Red Shoes Eps 84 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 84 Part 2, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini

Ki Seok tengah konsentrasi melakukan pekerjaan di saat Ju Hyung datang.

Ju Hyung bilang beliau tiba untuk meminta undangan yang aneh.

Ki Seok : Permintaan?

Ju Hyung mulai duduk.

Ju Hyung : Jangan salah paham. Dengarkan baik-baik. Aku bermaksud menjadi pacar Jemma.

Sontak lah Ki Seok kaget, saking kagetnya beliau hingga berdiri.

Ju Hyung : Duduklah. Kau menakutiku di saat kamu berdiri.

Ki Seok eksklusif menghampiri Ju Hyung.

Ki Seok : Apa maksudmu?

Ju Hyung : Seperti yang kukatakan, saya akan menghasilkan Jemma menjadi kekasihku.

Ki Seok tidak tahu mesti berkata apa.

Ju Hyung : Kenapa? Kau tidak suka? Apa ini membuatmu marah?

Jin A kembali ke Lora. So Bin, Ye Eun dan Tae Ha senang Jin A kembali.

Ye Eun : Aku sungguh lega kamu sembuh lebih cepat.

So Bin : Kami betul-betul mencemaskanmu.

Tae Ha : Tempat ini sudah terasa kosong sejak kepergian Kwon Hye Bin. Terasa kian kosong lantaran tidak ada kau.

Ju Hyung datang.

Dia mengajak Jin A bicara.

Jin A kaget, apa? Apa yang gres saja kamu katakan?

Ju Hyung : Jangan salah paham. Kau bukan tipeku.

Jin A : Bukan begitu.

Ju Hyung : Aku percaya ini akan canggung namun cuma ini satu-satunya jalan kamu tidak sanggup diusir mereka. Aku akan mengurusnya.

Ju Hyung juga bilang sudah mendapat izin Ki Seok, untuk berjaga-jaga agar Ki Seok tak terluka.

Ju Hyung : Tujuanku akan membantumu membalas dendam.

Jin A setuju.

Soo Yeon lagi bicara sama seketarisnya.

Soo Yeon : Kita perlu menilik alergi mereka di saat kita menghasilkan jadwal makan.

Lalu Tae Gil datang, menenteng sebuket mawar merah. Seketaris Soo Yeon eksklusif pergi.

Soo Yeon senang sanggup bunga.

Soo Yeon : Kau tidak perlu repot-repot.

Tae Gil : Kau bilang kamu punya kado untukku. Makara pasti saja, saya mesti membawakanmu buket bagus yang terlihat sepertimu.

Soo Yeon : Kudengar, Jemma kembali bekerja.

Tae Gil mengangguk.

Soo Yeon : Kau paman yang baik. Ayo masuk ke dalam.

Soo Yeon ngasih Tae Gil jaket rajutannya.

Soo Yeon : Aku memikirkanmu dengan setiap jahitan. Cobalah.

Tapi di saat Tae Gil mau mencobanya, seseorang mengetuk pintu.

Soo Yeon : Ya.

Lalu mereka mendengar bunyi Hyeok Sang.

Hyeok Sang : Apa Direktur Kwon ada?

Sontak lah Soo Yeon eksklusif nyembunyiin Tae Gil dibalik meja.

Hyeok Sang masuk.

Soo Yeon : Apa yang membawamu kemari? Kenapa tidak memberitahu mau datang?

Hyeok Sang : Kebetulan saya ada di sekeliling sini jadi saya mampir.

Hyeok Sang nanyain janji nikah Soo Yeon.

Hyeok Sang : Kelihatannya, kamu belum putus dengan So Tae Gil…

Soo Yeon : Tolong hentikan.

Hyeok Sang : Biarkan saya selesai.

Soo Yeon : Jangan lakukan ini.

Hyeok Sang : Kaulah yang mesti berhenti. So Tae Gil yakni orang yang tercela, sampah yang tidak sanggup dipercaya.

Soo Yeon eksklusif menutup verbal Hyeok Sang.

Soo Yeon : Aku sudah bilang. Aku tidak akan mengalah padanya. Aku akan menentukan suamiku sendiri.

Hyeok Sang marah, kamu pikir ini lelucun? Ini bukan lelucon. Kenapa kau….

Tae Gil pun berdiri, saya mengasihi Soo Yeon dan Soo Yeon mencintaiku. Mengapa kamu mengajarinya apa yang mesti beliau lakukan? Dia bukan anak kecil.

