Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 81 Part 1, Cara pintas untuk memperoleh spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari kisah spoiler Episode sebelumnya cek disini….
Foto KBS2
Hee Kyung terbangun dari tidurnya dan pribadi resah. Dia memegang ponselnya dan turun dari kasurnya dan berlangsung mondar-mandir.
Tak lama, ponselnya berbunyi. Telepon dari Anggota Dewan Kim.
Anggota Dewan Kim : Ada apa? Anggota Dewan Son ketakutan dan menyampaikan kamu mesti mundur dari pencalonan? Apa terjadi sesuatu?
Hee Kyung : Tidak, tentunya tidak. Sesuatu yang mendesak terjadi.
Anggota Dewan Kim memahami dan menyudahi obrolan mereka.
Foto KBS2
Lalu Anggota Dewan Joo menelpon.
Anggota Dewan Joo : Kau sudah mendengar berita? Mereka mengadakan rapat darurat. Anggota Dewan Son mengatakan, ia membatalkan pencalonanmu selaku Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga. Bagaimana ia sanggup melaksanakan itu? Ada apa?
Foto KBS2
Hee Kyung syok. Dia melemparkan ponselnya ke kasur dan terduduk lemas di kasur.
Hee Kyung menyalahkan Jin A, ini salahmu. Kim Jemma, semua ini kesalahanmu.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hyeok Sang menemani Hye Bin mendesain. Hyeok Sang senang putrinya sudah membaik.
Hyeok Sang : Kau menjadi lebih baik dan baik, putriku.
Hye Bin bilang, ia menerimanya dari Hee Kyung. Bakat mendesainnya.
Hyeok Sang : Aku juga berilmu menghasilkan sepatu.
Hye Bin : Kau menghasilkan sepatu juga?
Hyeok Sang : pertama kali berjumpa ibumu di suatu pabrik sepatu. Dia baik dengan tangannya dan berkhayal menjadi seorang desainer sepatu. Dia yaitu seorang perempuan muda yang cantik. Ayah sungguh menyayangi ibumu.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hyeok Sang turun ke bawah dan mendapati Hee Kyung duduk di dapur, memegang botol wine.
Hyeok Sang pun menuangkan wine itu untuk Hee Kyung. Hee Kyung meminum wine nya.
Hyeok Sang : Sudah menghasilkan keputusan? Kau mesti menentukan besok pagi.
Hee Kyung : Bagaimana kalau saya menolak untuk mundur?
Hyeok Sang : Para wartawan akan mencium baunya dan berkerumun seumpama lebah. Kemudian mereka akan mengungkap semua perbuatan korupmu di masa lalu. Kau mesti menawan diri dari pencalonanmu dan mundur selaku CEO Lora Shoes. Dan kita akan bangkrut. Untungnya, ia belum mengirimnya ke media, jadi kamu mesti menyerah.
Dengan tangan bergetar, Hee Kyung mengangkat gelas wine nya. Dia minum wine nya sambil menahan tangis.
Hyeok Sang : Badai akan datang. Kau tidak sanggup cuma berdiri di sana dan terkena pukulan.
Tangis Hee Kyung pecah.
Hyeok Sang mendekati Hee Kyung, jangan menangis, Hee Kyung-ah. Kau menghancurkan hatiku.
Hee Kyung berdiri dan memandang Hyeok Sang.
Hee Kyung : Yeobo, saya tidak pernah mengkhianatimu. Aku cuma mempergunakan Anggota Dewan Son. Percayalah kepadaku. Aku mencintaimu.
Foto KBS2
Hyeok Sang memeluk Hee Kyung.
Hee Kyung terus berkata, kalau ini salah Jin A.
Hee Kyung : Semua ini tidak akan terjadi kalau ia tidak ada. Aku akan menjadi Menteri Kesetaraan Gender dan keluarga. Min Hee Kyung Lora akan menjadi menteri. Mengapa saya yang mesti menjadi korban? Apa kesalahan yang sudah saya perbuat? Ini semua salah Jemma. Yeobo, kita mesti aturan dia. Salah ia juga Hye Bin jadi seumpama itu. Tapi ia kembali ke perusahaan. Bagaimana ia sanggup begitu tak tahu malu? Aku ingin Jemma pergi. Aku ingin membunuhnya. Semuanya semrawut alasannya yaitu dia.
Foto KBS2
Kamera menyorot mata Hyeok Sang.
Omo…. Jin A dalam bahaya!! Dari mata Hyeok Sang, kita sanggup tahu apa yang hendak dijalankan Hyeok Sang pada Jin A.
Foto KBS2
Ju Hyung muncul.
Dia memandang keduanya dengan sorot mata tajam.
