Tentangsinopsis.com – Sinopsis Why Woman Love Episode 8, Cara pintas untuk memperoleh spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. EPISODE SEBELUMNYA ADA DISINI.


Jiaxin pulang dan menemui ibunya. Ia memberi tahu wacana kabar modern Kang Ze yang operasinya berhasil. Ternyata ibu sudah tahu. Jiaxin juga berterima kasih alasannya yakni ibu sudah menolong Kang Ze hingga sejauh ini. Ibu jadi takjub dengan kedewasaan yang tiba-tiba Jiaxin miliki. Jiaxin pikir alasannya yakni anutan Jiang Yue padanya. Ia kemudian menyinggung wacana Yanran yang mulai melakukan pekerjaan di perusahaan dan menerka kalo itu alasannya yakni ibu.
Ibu memberi tahu kalo Yanran cuma menyapanya dan urusan melakukan pekerjaan di perusahaan ia mengandalkan kemampuannya sendiri. Jiaxin yang nggak menggemari Yanran ngasih tahu ibu kalo ia dan Yanran itu nggak mungkin. Ibu juga nggak maksa Jiaxin untuk menikah sama Yanra. Jiaxin bisa menilai Yanran adik dan melindunginya selaku kakak. Jiaxin baiklah kalo ia diminta untuk melindungi Yanran, namun untuk yang lebih dari itu ia nggak mau. Ia kemudian ke kamar dan bilang ke ibu kalo ia cuma mau mengambil barang makanya pulang ke rumah.



Saatnya pulang kerja. Semua orang pada pulang namun Jiaxin malah terus menyaksikan ruangan Jiang Yue. Yanran yang juga masih belum pulang mengajak Jiaxin untuk menonton film bersamanya. Jiang Yue meninggalkan kantornya. Jiaxin memberinya isyarat agar melarangnya pulang namun Jiang Yue malah menyampaikan sebaliknya. Karena nggak mau pergi, Jiaxin berpura-pura sakit kepala namun Yanran malah bilang kalo ia kurang darah dan mengajaknya untuk makan kuliner yang manis.
Saat menanti kuliner Yanran mengajukan pertanyaan pada Jiaxin wacana Jiang Yue. Jiaxin merasa kalo Jiang Yue, terlihat cuek di luar namun di dalamnya enggak. Yanran lanjut mengajukan pertanyaan kalo sama Jiaxin… Jiaxin tergesa-gesa bilang kalo nggak ada apa-apa di antara mereka. Padahal bukan itu yang akan Yanran katakan.
Saat rapat sebelumnya ia merasa kalo Ningyuan menggemari Jiang Yue. Mumpung Yanran menyinggungnya, sekalian ia mengajukan pertanyaan perasaan Jiang Yue kalo menurut Yanran. Yanran sendiri masih belum bisa memastikannya. Dan alasannya yakni tadi Jiaxin bilang nggak ada perasaan apa-apa ke Jiang Yue, ia merasa kalo jalannya untuk menjadi pacarnya jadi kian dekat. Makanannya tiba dan mereka kemudian makan bersama.



Seorang karyawan menemui Jiang Yue dan memberi tahu kalo pengiklan yang sudah berafiliasi dengan mereka selama 3 tahun ini secara tiba-tiba berencana untuk mundur. Sebelumnya mereka berafiliasi dengan manajer Song dan kelihatannya mereka menjadi ragu setelah manajer Song mengundurkan diri. Ia sudah mengontak manajer SOng namun penduduknya nggak mau tahu lagi alasannya yakni sudah mengundurkan diri.
Jiang Yue menenangkan kalo mereka akan mengatasinya dan minta agar jangan melibatkan manajer Song lagi. Zihao, nama karyawan itu kemudian keluar dari ruangan Jiang Yue. Jiaxin yang melihatnya menanyakan yang terjadi.
Jiang Yue menelpon Ningyuan dan dongeng kalo ia mau menemui pengiklan yang suka bermain golf pekan depan. Ia dengar proses menjadi member cukup merepotkan,,, . Ningyuan paham dan mengajak Jiang Yue untuk pergi dengannya. Sekalian ia juga mau bermain golf.