Hyeok Sang murka dan mau menghajar Tae Gil. Dia bahkan bilang Tae Gil penipu.

Soo Yeon eksklusif menghambat Hyeok Sang dan memerintahkan Tae Gil pergi.

Hyeok Sang pun berkata, akan menyingkirkan Tae Gil.

Soo Yeon marah, saya tidak akan pernah mengatakan denganmu lagi.

Hyeok Sang : Pikirkan baik-baik ihwal ini sebelum kamu ditendang keluar tanpa apa-apa. Mengerti!

Hyeok Sang pergi.

Di ruangannya, Hee Kyung lagi merayakan kesuksesannya dengan para staf nya.

Lalu Ju Hyung tiba menenteng sebuket bunga dan miras.

Staf2 Hee Kyung eksklusif pergi.

Ju Hyung : Kau akan membiarkanku mengucapkan selamat kepadamu, kan?

Hee Kyung : Tentu saja. Meskipun saya tahu kamu tidak bermaksud demikian.

Ju Hyung : Aku sungguh-sungguh. Bukankah saya sudah memberitahumu? Kau mesti melakukannya dengan baik sehingga saya sanggup mendapat laba darinya. Apa yang terjadi dengan perkara Jemma.

Hee Kyung : Syarat Nyonya Choi. Mengapa kamu ketakutan ihwal itu?

Ju Hyung : Aku tidak mengkhawatirkannya, kaulah yang harusnya khawatir. Karena Jemma mungkin akan menjadi istriku.

Hee Kyung tertawa, apa?

Tapi tawanya eksklusif hilang pas Ju Hyung bilang beliau sudah menegaskan akan berpacaran dengan Jin A.

Hee Kyung : Kwon Ju Hyung, biarkan saya memberimu nasihat. Kim Jemma mempermainkan setiap lelaki untuk menyukseskan jalannya. Kau juga jatuh dalam perangkap itu?

Ju Hyung : Tepat sekali. Apa yang mesti saya lakukan, ibu tiri? Aku sungguh ragu-ragu lantaran beliau yakni penduduknya yang menyakiti adikku, Hye Bin. Tapi beliau cuma tangkapan yang bagus. Dan kami menyatu dengan baik. Berbahagialah untuk kami.

Hee Kyung : Sadarlah Ju Hyung!

Ju Hyung : Cinta membuatmu gila. Itu wajar untuk tidak menjadi normal.

Ju Hyung pergi sambil tertawa.

Hee Kyung murka dan melemparkan bunga yang dibawa Ju Hyung ke pintu.

Hee Kyung : Dia gila. Dia sudah kehilangan nalar sehatnya. Dia pacaran dengan Jemma? Dia mungkin menjadi istrinya?

Di ruangannya, Hyeok Sang bimbang.

Dia bingung, mesti ngancurin Ju Hyung atau ngancurin dan menceraikan Hee Kyung.

Seseorang mengetuk pintu. Ternyata Jin A.

Hyeok Sang : Sudah lama, Kim Jemma-ssi. Bagaimana kepalamu?

Jin A : Baik, terima kasih.

Hyeok Sang : Terima kasih padaku? Bagaimana itu sanggup terjadi padamu? Kau semestinya berhati-hati. Apakah kamu menginformasikan polisi? Kudengar Detektif Oh Jun Sang itu dan kamu cukup dekat. Kau semestinya memberitahunya. Tepat sekali. Detektif Oh dipindahkan ke pinggiran kota. Dia tertangkap menolong seorang perempuan yang akrab dengannya. Demi duit suap. Kau semestinya tidak terlampau menonjol. Kau niscaya akan menghasilkan musuh. Cabang yang mencuat akan dipangkas. Apa sekarang? Polisi yang membantumu jauh.

Jin A : Aku tahu itu kau, yang menjajal membunuhku.

Hyeok Sang : Aku?

Jin A : Aku sudah bilang bahwa saya punya bukti. Apakah kamu pikir semua bukti itu akan hilang lantaran saya pergi?

Hyeok Sang : Kenapa kamu menyampaikan hal-hal yang angker menyerupai itu untuk seseorang yang begitu lapang dada sepertiku?

Jin A : Tulus? Kau? Tapi sekali lagi, bahkan seorang pembunuh mungkin memiliki hati nurani.

