Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Business Proposal Episode 9, Untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya here.


Taemu pergi untuk berjumpa dengan Hari. Hari menyampaikan kalo ia akan mengeluarkan duit ciumannya sebelumnya dengan ciuman. Sementara itu yang tiba ke kencan buta yaitu Sunghun. Ia menginformasikan Yujeong kalo Taemu ingin menikahi orang lain.
Pagi-pagi banget Hari ditelpon sama Taemu. Ternyata ia ada di depan rumah. Dia kangen banget sama Hari dan mau mengajaknya untuk pergi kencan sebelum berangkat kerja. Hari seneng banget dan eksklusif bersiap-siap.

Semalam Youngseo habis minum banyak jadi Sunghun masakin sup paginya. Youngseo memuji supnya. Sunghun menginformasikan kalo itu yaitu produk dari kantornya dan nggak sengaja menyebut nama Taemu. Youngseo menyebut perihal kencan buta Taemu sama Yujeong. Sunghun gotong royong ingin ngasih tahu yang gotong royong tetapi nggak sempat alasannya Youngseo mesti secepatnya pergi untuk urusan rapat.



Taemu menjinjing Hari ke suatu kedai makanan yang belum buka. Ternyata itu milik temannya. Ia bahkan juga mengolah makanan sendiri untuk Hari. Setelah selesai, Hari yang merasa sayang untuk eksklusif memakannya memotretnya apalagi dahulu. Saat mau makan, nggak sengaja ia menjatuhkan sendoknya. Taemu membantunya mengambilnya dan mendapati kalo Hari memakai sepatu yang berlawanan antara yang kanan dan yang kiri.
Dih Hari aib banget. Dia nervous banget ketemu sama Taemu hingga salah memakai sepatu. Lah Taemu malah ngisengin Hari dengan bilang kalo antingnya juga.
Usai makan bersama, Taemu ingin mengirim Hari hingga kantor tetapi Hari menolak. Ia akan naik bus aja. Sebenarnya Taemu kecewa, tetapi secara tiba-tiba Hari mencium pipinya dan bilang kalo pagi itu yaitu pagi terindah dalam hidupnya.

Hari hingga kantor sebelum bu Yeo dan Kevin. Hyeji yang tiba lebih dahulu mencium aroma yang serupa dari bu Yeo dan Kevin. Ia juga mengucapkan selamat ke Hari yang videonya sukses.
Taemu dan Sunghun juga sedang membicarakan video itu. Sunghun menanyakan Taemu dan Hari kemarin tetapi Taemu nggak mau ngasih tahu alasannya sunghun juga nggak ngasih tahu soal pacarnya. Ia kemudian minta Sunghun untuk membelikan sepatu untuk pacarnya. Ih Sunghun hingga nggak percaya dengarnya.

Siangnya seorang kurir tiba dan mengirimkan paket untuk Hari. Katanya itu dari pacarnya. Hyeji, bu Yeo dan Kevin jadi ingin tau dan nanya-nanya ke Hari.hari yang nggak mungkin bilang kalo itu dari Taemu berbohong dan bilang kalo itu dari Youngseo.
Taemu sendiri sedang ada rapat. Lah malah mikirin Hari mulu. Sampai berpikir untuk menangguhkan dinasnya ke Amerika segala. Ia bahkan tanpa sadar menulis nama Hari di tabletnya lengkap sama hati.


Hari dan timnya sedang ada di laborat. Ih Hari memakai sepatu dari Taemu. Mendadak Taemu tiba sama Sunghun dan mengundang Hari. Ia memuji Hari yang sudah bersusah payah selama syuting dan menampilkan jadwalnya di tabletnya. Dih Hari terkejut dan refleks nepuk tabletnya hingga jatuh.
Sunghun mengambilnya kembali. Hari berkelit kalo ia nepuk lalat tadi. Kevin dan lainnya heran sanggup ada lalat di sana. Sunghun membenarkan kalo ia juga lihat lalat. Sementara lainnya mencari lalatnya, Sunghun tergesa-gesa menawan Taemu dari sana atau kalo enggak ia akan ketinggalan pesawat.