Jiaxin masuk ke ruangan Jiang Yue dan memamerkan bantuan. Jiang Yue mengajukan pertanyaan apa Jiaxin bisa bermain golf? Jiaxin menjawab bisa. Mahir? Lumayan. Ia mengaku sudah bermain puluhan tahun. Jiang Yue minta diajarin main golf dan tamat prkan nanti sudah mesti mahir. Jaixin berpikir sebentar dan nggak mau. Kalo muridnya nggak dungu, soalnya ia guru yang sungguh berpengalaman. Dan selaku gantinya ia minta Jiang Yue meminjamkan mobilnya. Ia mau menjemput pacarnya, Alice yang pulang dari Amerika.
Jiang Yue pribadi nggak ngijinin. Jiaxin menuduhnya cemburu. Jiang Yue berkelit kalo malam ini ia ada acara. Jiaxin cuma tersenyum dan mengingatkan kalo ia itu asistennya. Dikira beliau nggak tahu jadwalnya? Jiang Yue akibatnya mengijinkan. Jiaxin lanjut minta Jiang Yue untuk menemaninya. Jiang Yue yang sedang butuh pinjaman Jiaxin kembali mengiyakan. Jiaxin pergi dengan kembali mengambil apelnya lagi.



Keduanya meninggalkan kantor bersama-sama. Jiang Yue menertawakan Jiaxin yang punya banyak pacar. Alice, Yanran… Jiaxin melarang Jiang Yue bilang Yanran pacarnya. Nanti ada yang marah.
Jiaxin menenteng Jiang Yue ke toko. Dan ternyata Alice yang dimaksud yakni suatu motor buat balap. Jiaxin mengajaknya bicara dan ingin menuju kemenangan dengan bareng Alice. Ia kemudian memberi tahu Jiang Yue wacana permulaan mula ia menggemari dunia balap hingga ke Kang Ze. Dan gimana ia bertukar syarat dengan ibunya demi kesembuhan Kang Ze. Sama seumpama Jiang Yue yang ingin keberhasilan dalam setiap proyeknya, ia juga ingin kemenangan dalam setiap pertandingannya.
Jiang Yue paham alasannya yakni setiap ada pekerjaan gres maka juga berarti tantangan baru. Hanya saja kegemaran Jiaxin itu terlalu berbahaya dan berpesan agar ia senantiasa berhati-hati.


Selanjutnya giliran Jiaxin mengajari jiang Yue bermain golf. Setelah menerangkan langkah-langkahnya, tibalah saatnya mencoba. Pada percobaan pertama Jiang Yue gagal. Jiaxin kemudian menuntunnya untuk menjajal lagi. Karena mewajibkan untuk saling bersentuhan, ada di saat dimana Jiaxin dan Jiang Yue mencicipi debaran namun nggak saling mengungkapkan.
Setelah selesai keduanya pun pulang. Jiaxin memuji kesanggupan Jiang Yue yang pribadi bisa di saat gres pertama mencar ilmu golf. Jiang Yue pikir itu alasannya yakni gurunya yang hebat. Ia nggak nyangka kalo bosnya sungguh menggemaskan kalo nggak pas lagi kerja. Jiang Yue mengingatkan kalo nggak pas lagi kerja beliau bukan bosnya. Selain itu kata menggemaskan nggak cocok untuknya. Jiaxin memberi tahu kalo menggemaskan yakni kebanggaan tertinggi lelaki untuk seorang wanita. Jiaxin berterima kasih alasannya yakni Jiang Yue sudah menemaninya menjemput pacarnya.


Akhir pekan pun tiba. Jiang Yue tiba ke wilayah golf bareng Ningyuan. Saat itulah Ningyuan tahu kalo Jiang Yue belum menghasilkan perjanjian dengan manajer Wang. Sambil nunggu mereka pun bermain golf. Ningyuan yang tahu kalo Jiang Yue belum bisa bermain golf sebelumnya mengajarinya. Lah kok Jiang Yue ingatnya ajarannya Jiaxin dan…berhasil.
Sementara itu Jiaxin juga memakai busana golf. Dan di saat mau pergi malah ada Yanran di depan pintu yang menagih janjinya untuk menghabiskan waktu bersamanya. Jiaxin memberi tahu kalo ia ada pekerjaan namun Yanran malah masuk dan menahan tangannya. Kalo ia nggak boleh ikut maka Jiaxin juga nggak boleh pergi. Akhirnya Jiaxin membiarkannya untuk ikut.


