Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Penthouse Season 3 Episode 10, Apabila ingin peroleh cara daftar spoiler lengkap di goresan pena tulisan yang ini. Tetapi Jika Kalian ingin cari tahu sesuatu menyerupai Episode Sebelumnya di sini.

Joo Dan Tae dicari tanya Seojin dikala Jun Ki merebut posternya apa yang terjadi, wacana apakah ini. Apa yang kau bicarakan tanya Jun Ki dan kenapa Dantae dikehendaki kemudian member tahu kalau itu terperinci orang lain.
Ini Joo Dantae ucap Seojin namun kenapa namanya Baek Jun Ki dan Baek Jun Ki yakni namamu, kau menyembunyikan sesuatu dariku. Kau salah ucap Jun Ki kemudain member tahu kalau ia letih memerintahkan Seojin pergi dan jangan masuk ke kamarku lagi.

Saat keluar dari kamar Jun Ki, Seojin terkejut menyaksikan Joo Dantae yang berdiri di depan pintu kemudian berlangsung mengikutinya seraya berkata alih-alih mengintip menyerupai tikus kenapa tidak masuk saja kalau ingin tau dan saya percaya menyaksikan muka ini di poster buronan itu, namanya Baek Jun Ki namun ia terlihat persis menyerupai Joo Dantae.
Potong omong kosongmu lantaran orang itu yakni bajingan lantaran saya akan secepatnya mengusirnya, dan saya ingin kau melakukan pekerjaan sama ucap Joo Dantae kemudian masuk kedalam kamarnya. Setelah Joo Dantae pergi, Seojin berkata kalau ia tahu itu orang yang dapat menjatuhkan Joo Dantae yakni Joo Dantae sendiri.

Jun Ki merapikan poster tersebut kemudian mengambil dokumen dan mendapatkan kartu milik Logan Lee didalamnya,
7 bulan lalu, Jepang
Saat berada didepan tahanan dan setelah meletkakan obat beserta masakan di lantai, Logan Lee berkata sudah waktunya untuk obatmu kemudian menginformasikan kalau kau ingin keluar dari sini laksanakan menyerupai yang kukatakan, Joo Dantae. Kamu siapa tanya Jun Ki. Logan Lee menginformasikan kalau pukul 2 pagi besok shift berganti dan listrik akan padam,
Selama satu menit jadi saya akan membiarkan pintu tidak terkunci kemudian ambil tangga darurat ke kawasan parker yang hendak ada kendaraan beroda empat yang menanti dengan lampu darurat menyala, masuk ke dalam mobil. Apa yang kau bicarakan tanya Jun Ki meyuruh menyampaikan siapa kau dulu,
Ini yakni satu-satunya kesempatanmu ucap Logan Lee, apa kau ingin membusuk di kawasan sampah selama sisa hidupmu atau keluar ke dunia. Logan Lee menampilkan kartunya pada Jun Ki kembali berkata hingga kita berjumpa lagi, berbohong rendah dan mengeluarkan duit pengeluaranmu dengan ini kemudian pergi meninggalkan Jun Ki.


Seok Kyung memasuki kamar Suryeon dan mengembalikan kartu pengenalnya dan stempel di laci kemudian berbalik dikala tertangkap tangan Suryeon. Suryeon menghampiri Seok Kyung dan mengajukan pertanyaan apakah kau orang yang mengambil segelku, apakah Ayah membuatmu melakukannya seberapa jauh kau bertujuan untuk pergi.
Itu lantaran kau menjajal mengambil sesuatu dariku ucap Seok Kyung. Mengapa saya melaksanakan itu tanya Suueon seraya memegang tangan Seok Kyung. Seok Kyung menghempaskannya kemudian berkata saya tahu kau memperhatikan penthouse ini. Apakah kau percaya ayahmu tanya Suryeon, ia menjajal untuk tiba antara kau dan aku.
Dan kau menjajal untuk tiba di antara saya dan Ayah ucap Seok Kyung dan menginformasikan setidaknya Ayah menjajal membantuku. Dengan mencuri kertas cobaan untukmu apa itu yang kau maksud tanya Suryeon. Seok Kyung berkata setidaknya ia tidak mengeluarkanku dari sekolah menyerupai yang kau laksanakan dan kau merusak hidupku, kau tidak patut menjadi ibuku.
Berhenti menyalahkan orang lain lantaran kau bukan anak kecil lagi hardik Suryeon kemudian berkata apa yang merusak hidupmu yakni pilihan yang kau buat, saya letih merasa kecewa padamu dan apa yang kau laksanakan yakni kejahatan mesti dilaporkan ke polisi. Silakan dan laporkan, tempatkan saya di balik jeruji besi menyerupai Ayah dan itu akan menyelesaikan ini ucap Seok Kyung kemudian pergi dari kamar Suryeon.


Yoo Dong Pil membunuh Kim Mi Sook tanya Oh Yoonhee setelah membalik halaman kertasnya kembali mengajukan pertanyaan kenapa niscaya ada alasannya. Man Sik menginformasikan kalau mereka berjumpa untuk pertama kalinya hari itu jadi ia tidak dendam dan mereka terlibat perkelahian ia kehilangan kontrol dan membunuhnya. Kenapa ia membunuh ibu kandung Hye In tanya Oh Yoonhee dalam hati.
Tapi ada yang agak mencurigakan ucap Man Sik kemudian menginformasikan kalau sebelum Yoo Dong Pil menyerahkan diri, polisi sudah meragukan orang lain dalam pembunuhan itu dan ia mengirimi korban sejumlah besar duit ia sering mengatakan dengannya hingga sebelum ia meninggal.
Oh Yoonhee membaca dokumen yang di berikan Man Sik kepadanya kemudian mengajukan pertanyaan nomor siapa ini. Man Sik menginformasikan kalau nomornya terdaftar di perusahaan J King Holdings. Joo Dantae guman Oh Yoonhee.