Taemu sudah menyelesaikan pekerjaannya dan nelpon Hari. Hari yang nggak sanggup menjawabnya di depan Bu Yeo pergi ke toilet tetapi ia malah ketemu sama Hyeji. Dia kemudian kaluar tetapi malah ketemu sama Kevin. Dih mau jawab telpon aja sulit amat. Habis itu Taemu sanggup pesan dari kakek yang menyuruhnya untuk melaksanakan kencan buta lagi kalo hingga keterkaitannya sama Yujeong nggak berhasil.
Karena nggak mau ikut kencan buta lagi, ia pun bilang ke Sunghun kalo ia mau ngasih tahu keterkaitannya sama Hari ke kakek. Sunghun menasehati kalo sebelumnya Taemu mesti menerangkan kek kakek kalo Hari yaitu Geumhui.
Sunghun kemudian sanggup pesan dari Sujeong. Padahal ia pikir ia sudah mengatakannya dengan sungguh terang sebelumnya. Makara Sujeong malah jatuh cinta pada Sunghun dan mengajaknya berkencan. Sunghun eksklusif menolaknya dan bilang kalo ia punya pacar tetapi Yujeong nggak peduli. Toh Sunghun belum menikah. Sunghun nggak merespon dan pamit.

Youngseo nelpon Sunghun dan mengingatkannya mudah-mudahan jangan lupa makan. Dia kemudian ketemu sama Yujeong yang tumben nggak memakai sesuatu yang serupa dengannya hari ini. Mereka kemudian sanggup pesan di waktu yang serupa dari Sunghun. Ke Yujeong Sunghun memintanya untuk jangan mengganggunya dan ia akan mengiriminya pesan nanti. Sedang ke Youngseo ia bilang mudah-mudahan jangan lupa makan juga. Youngseo kemudian pamer ke Yujeong kalo ia sedang mengencani seseorang. Nggak mau kalah Yujeong juga menyampaikan hal yang sama. Ternyata di sana juga ada ibunya Yujeong. Ia bahagia dengarnya dan beranggapan sendiri.


Youngseo tiba ke tempat tinggal sama Hari sambil bawa buah alasannya nggak sempat jenguk mereka di saat di rumah sakit. Ia eksklusif duduk di samping ibu sambil bersandar. Ayah dan ibu ngomongin videonya Hari dan gembira dengan hal itu. Youngseo menyertakan kalo Hari juga akan menjalani wawancara sama Minwu. Dih ayah dama ibu jadi kian gembira dengarnya.
Ayah kemudian menyalakan tv dan menonton drama kesukaannya. Ayah Gwangbok menemui Geumhui di kedai kopi. Ibu merasa nggak masuk akal. Kenapa orang kaya tiba ke wilayah itu dan bahkan juga mengambil pesanan kopinya sendiri. Hari menerangkan ke ibu kalo orang kaya juga nggak beda sama mereka. Contohnya Youngseo. Dalam hati ia juga ingat kakek yang suka makan bakpao pinggir jalan. Di drama Geumhui berlutut di depan ayah Gwangbok mudah-mudahan merestui keterkaitannya sama Gwangbok.

Kakek berjumpa dengan ibunya Yujeong dan dikasih tahu kalo Yujeong dan Taemu sedang berkencan. Kakek sih merasa nggak percaya tetapi ibunya Yujeong percaya banget dengan hal itu. Ia kemudian berpikir untuk menikahkan mereka sebelum gosipnya menyebar.


Hari berjumpa sama Minwu. Minwu meminta maaf atas yang sebelumnya dan bilang kalo itu alasannya ia ketakutan sama Hari. Ia kemudian menanyakan keterkaitannya dengan Taemu. Hari menginformasikan kalo mereka pacaran. Seperti yang Minwu bilang kalo mereka mungkin nggak akan berhasil tetapi ia ingin mencobanya.
Selanjutnya mereka menjalani wawancara bersama. Reporternya terus mengajukan pertanyaan perihal Taemu ke Hari. Apa ia mendapat bonus dari presdir Kang? Lah penduduknya datang. Ia menjawab apa yang ditanya sama reporter tadi kalo ia akan ngasih bonus ke Hari. Ia mengajak Hari untuk makan malam dengannya sesudah mengungguli pertarungan di saat di program perusahaan.

Kabar itu menyebar dengan cepat. Bahkan orang-orang di timnya Hari sungguh ingin tau dengan makan malam Hari nanti. Lah mereka malah ketemu sama Taemu di lift. Kevin ingin masuk juga tetapi bu Yeo malah menariknya.