Jin A mau pergi, namun Hyeok Sang dengan senangnya ngasih tahu Jin A kalau Nyonya Choi berinvestasi di Lora Shoes dengan syarat menyingkirkan Jin A.

Jin A : Aku tidak melakukan pekerjaan untuk Lora Shoes, namun untuk Lora Mattress. Itu sebabnya saya tiba untuk memberi tahumu bahwa saya sudah kembali dari cuti sakitku.

Hyeok Sang : Kita mesti mengundang Nyonya Choi kalau begitu dan katakan padanya untuk berinvestasi di Mattress, bukan Lora Shoes kalau beliau ingin kamu dipecat.

Jin A : Ini tidak akan mudah. Karena ada peluang kamu mungkin menjadi ayah mertuaku.

Hyeok Sang terkejut, ayah mertua?

Jin A beranjak keluar.

Manajer Yeo menemui Hee Kyung.

Hee Kyung : Apa kamu mendengar desas desus itu juga?

Manajer Yeo : Ya.

Hee Kyung : Sudah berapa usang mereka…

Hee Kyung panic, menerobos masuk ke ruangan Hyeok Sang.

Hee Kyung : Pernahkah kamu mendengar berita, Ju Hyung dan Jemma pacaran? Kau tahu?

Hyeok Sang : Itu sebabnya beliau membawanya kembali dalam perusahaan. Dan itulah mengapa beliau melangkah masuk untuk menyelamatkannya kali ini juga.

Hee Kyung : Kau mesti menghentikannya. Dia anakmu. Aku tahu kamu tak punya kekerabatan darah, namun kamu cukup memujanya untuk memberinya setengah dari kekayaanmu.

Hyeok Sang : Aku tidak membagikan kekayaanku! Itu miliknya di saat kamu memikirkannya. Berapa kali saya mesti memberitahumu? Aku gres saja mengurus perkebunan hingga ia menjadi dewasa.

Hee Kyung : Itulah mengapa kamu semestinya menghentikannya untuk datang. Kau semestinya menjadikannya membusuk di Amerika. Aku berkata beberapa kali bahwa kita semestinya tidak membiarkan Ju Hyung datang.

Hyeok Sang : Ju Hyung tidak bodoh. Tidak bisakah kamu tahu dari bagaimana dia? Tuan Hong timbul dan kembali ke AS sempurna setelahnya?

Hee Kyung : Aku percaya Tuan Hong merencanakan cara untuk mengambil langkah-langkah aturan di sana. Aku tidak akan kalah darinya. Kita semestinya tidak takut padanya lagi. Kita mesti takut pada Gemma. Kau mesti sudah menyingkirkan dia!

Hyeok Sang : Apa kamu lupa ini salah siapa? Kau yakni satu-satunya yang menyeretnya ke sini!

Hee Kyung beranjak keluar.

Dia memandang kesal Jin A yang tengah konsentrasi bekerja.

Lalu So Bin mengembalikan sikat gigi Jin A.

So Bin mengambil sikat gigi itu dari atas mejanya.

So Bin : Bukankah ini milikmu, Kim Jemma timjangnim?

Jin A : Ya. Mengapa ini ada di sana?

So Bin : Itu tertukar dengan milikku di kamar mandi terakhir kali. Aku bermaksud untuk mengubahnya kembali namun terus lupa.

Jin A mau ngembaliin milik So Bin, namun beliau resah sikat gigi So Bin tak ada di mejanya.

So Bin : Jangan ketakutan ihwal itu. Aku akan mendapat yang baru.

Hee Kyung kaget, sikat giginya tertukar?

Lalu Ju Hyung datang.

Ju Hyung : Kau sedang apa Min Daepyonim?

Hee Kyung eksklusif pergi.

Hee Kyung kembali ke ruangannya dan menimbang-nimbang tes DNA semalam.

Hee Kyung : Sikat gigi itu bukan milik Kim Jemma. Itu berarti… tidak mungkin… tidak..

Hee Kyung curiga Jin A anak Hyeok Sang.

Bersambung……..

Next ep : Hee Kyung melaksanakan tes DNA lagi dengan sikat gigi Jin A yang asli.

Red Shoes (Drama Korea 2021)

Tentang Sinopsis – Red Shoes yakni drama Korea harian bergenre Melodrama, Keluarga, dan Romantis. Serial KDrama ini tayang di kanal televis...