Jiang Yue bicara dengan administrator Hwang wacana keinginannya untuk mundur. Ia mengingatkan wacana kontrak namun presdir Hwang berargumentasi kalo mereka melakukan pekerjaan sama sama manajer Song di saat itu. Alasannya mundur yakni alasannya yakni Jiang Yue selaku manajer yang gres dengan seenaknya menaruh iklan mereka di wilayah yang nggak disepakati sebelumnya. Dan lagi ia mengingatkan kalo mereka ada di wilayah untuk berolahraga, bukan untuk bekerja.
Yanran menyaksikan Ninggyuan dan menghampirinya. Ia mengomentari busana Ningyuan yang bisa juga pakai baju olahraga. Dikiranya cuman pakai jas doang. Ningyuan mengajukan pertanyaan apa Yanran mau bermain golf? Yanran membantah dan memberi tahu kalo ia cuma menanti pacarnya berjumpa klien di dalam. Yanran mengundang pacar, Ningyuan pikir Yanran sudah berhasil mendapatkan Jiaxin, tahunya belum. Yanran membalas menanyakan korelasi Ningyuan sendiri dengan Jiang Yue. Sama sama Jiaxin, Jiang Yue juga sedang berjumpa klien di dalam.

Jiang Yue terus membicarakan wacana pekerjaan dan menghasilkan administrator Wang nggak suka. Ia mengajak Jiang Yue untuk bermain golf juga. Awalnya Jiang Yue menolak namun Direktur Wang terus memaksa. Dan di saat mengerjakan pukulan, tangan Jiang Yue sempat cedera. Direktur Wang yang mungkin nggak tahu mengajaknya untuk bermain lagi dan memuji pukulan Jiang Yue barusan.
Jiaxin secara tiba-tiba hadir dan mengambil alih. Dan di saat Direktur Wang tahu kalo Jiaxin yakni putra presdir Jin yang gres kembali ke tanah air, terlebih Jiaxin juga pernah bermain golf dengan presdirnya menghasilkan persepsi Direktur Wang berubah. Ia bahkan bersedia untuk melanjutkan kontrak dengan Link Tecnology. Jiaxin menyaksikan tangan Jiang Yue cedera di saat ia bersalaman dengan administrator Wang.

Yanran yang masih bareng Ningyuan menyaksikan kalo Jiaxin dan Jiang Yue punya urusan yang sama. Ia kemudian meminta Ningyuan untuk menyertakan wechatnya agar ia bisa memberi tahu segala sesuatu wacana Jiang Yue. Secara mereka nggak berada di satu perusahaan yang serupa sama Jiang Yue.
Ningyuan ragu. Yanran menenangkan kalo cintanya itu cuma untuk Jiaxin dan ia nggak akan menggodanya. Akhirnya Ningyuan mau menyertakan wechatnya.

Jiaxin mengompres tangan Jiang Yue. Ia memberi tahu kalo bermain golf itu perlu waktu yang lama. Kalo emang nggakbisa, Jiang Yue harusnya bisa nolak. Jiang Yue mengungkit kalo love Note dalam waktu dekat rilis. Kalo hingga ada dilema maka seluruhnya akan sia-sia. Ia nggak bisa berleha-leha begitu saja.
Tiba-tiba ada bawah umur yang bermain gelembung di bersahabat mereka. Melihat gelembung di sekeliling Jiang Yue, menghasilkan Jiaxin tanpa sadar bilang kalo Jiang Yue cantik. Eh tujuannya gelembungnya yang cantik…


Hari berganti sore. Yanran merasa bosan. Ia sudah membaca nasib cintanya dan minta Ningyuan untuk memutuskan kartu juga. Awalnya Ningyuan nggak mau namun Yanran maksa. Ningyuan nurut aja di saat Yanran memintanya untuk milih sambil memejamkan mata. Kartu yang Ningyuan pilih bermakna kalo ia akan sendirian selama hidupnya. Yanran menenangkan kalo ia akan membantunya biar hal itu nggak terjadi. Tapi Ningyuan juga mesti membantunya. Ningyuan tahu tujuannya Yanran ia mesti menyingkirkan Jiang Yue biar Yanran bisa leluasa bareng Jiaxin. Ia pribadi menolaknya.
Jiaxin kembali bareng Jiang Yue. Yanran pribadi menyambut Jiaxin dan menggandeng tangannya. Ningyuan menanyakan hasilnya dan mengajak mereka untuk makan bersama. Jiaxin yang akan ngasih potensi Jiang Yue menolak ajakannya alasannya yakni beliau ada program habis ini sama Yanran. Tapi di saat menyaksikan Ningyuan mengerjakan kontak dengan Jiang Yue menjadikannya seumpama merasa sedih.