Sunghun pulang sambil telponan sama Youngseo. Lah malah ada Yujeong di depan. Dia dalam kondisi habis minum. Sunghun sudah berupaya menolaknya tetapi Yujeong malah nangis dan mau muntah jadi ia terpaksa membawanya masuk. Makin semrawut di saat Youngseo tiba dan mau mengolah makanan di rumahnya. Sunghun terpaksa bohong kalo di dalam ada Taemu dan ia mendorong Youngseo untuk pulang dahulu dan prospektif akan menelponnya di saat ia sudah membereskannya.


Hari mengajak Taemu ke kedai makanan biasa. Padahal Taemu berharapnya nggak ke wilayah menyerupai itu. Setelah duduk mereka saling mengeluhkan satu sama lain. Hari yang disulitkan dengan apa yang Taemu katakan di saat wawancara sedang Taemu nggak tahu mesti gimana alasannya Hari senantiasa mengabaikan telponnya. Lah Hari juga merasa nggak mungkin ngasih tahu siapa saja di perusahaan kalo pacarnya yaitu presdirnya.
Ahjumma datang. Rupanya Hari sering tiba ke sana hingga ahjumma mengenalinya. Hari mengenalkan Taemu selaku pacarnya dan berkat itu ahjumma ngasih sundae gratis buat mereka. Pelanggan lain yang juga mendengarnya jadi pada minta sundae gratis juga. Taemu yang bahagia banget diakuin Hari selaku pacar kemudian mengungumkan akan mentraktir seluruhnya yang ada di sana. Ih para konsumen yang seluruhnya masih pelajar bahagia banget dengernya dan bertepuk tangan.


Selanjutnya mereka ke taman bermain. Dih Taemu telponan mulu soal kerjaan. Setelah selesai ia pun kembali ke Hari. Hari tersenyum ingat Taemu bayarin siapa saja tadi. Taemu juga nggak nyangka melakukannya. Ia mengaku bahagia dengar Hari bilang ke pemilik kedai kalo ia yaitu pacarnya. Hari juga gotong royong ingin ngasih tahu siapa saja kalo presdirnya yaitu pacarnya.
Mendadak Taemu menyampaikan kalo ia senantiasa ingin melaksanakan sesuatu adi. Ia mendekat Ke Hari. Hari juga siap dan memejamkan matanya. Lah tahunya Taemu cuma mau membersihkan saus di pipi Hari. Tapi habis itu dicium beneran ding.

Paginya di saat sarapan bersama, kakek nunggu banget Taemu akan ngasih tahu keterkaitannya sama Yujeong. Dih kakek pikirannya jadi kemana-mana dan karenanya tentukan untuk nunggu sampa Taemu sendiri yang bilang.

Yujeong nungguin Youngseo di parkiran dan memintanya untuk menyimak curhatannya alasannya ia nggak punya teman. Youngseo mulanya nggak mau tetapi nggak tega juga menyaksikan Yujeong nangis. Yujeong pun kisah perihal keterkaitannya dengan lelaki yang ia sukai. Semalam ia ke rumahnya di saat mabuk dan menghasilkan masalah. Sekarang ia nggak berani untuk ketemu lagi sama orang itu. Padahal lelaki itu nggak setara dengannya dan ini pertama kalinya ia suka sama seseorang tanpa menyaksikan kekayaannya.
Ih Youngseo malah menyemangati Yujeong untuk kembali menemui lelaki itu dan terus mendekatinya hingga ia membalas perasaannya. Ia juga menginformasikan kalo ia dan pacarnya juga saling mempertahankan jarak dulu. Tapi ia nggakmenyerah dan karenanya mereka berkencan sekarang.

Minwu merencanakan masakannya untuk Yura. Mereka membicarakan Minwu yang jadi kian sibuk sekarang. Mungkin alasannya wawancaranya. Ia kemudian memintanya untuk menemui orang tuanya biar mereka nggak ketakutan alasannya mereka sering putus nyambung. Minwu nggak eksklusif menjawab.
Nggak usang setelahnya Yura keluar sambil marah. Ternyata Minwu minta Yura untuk mengundurnya dengan argumentasi kalo ia sungguh sibuk dan ia juga belum siap.


