perihal K dan kapan permainan ini akan berakhir? Dan di saat Suyeol bilang kalo ia mulai jenuh dengan permainan itu dan ingin mengakhirinya menghasilkan tampang Shin Juhyuk berubah.
Suyeol nyaris hingga rumah. Bos Yong ternyata ada di dingklik belakang dan menyerangnya. Ia minta Suyeol untuk menginformasikan siapa yang sudah membunuh Andre. Dongyeol pulang dan menyaksikan Suyeol di mobil. Dikiranya mereka lagi ngapa-ngapain. Bos Yong keluar dari kendaraan beroda empat dan menyandera Dongyeol. Suyeol minta Bos Yong untuk menyerahkan ponselnya dan mereka sanggup menangkapnya bersama-sama. Lah Bos Yong malah kabur di saat Suyeol menodongkan senjata.

Nggak mau kehilangannya, Suyeol pun mengejarnya dan menghentikannya dengan menyebut nama Andre. Ia tahu kalo bos Yong ingin membalas dendam. Ia menginformasikan kalo lelaki itu juga mengejarnya. Ia akan menangkapnya asalkan Bos Yong memamerkan ponselnya. Ia bahkan menaruh senjatanya.
Bos Yong rampung di ruang interogasi dengan diinterogasi sama Higyeom. Dan di saat dengar kalo ia sanggup menyaksikan Jeong Yunho di pengadilan sebab ia akan jadi saksi utama menjadikannya tersenyum.

Suyeol menyodorkan rencananya ke Bongpil tetapi malah ditolak. Pengedar narkoba nggak sanggup jadi saksi dan bukti rekaman bunyi sanggup dimanipulasi. Ia nyuruh Suyeol untuk mencari lebih banyak bukti dan mendapatkan surat perintah.
Dongyeol mengirim ibu ke tempat tinggal sakit untuk berjumpa dengan dokternya. Dan dokternya ibu yakni Shin Juhyuk.


Sementara itu Suyeol yang sudah mendapatkan surat perintah penangkapan Jeong Yunho menenteng timnya untuk menangkapnya. Suyeol kemudian ditelpon sama Seong Bokjun yang bilang kalo ia tahu argumentasi Jeong Yunho melakukannya. Suyeol pun secepatnya ke sana. Seong Bokjun bilang kalo ia sudah tahu siapa Jeong YUnho yang sebenarnya dan akan mati bersamanya.
Seong Bokjun menyerang Suyeol sebab berpikir kalo Suyeol yakni Jeong Yunho. Suyeol membantahnya tetapi Seong Bokjun nggak percaya. Katanya ia dikasih tahu sama terapisnya. Suyeol pribadi sanggup menebak kalo terapisnya yakni Shin Juhyuk. Ia ngasih tahu kalo Shin Juhyuk yakni Jeong Yunho. Seong Bokjun tetep nggak percaya.
Lah penduduknya datang. Seong Bokjun menyambutnya tetapi Shin Juhyuk malah menusuknya sempurna di lehernya. Suyeol mau menolongnya tetapi sudah terlambat. K terpancing dan memukulnya hingga mau membunuhnya tetapi Suyeol menahannya.

Akhirnya Shin Juhyuk di tangkap. Para reporter sudah mengetahuinya dan berkerumun di luar. Bongpil mendesak mereka untuk mendapatkan bukti. Higyeom sendiri percaya kalo mereka akan secepatnya mendapatkan pernyataannya.
Saat diinterogasi dengan tenangnya Shin Juhyuk bilang kalo Jeong Yunho yakni alter ego dari Suyeol, menyerupai K. Ia timbul sehabis 22 tahun menghilang. Ia juga bilang kalo Suyeol lah yang sudah membunuh Seong bokjun.



Suyeol bicara dengan Higyeom di tangga. Ia jadinya menginformasikan kalo K yakni ia. Alter egonya. Itu juga argumentasi untuk hal-hal yang nggak pernah ia laksanakan sebelumnya. Higyeom nggak sanggup mendapatkannya dan mengeluarkan Suyeol dari permasalahan itu. Setelahnya Suyeol menemui dokternya tetapi penduduknya nggak ada. Selama ini ia buronan perjudian ilegal dan pelanggaran UU praktik medis.
Suatu pagi Dongyeol menerima ibu cemas dengan mimpinya. Ia berimajinasi di saat pertama kali menyaksikan Suyeol. Ia tersenyum menyeringai. Mengerikan.
Jadi sebelumnya Shin Juhyuk sudah mempengaruhi ibu dan Junghun. Ia bahkan melakukannya sambil tersenyum hangat.

Kesaksian bos Yong nggak sanggup diterima. Shin juhyuk bebas dan surat penggeledahan atas rumah Suyeol sudah keluar. Bongpil nyuruh Suyeol untuk membersihkan namanya kalo ia masih ingin melanjutkannya.
Kyungtae menyerahkan acara Shin Juhyuk di luar penampungan. Salah satunya ia menerima kalo Shin Juhyuk juga bergabung dengan rumah sakit dan menjadi terapis untuk penyakit Alzheimer.

Rumah Suyeol digeledah sama polisi. Ibu yang menyaksikannya bareng Dongyeol merasa cemas dan minta ditelpon Suyeol. Ia pun secepatnya pulang. Penggeledahan ilakukan oleh Daewon. Nggak tahu kenapa ia menariknya keluar agak jauh. Katanya ia sudah ingat semuanya. Saat pertama kali Suyeol tiba ia menenteng pisau sebab sudah membunuh ayahnya. Ibu menenangkan kalo ia akan melindungi Suyeol. Ia sudah mencampakkan pisau itu.
Suyeol sendiri percaya kalo Shin Juhyuk sudah menemui ibu dan mempengaruhinya. Dan di rumah anak buah Daewon sudah menerima senjata yang ibu maksud.



Shin Juhyuk yang mendapatkan kembali kebebasannya tersenyum. Sebelumnya ia yang sudah memamerkan pisau itu ke ibu dan menjadikannya berkeyakinan kalo pisau itu yakni milik anak bungsunya.
Suyeol menemui Shin Juhyuk dan menuntut apa yang dilakukannya pada ibunya. Dan di saat Shin Juhyuk bilang kalo ia mau mengirim Suyeol ke kawasan kembali ke penderitaan menghasilkan Suyeol terpicu untuk memukulnya.
Polisi yang m`emisahkan mereka. Daewon dan timnya tiba dan menangkapnya setelsh menerima bukti kalo Suyeol membunuh Seong Bokjun. Dan di saat Suyeol menyaksikan K, ia menyadari kalo orang kayak Shin Juhyuk emang semestinya mati. Ia kemudian mengambil salah satu senjata polisi lain dan bertujuan menembak Shin Juhyuk. K mendekat dan mengarahkannya ke atas.



4 bulan kemudian
Suyeol rampung di kawasan kementrian kehakiman. Higyeom tiba menjenguknya dan mengejaknya bicara sambil makan. Ia nggak ingat sama K lagi dan tidur di hadapannya.
Setelahnya Higyeom pulang sambil telponan sama ibu dan menginformasikan kalo Suyeol sudah lebih baik sekarang.
Suyeol yang kembali ke kamarnya menyimpan obatnya di bawah kawasan tidur. K muncul. Mereka langgar kemudian bahu-membahu mau mengalahkan Jeong Yunho.
Bersambung…