Foto KBS2
Paginya, Hee Kyung yang gres tiba, didampingi Manajer Yeo, dikerubungi para reporter.
Para reporter bertanya, apa benar Hee Kyung mundur dari pencalonan. Apa Hee Kyung mundur dari pencalonan untuk menghilangan kecurigaan terhadapnya. Apa Hee Kyung akan menggelar pertemuan pers.
Hee Kyung membisu saja.
Foto KBS2 Foto KBS2
Melalui laptopnya, Hyeok Sang menonton undangan maaf Hee Kyung, yang disiarkan secara live.
Hee Kyung meminta maaf terhadap partainya dan juga publik atas kegalauan yang ditimbulkannya. Dia juga berterima kasih terhadap Presiden yang sudah mencalokannya selaku Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga.
Hee Kyung : Aku ingin mempergunakan semua bakatku untuk menolong bangsa dengan cara apapun yang saya sanggup tetapi saya pikir saya masih terlalu tidak mencukupi untuk mengabdi pada bangsa. Aku percaya ini masih prematur, itulah mengapa saya menghasilkan keputusan yang menyibukkan ini. Inilah mengapa saya menawan diri.
Foto KBS2 Foto KBS2
Dibantui Manajer Yeo, Hee Kyung bergegas ke lift.
Para reporter berupaya memburu Hee Kyung.
Jin A yang gres datang, meyaksikan itu semua dengan tatapan dingin.
Foto KBS2
Hee Kyung masuk ke ruangannya.
Dia berlangsung gontai, menuju dingklik sofanya. Dia nangis. Lalu ia menyalahkan Jin A lagi. Dia bilang Jin A sudah merenggut harapannya, kebahagiaannya, mimpinya. Dia bilang Jin A sudah menginjak-injaknya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ju Hyung menghasilkan Jin A kopi. Dia memberi Jin A ucapan selamat alasannya yaitu Hee Kyung mengundurkan diri dari pencalonan seumpama yang Jin A inginkan. Tapi Jin A tak terlihat senang sama sekali. Jin A bilang, ini juga berkat Ju Hyung.
Ju Hyung setuju, alasannya yaitu mereka melakukannya bersama. Ju Hyung mengajak Jin A bersulang.
Foto KBS2
Lalu So Bin dan Ye Eun datang. Mereka segan menyaksikan Ju Hyung dan mau pergi tetapi Ju Hyung bilang tidak ada apa.
Ye Eun menerangkan mereka tak sanggup konsentrasi pada pekerjaan alasannya yaitu semua yang terjadi.
Ju Hyung : Hibur dirimu dengan kopi.
Foto KBS2
Tae Ha datang, semua disini?
Tae Ha kemudian bilang ia merasa sedikit down.
Tae Ha : Kau tidak dengar? Min Daepyo-nim pingsan.
Ju Hyung dan Jin A terkejut mendengarnya.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ju Hyung pribadi ke ruangan ayahnya. Dia menginformasikan ayahnya bahwa Hee Kyung pingsan dan memerintahkan ayahnya menyidik Hee Kyung.
Hyeok Sang memandang kesal Ju Hyung.
Hyeok Sang : Ju Hyung-ah, apa pikirmu ini lucu?
Ju Hyung : Apakah saya menganggapnya lucu? Para eksekutif terus menelepon, jadi saya mesti mematikan teleponku. Harga saham kita akan anjlok, dan kita akan mempunyai rapat pemegang saham darurat. Aku mempunyai nyaris sepertiga dari perusahaan ini. Bagaimana saya sanggup menilai ini lucu? Hal ini tidak lucu sama sekali. Aku takut, bagaimana ini akan mensugesti perusahaan kita. Meskipun, kalau kamu akan menghasilkan keputusanmu sekarang, hal-hal mungkin berbeda.
Hyeok Sang : Apa maksudmu?
Ju Hyung : Turunkan Min Hee Kyung selaku CEO mulai hari ini dan tutup Lora Shoes.
Ju Hyung juga mau Hyeok Sang menawan saham Hee Kyung dan menceraikan Hee Kyung. Menurutnya, akan lebih baik kalau Hee Kyung tak punya saham.
Ju Hyung : Pikirkan baik-baik wacana ini. Jika kamu melaksanakan itu, kamu sanggup menghemat risiko yang mesti kamu ambil.
Ju Hyung pamit dan beranjak keluar.
Foto KBS2
Soo Yeon dan Bibi Ahn memegangi Hee Kyung yang terbaring lemah. Perawat terlihat memasang infus untuk Hee Kyung.
Hee Kyung berontak, ia bilang ia ingin mati.
Perawat bilang, Hee Kyung mesti diinfus, kalau tidak, maka Hee Kyung mesti ke tempat tinggal sakit.