Yujeong tiba ke perusahaandan berjumpa dengan Sunghun dan Taemu. Ia juga menjalaskan ke Taemu kalo ia jatuh cinta sama Sunghun yang menggantikannya di kencan buta tetapi semalam ia malah menghasilkan problem dengan tiba ke rumahnya di saat mabuk. Lah kakek ternyata ada di sana. Dia murka banget sama Taemu alasannya nyuruh Sunghun untuk tiba ke kencan butanya. Kakek bahkan mau mukul Taemu pakai tongkatnya.
Di dalam lift kakek menjajal untuk menenangkan diri. Ia kemudian mendesak Taemu untuk ngasih tahu dengan siapa ia berkencan selama ini secara tiap malam ia senantiasa dengaria telponan sama wanita. Kakek bahkan berpikir kalo Taemu balikan sama Geumhui. Taemu masih nggak sanggup untuk bicara. Mendadak kakek sakit perut dan nyalahin kalo itu gegara Taemu. Taemu nggak terima disalahin dan menampilkan kalo itu gegara kakek trus minum minuman dingin.

Hyeji menyerahkan sesuatu ke bu Yeo dan nggak sengaja menyaksikan kalo bu Yeo milih proposalnya Hari untuk jadi produk gres tim mereka. Dia kemudian bilang ke Kevin kalo ia nggak sanggup milih proposalnya alasannya menyerupai sama produk perusahaan lain 3 tahun yang lalu. Ia nggak mau ada problem nantinya.
Setelahnya Kevin mengirim pesan ke bu Yeo dan menyesalkan sikapnya tadi. Dan manggilnya sayang juga. Lah malah masuknya ke dialog grup. Hyeji yang pertama kali menyadarinya. Kevin aib banget dan karenanya pergi dari sana sambil nangis.



Hari gres keluar dari toilet dan menyaksikan bu Yeo sama Kevin bertengkar. Kevin masuk ke toilet dan bu Yeo mengikuti. Hari ikut masuk dan menginformasikan bu Yeo kalo ia ada di toilet pria. Mereka karenanya keluar dan nggak sengaja menabrak Hari. Salah satu sepatu Hari terlepas dan ia nggak sempat mengambilnya alasannya mendengar bunyi kakek. Akhirnya ia masuk ke salah satu bilik.
Kakek masuk bareng Taemu dan Sunghun. Heran sanggup ada sepatu perempuan di sana. Taemu dan Sunghun mengetahui sepatu itu dan mengajak kakek untuk ke toilet lainnya tetapi kakek nggak mau. Orang yang nggak sebaiknya di sana yang harusnya keluar. Ia menggedor-gedor pintu dan minta orang di dalam untuk keluar.
Akhirnya Hari keluar. Kakek mengetahui Hari yang sudah menjadikannya jatuh waktu itu di depan toilet. Dia mau marah-marahin Hari usang tetapi malah sakit perut dan karenanya nyuruh Hari untuk pergi.


Sekembalinya ke ruangannya Hari pun menulis surat seruan maaf. Hyeji minta Bu Yeo dan Kevin untuk kisah gimana permulaan kekerabatan pasangan mereka. Ternyata semua berawal dari hari olahraga. Bu Yeo diminta sama keluarganya untuk mengikuti kencan buta. Karena nggak tahan didesak terus karenanya ia bersedia untuk pergi.
Mendengarnya menghasilkan Kevin kesal. Ia yang umumnya ngasih ampela dan kepiting ke Bu Yeo, kali ini memakannya sendiri. Ternyata selama ini ia suka sama bu Yeo. Ia ngasih ampela dan kepiting ke bu Yeo dan akal-akalan nggak menyukainya alasannya gotong royong ia suka sama bu Yeo. Tapi alasannya bu Yeo akan pergi berkencan maka mulai kini ia akan memakannya sendiri. Ternyata bu Yeo juga mencicipi hal yang sama.
Mereka kemudian mau ciuman tetapi Hyeji secara tiba-tiba menghentikan cerita. Kevin dan bu Yeo kemudian minta Hari untuk nggak menyebut nama mereka di surat seruan maafnya.

Kakek membaca surat seruan maaf Hari di ruangannya Taemu. Sementara itu Taemu nampak kesal pada kakek alasannya sudah menyusahkan Hari. Kakek sendiri koar-koar nggak mau lagi bermasalah sama yang namanya Shin Hari lagi.