Jiang Yue berjumpa dengan Jingjing. Ia menanyakan kemajuan Jiang Yue dan Ningyuan yang habis main golf bersama. Jing Yue rasa nggak ada yang istimewa. Mereka cuma ngomongin pekerjaan. Mereka senantiasa kesusahan mencari topik namun di saat membicarakan wacana pekerjaan seluruhnya terasa lancar.
Jingjing resah kenapa bisa seumpama itu padahal mereka punya potensi yang baik untuk bersama. Ia pikir mungkin alasannya yakni dulunya korelasi mereka yakni atasan dan bawahan. Jiang Yue pikir enggak. Ia sama Jiaxin juga nggak seumpama itu. Bahkan kalo nggak ngomong juga nggak canggung. Jingjing curiga kalo Jiang Yue tanpa sadar suka sama Jiaxin.
Jiang Yue membantah. Ia cuma menggunakannya selaku contoh. Jingjing pikir nggak papa kalo iya. Tapi untuk dilema perbedaan usia mungkin akan jadi sedikit masalah. Jiaxin kini ada di usia dimana ia cuma mempertimbangkan kesenangan diri sendiri, berlawanan dengan mereka. Jiang Yue mengalihkan dengan menanyakan planning Jingjjing setelah berpisah dengan Zhang Hao. Apa ia akan mengawali lagi dari awal?
Jingjing berencana untuk menghasilkan Zhang Hao jatuh cinta lagi padanya kemudian meninggalkannya agar beliau bisa tahu gimana sakitnya ditinggalkan.



Malamnya JIngjing nggak bisa tidur. Ia menyaksikan media sosialnya Zhang Hao. Komentarnya disembunyikan. Ia kemudian menyaksikan kalo perempuan yang menduakan sama Zhang Hao sudah punya lelaki lain. Ia kemudian mengirim pesan bunyi ke Zhang Hao kalo di rumah mati listrik. Ia sudah nelpon tukang namun belum datang. Sebelumnya Zhang Hao yang umumnya bayar listrik.
Zhang Hao pribadi bilang kalo ia akan pulang. Dan untuk sementara ia nyuruh Jingjing untuk menyalakan lilin dulu. Nggak usang kemudian Zhang Hao datang. Ia menenangkan kalo ia sudah mengeluarkan duit listriknya. Jingjing tiba dengan memakai busana yang sungguh seksi. Zhang Hao terlihat nggak nyaman. Ia mau meriksa sakelar namun JIngjing bilang ia sudah memeriksanya dan nggak ada masalah.
Nggak tahu kenapa Zhang Hao ingin sekali secepatnya pergi dan Jingjing terus menahannya. Mungkin terjadi korsleting. Zhang Hao mau memeriksanya namun JIngjing menahan. Ia berupaya untuk menawan hati Zhang Hao namun nggak berhasil. Zhang Hao pergi setelah menyalakan listrik.



Jiaxin ke tempat tinggal Jiang Yue dengan menodongkan jarinya seakan itu senjata. Ada makanan? Enggak. Lapar nggak? Iya. Mereka kemudian makan bersama. Jiaxin mengaku gulung tikar setelah menjemput pacarnya kini ia cuma bisa mengandalkan kertu kredit. Jiang Yue mengingatkan kalo kini Jiaxin cuma karyawan biasa dan berpesan agar jangan boros. Jiaxin mengiyakan. Ia percaya kalo Alice akan menghasilkan lombanya lancar.
Jiang Yue berpikir kalo itu cuma mitos. Jiaxin memberi tahu kalo kini ia sedang berjuang. Ditekan sama atasan dan dibarengi sama gadis t#ngik.jiang Yue tahu kalo yang dimaksud yakni Yanran. Ia kemudian dongeng kalo Yanran dari kecil sudah mau menikah dengannya. Setelah besar beliau membatasi gadis lain yang akan mendekatinya dan pernah menembaknya di depan biasa juga namun ia menolaknya. Jiang Yue malah jadi kasihan sama Yanran yang ditolak di depan umum.
Jiaxin pikir akan kasihan kalo ia nggak suka namun menerimanya. Jiang Yue pikir mungkin tanpa sadar Jiaxin menyukainya. Jiaxin membantahnya. Ia tahu apa yang ia suka dan enggak. Sesaat termangu memandang Jiang Yue. Kadang nggak tahu juga deh. Ia kemudian menanyakan planning Jiang Yue besok. Katanya ada perjanjian sama Ningyuan. Jiaxin mau mengajari beberapa trik lagi namun Jiang Yue menolak. Buat Jiaxin aja. Ia kemudian memesan kaki babi lagi.
Bersambung…