Perawat meminta Soo Yeon menegaskan agar Hee Kyung tidak mencabut infusnya.
Soo Yeon mengerti. Perawat dan Bibi Ahn beranjak dari kamar.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung : Apa gunanya hidup? Biarkan saya mati.
Soo Yeon : Hye Bin sudah cukup buruk. Kau tidak sanggup seumpama ini juga.
Hee Kyung : Kau bertepuk tangan, kan? Semua orang terus menyerangku. Aku satu-satunya korban.
Foto KBS2
Yu Kyung menyusul Jin A ke kamar. Yu Kyung tanya kondisi di Lora. Apa sungguh kacau. Apa media belum tahu.
Jin A : Tidak. Aku ingin mengirim bahan ke setiap stasiun TV dan surat kabar, tetapi saya tidak bisa. Aku tidak berpikir sudah waktunya.
Yu Kyung : Tapi kamu melakukannya dengan baik. Setidaknya kamu menghentikannya dari menjadi menteri.
Jin A : Aku ingin tahu apakah mungkin? Seharusnya saya meninggalkannya sendirian.
Yu Kyung : Apa? Mengapa?
Jin A : Dia akan pingsan sendiri bahkan kalau saya tidak melaksanakan apa-apa. Dia melaksanakan terlalu banyak hal menyeramkan dan menyampaikan terlalu banyak kebohongan. Aku mulai berpikir mungkin sidang konfirmasi akan lebih baik. Dia niscaya sudah tertangkap tangan bahkan kalau ia menjajal menyembunyikannya.
Yu Kyung : Bagaimana dengan Anggota Dewan Son. Dia tidak akan sanggup terlibat terlalu mudah.
Jin A : Video yang kamu kirim akan menahannya selamanya.
Yu Kyung : Itu bagus kalau begitu. Aku percaya bayi kami sanggup beristirahat dengan hening sekarang.
Jin A memegang tangan Yu Kyung.
Jin A : Terima kasih, Yu Kyung-ah. Aku melepaskannya dengan gampang kali ini. Mari kita tunggu sebentar lagi. Aku tidak akan membiarkan apa yang ia jalankan terkubur seumpama ini. Sekali polisi dan jaksa menyelidiki, ia akan hancur untuk selamanya. Kau tahu bagaimana itu. Semakin tinggi kamu mendaki, kian keras kamu jatuh. Kita cuma mesti menunggu.
Foto KBS2
Paginya, Hee Kyung terbangun. Dia pribadi duduk di meja riasnya. Dia memandang parasnya di cermin.
Hee Kyung : Ada apa denganmu? Wajahmu terlihat mengerikan. Tapi jangan menyerah. Hee Kyung-ah, jangan lupa siapa kau. Kau Lora Min Hee Kyung.
Foto KBS2
Ju Hyung masuk dan ngajak ribut.
Ju Hyung : Bagaimana perasaanmu, ibu tiri?
Hee Kyung : Kenapa? Kau berharap saya mati?
Ju Hyung : Jangan seumpama itu. Tidak semudah itu untuk mati. Tapi sekali lagi, gampang bagi sebagian orang. Seperti ibuku.
Hee Kyung : Apa?
Ju Hyung : Kau niscaya masih mempunyai banyak luka. Kau menyesuaikan diri dengan sungguh gampang sehingga saya pikir kamu akan kembali wajar setelah kamu mendapat tidur malam yang baik.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung : Apa itu kau? Atau apa kamu melakukan pekerjaan sama dengan Kim Jemma?
Ju Hyung : Ibu tiri.
Hee Kyung : Kalau saya jadi menteri, saya sanggup menumbuhkan Lora untuk berulang kali ukuran kini ini. Aku sanggup menggantinya menjadi suatu perusahaan besar yang sanggup diturunkan untuk generasi.
Ju Hyung : Untuk apa? Agar kamu sanggup mendepak saya dan ayah keluar, jadi kamu sanggup memilikinya sendiri? Makanan yang kamu makan rahasia sambil bersembunyi memang rasa yang terbaik.
Hee Kyung : Jaga mulutmu.
Ju Hyung berbisik, bahwa Hee Kyung lah yang mesti mempertahankan mulut.
Ju Hyung : Kecuali kalau kamu ingin ditangkap alasannya yaitu membunuh ibuku.
Foto KBS2
Hee Kyung : Apa kamu punya bukti? Tunjukkan padaku buktinya. Aku ingin bukti.
Ju Hyung terdiam.
Hee Kyung : Dari mana kamu mendapat omong kosong seumpama itu? Aku tahu kamu berkembang tanpa seorang ibu, tetapi saya tidak mengharapkanmu untuk menghasilkan hal-hal seumpama itu. Aku membunuh ibumu? Kenapa saya mesti melakukannya? Dia sudah gila. Mengapa saya mesti membunuhnya? Lagipula ia akan mati sendiri. Mungkin ada yang salah dengan otakmu sama seumpama ibumu.