Sepulang kerja Hari mau eksklusif pulang tetapi Bu Yeo dan lainnya mengajaknya untuk makan daging menyerupai yang direncanakan. Lah mereka malah ketemu sama Taemu di lift. Akhirnya Taemu ikut pergi sama mereka. Ia bahkan memanggang daging buat yang lain. Kelihatan banget kalo seluruhnya nggak tenteram sama eksistensi Taemu makanya Hari mengiriminya pesan dan menyuruhnya pergi alasannya cuma menghasilkan nggak nyaman.
Dih dasar Taemu, malah ditanyain. Ya terang nggak ada yang berani bilang kalo mereka sudah nggak nyaman. Hyeji kemudian nyuruh Taemu untuk minum alkohol adonan biar nggak canggung lagi. Taemu setuju. Kevin kemudian meracik minuman dengan gaya yang unik kemudian memberikannya ke Taemu. Taemu meminumnya dan mempersilakan lainnya untuk minum juga.

Youngseo ke parkiran sambil telponan. Yujeong menunggunya lagi. Sambil nangis ia menyalahkan Youngseo yang sudah ngasih ia saran. Dia ke kantor lelaki itu dan kini masalahnya malah kian kacau. Dih padahal Youngseo lagi buru-buru.



Sunghun sedang ada di suatu kedai makanan sama seorang suster. Ia memanggilnya ibu dan akan mengenalkan pacarnya.ibu juga jadi nervous dan pamit ke toilet. Youngseo tiba setelahnya. Ia meminnta maaf sama Sunghun alasannya tiba terlambat. Ia kemudian ngasih tahu kalo ia tiba sama seseorang yang habis ditolak sama seorang pria. Ia nggakbisa membiarkannya sendirian makanya mengaaknya.
Yujeong datang. Ia meminta maaf alasannya sudah mengikuti Youngseo. Lah keduanya gres menyadari sesudah saling melihat. Youngseo juga karenanya mengetahui kalo lelaki yang dimaksud Yujeong yaitu Sunghun. Ia merasa murka dan pergi. Yujeong juga kecewa dan mukulin Sunghun pakai bunga di meja. Ibu kembali dan galau lihat yang terjadi.
Sunghun mengejar-ngejar Youngseo. Dia menginformasikan kalo ia mengambil alih Taemu di kencan butanya dan mau menerangkan lebih lanjutnya tetapi Youngseo sudah tahu semuanya. Ia menyesalkan Sunghun yang menuruti perkataan Taemu dan mengabaikan dirinya. Apa Sunghun pembantu keluarga itu? Sunghun eksklusif terdiam. Kayaknya ia terluka banget dengan yang Youngseo katakan dan nggak sanggup apa-apa di saat Youngseo karenanya pergi.

Taemu nungguin Hari di toilet. Dia mencemaskan Hari tetapi Hari bilang nggak papa. Biasanya ia malah minum lebih banyak dari sekarang. Ih Taemu malah menawan Hari ke tangga dan menggodanya. Apa yang hendak terjadi kalo Hari minum kayak biasanya? Ih suasananya gini amat ya.hari kemudian mengajukan pertanyaan apa kakek masih murka padanya? Sebenarnya ia juga ingin disayangi sama orang yang Taemu sayangi. Taemu menatapnya dalam dan merasa kalo Hari sungguh menggemaskan. Hari mengalihkan dengan bilang kalo mereka niscaya lagi ditungguin sekarang.

Keduanya kembali. Kevin mengepel lantai yang lembap gegara ia pas mencampur minuman tadi. Mereka mengajak Taemu untuk ke ronde selanjutnya dan Taemu setuju. Hyeji nggak sengaja menjatuhkan ponselnya dan di saat mau mengambilnya ia menyaksikan Taemu dan Hari gandengan tangan di bawah meja dan menginformasikan yang lain. Hari menawan tangannya dan menunjukkannya. Bu Yeo dan Kevin juga merasa kalo itu nggak mungkin. Emangnya mereka berkencan?
Lah Hyeji malah menyebut perihal Bu Yeo dan Kevin yang kini berkencan dan menghasilkan lainnya kian nggak nyaman. Hari karenanya menyudahi dan mengajak seluruhnya untuk pulang aja.

Mereka karenanya bubaran. Hyeji dikirim sama Bu Yeo dan Kevin. Tinggallah Taemu dan Hari. Mobil Kakek nggak sengaja melalui sana dan menyaksikan Taemu. Taemu mengajak Hari untuk jalan-jalan dahulu sebelum pulang dan Hari setuju. Ia pun mengulurkan tangannya dan Hari mau menampilkan tangannya. Mendadak terdengar bunyi kakek. Apa yang kalian lakukan? Hari terkejut hingga eksklusif menawan tangannya kembali.
Bersambung…