Ju Hyung termangu menahan marah.
Hee Kyung memerintahkan Ju Hyung keluar alasannya yaitu ia mau ganti baju. Tapi pas Ju Hyung mau keluar, Hee Kyung ngajak ribut.
Hee Kyung : Aku sudah memikirkannya, dan Ketua Kwon berikutnya. Jika saya tidak sanggup menjadi menteri, saya mesti mengakibatkan suamiku satu. Apa kamu setuju? Aku akan melobi dengan benar…
Ju Hyung : Kau sudah menghancurkan hidupmu dengan lobi burukmu! Jangan menghancurkan milik orang lain.
Foto KBS2
Hee Kyung murka dan menawan kerah Ju Hyung.
Hee Kyung : Beraninya kamu berperilaku di depanku? Suka atau tidak, saya ibumu. Dan saya supervisormu di wilayah kerja. Tunjukkan rasa hormat dan jaga mulutmu.
Ju Hyung menghempaskan tangan Hee Kyung.
Ju Hyung : Kau bukan lagi ibu tiriku maupun CEO Lora Shoes. Kau mesti mengundurkan diri sebelum kamu terseret dan dipermalukan setelah rapat dewan darurat. Ini yaitu bab terakhirku, pertimbangan terhadapmu.
Ju Hyung keluar.
Foto KBS2
Hee Kyung : Rapat dewan darurat?
Hee Kyung teringat kata-kata Hyeok Sang semalam pas ia minum-minum.
Hyeok Sang : Para wartawan akan mencium baunya dan berkerumun seumpama lebah. Kemudian mereka akan mengungkap semua perbuatan korupmu di masa lalu. Kau mesti menawan dari pencalonanmu dan mundur selaku CEO Lora Shoes. Dan kita akan bangkrut.
Flashback end…
Foto KBS2
Tak mau kehilangan Lora, Hee Kyung pun bergegas. Dia ke tempat tinggal Nyonya Choi.
Nyonya Choi terkejut Hee Kyung tiba sepagi itu.
Sambil menangis, Hee Kyung minta pertolongan Nyonya Choi.
Hee Kyung nyaris jatuh, tetapi ia pribadi ditangkap Bibi Ma.
Nyonya Choi tanya ada apa. Mereka bicara di kamar Nyonya Choi.
Foto KBS2
Hee Kyung memohon-mohon, biar Nyonya Choi menolongnya. Dia bilang cuma Nyonya Choi yang sanggup ia percaya sekarang.
Nyonya Choi : Pernikahan belum usang ini dibatalkan. Aku tidak berpikir itu layak bagi kita untuk melaksanakan percakapan ini.
Hee Kyung : Apa yang mereka katakan di info itu semua bohong. Aku mesti mundur dari pencalonanku, tetapi kamu tahu bagaimana itu. Diberhentikan secara salah, terpaksa mengundurkan diri, dan bisnisku akan ditutup… Itu yang terjadi padaku sekarang. Mereka menjajal untuk menghapusku selaku CEO Lora Shoes. Mereka ingin menyingkirkan Lora Shoes. Itu seumpama eksekusi mati bagiku. Tolong selamatkan aku, Bu. Tolong bantu aku. Tolong bantu aku. Anda akan menyelamatkan hidup. Aku bersumpah saya tidak akan melupakannya selama saya hidup. Hanya Anda yang sanggup menyelamatkanku.
Nyonya Choi : Itu bukanku, tetapi uangku.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok turun dan mendapati Bibi Ma berdiri di depan kamar neneknya. Dia tanya ada apa.
Bibi Ma menginformasikan bahwa ada Hee Kyung disini.
Bel berbunyi. Ki Seok bilang itu tamunya.
Foto KBS2 Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok membukakan pintu. Ju Hyung masuk, menenteng oleh-oleh.
Ju Hyung : Maaf untuk tiba begitu awal. Itu yaitu satu-satunya waktu yang saya miliki.
Ki Seok memerintahkan Bibi Ma membawakan mereka dua cangkir kopi.
Ju Hyung : Tidak, sebenarnya. Maaf. Aku tidak punya waktu. Bolehkah saya menyaksikan nenekmu dulu?
Bibi Ma : Aku minta maaf, tetapi ia dengan tamu.
Ju Hyung : Seorang tamu?
Bibi Ma : CEO Lora, Min Hee Kyung.
Ju Hyung terkejut mendengarnya.
Bersambung ke part 2…







