Apa kau akan berada di upacara solusi Pusat Seni Cheong A tanya Joo Dantae. Tentu saja jawab Seojin lantaran itu milikku. Maksudmu apa, kami belum menentukan Direktur tanya Joo Dantae. Seojin menginformasikan kalau kami mendapatkan pelamar selaku formalitas untuk publisitas dan sudah dipastikan secara internal bahwa Aku akan menjadi direktur.
Joo Dantae memerintahkan menerbitkan dengan baik supaya harga saham kita naik. Seojin menginformasikan kami akan mengadakan persaingan musik dikala grand opening kalau kita menghasilkan kado 300.000 dolar dan beri mereka peluang untuk dipekerjakan selaku musisi di Cheong A Art Hall, musisi top akan berbaris.
Bukankah pemenang mesti mendapatkan pengecualian dari dinas militer tanya Joo Dantae kemudian berkata lantaran persaingan tidak dapat menjadi kedok untuk menghasilkan Eunbyeol bersinar jadi kami ingin terlihat adil. Itu lucu tiba dari ayah Seok Kyung ucap Seojin kemudian menginformasikan kalau putrimu diusir dan bahkan tidak lulus.

Selamat pagi sapa Jun Ki dikala keluar dari kamar. Joo Dantae menghentikan langkahnya dan berbalik memandang Jun Ki yang sedang duduk mengajukan pertanyaan berapa usang kau akan melekat menyerupai lintah, saya akan memberimu kamar hotel jadi pergilah dari rumahku. Kenapa apakah Kau tidak tenteram tanya Jun Ki dan menginformasikan kalau ia suka tinggal bersamamu lagi lantaran ini menjinjing kembali kenangan.
Jun Ki berdiri dan berlangsung menghampiri Joo Dantae seraya mengajukan pertanyaan berapa tahun kau membebaskan diri dari kami, apakah mesti saya mengingatkanmu Baek Jun Ki. Dengan kesal Joo Dantae menawan baju Jun Ki berkata saya menjatuhkan nama itu beberapa tahun yang lalu.
Jun Ki menghempaskan tangan Joo Dantae berkata menjatuhkannya tidak menjadikannya pergi, kalau Kau tidak mau melihatku lagi bawakan Aku 50 persen saham Cheong A Group dan tidak akan mendapatkan satu persen lebih sedikit. Apa hakmu untuk mengingini uangku tanya Joo Dantae. Jun Ki berkata kau membangun perusahaan memakai duit orang tuaku jadi kupikir saya punya hak.


Jun Ki menginformasikan kalau Suryeon secantik umumnya dan ia terlihat sama menyerupai di saat ia masih muda. Kapan kau berjumpa Suryeon tanya Joo Dantae. Sayang sekali ia tidak mengingatku ucap Jun Ki namun kami masih sungguh muda kemudain menginformasikan kalau ia yakni cinta pertamaku dan Ayahku senantiasa berkata kalau saya mesti menikah dengan orang menyerupai ia jadi itu sebabnya kau sungguh menginginkannya.
Aku pikir hiasan terlihat bersahabat ucap Jun Ki dan itu terlihat sungguh menyerupai dengan rumah usang kami, Jun Ki kembali berkata kalau ia mendengar putrimu sedang belajar menyanyi klasik dan kau niscaya iri lantaran ibuku yakni penyanyi klasik lantaran kau cuma menyimak musik klasik, menikmati anggur, dan menderita OCD parah sama menyerupai ayahku, pastilah impianmu untuk hidup menyerupai ayahku.
Joo Dantae menghantam muka Jun Ki hingga tersungkur dilantai. Seojin keluar dari kamarnya dan menyaksikan Jun Ki yang tersungkur dilantai mengajukan pertanyaan apa kau baik-baik saja, Jun Ki. Jun Ki menjawab kalau ia baik-baik saja kemudian menginformasikan ia sedikit menggodanya dan menyampaikan sesuatu yang ia benci dan ia marah. Seojin menginformasikan kalau Dantae yakni putra seorang lelaki Korea-Jepang yang berhasil dan siapa pun di Osaka mengenal ayahnya.

Joo Dantae menendang papan perayaan kemudian mengajukan pertanyaan terhadap Dong Pil yang keluar dari pagar pembatas, ini masih dalam pembangunan dan berapa usang Kau bertujuan untuk menyeretnya keluar. Dong Pil member tahu kalau jalan masuk pembuangan tersumbat parah jadi kita mesti meniadakan pipa di dinding untuk mengidentifikasi penyebabnya.
Kim Mi Sook, kau tahu ia bukan tanya Oh Yoonhee menemui Dong Pil yang sedang memperbaiki air mancur hera. Dong Pil menghentikan langkahnya menjawab tidak. Lalu apakah kau membunuh seseorang kau bahkan tidak tahu tanya Oh Yoonhee. Dong Pil menginformasikan kalau ia tidak tahu apa yang kau katakana dan saya sibuk.

Oh Yoonhee mencekal tangan Dong Pil memerintahkan menyampaikan padanya kenapa kau membunuhnya kemudian menginformasikan kalau perempuan yang kau bunuh enam tahun kemudian yakni ibu kandung dari putri Suryeon. Aku mengetahui bahwa siapa pun tahu wacana waktu saya di penjara namun ini di luar batas ucap Dong Pil kemudian menginformasikan kalau ia tidak mengenalnya dan saya mengeluarkan duit iuranku jadi berhentilah dengan omong kosongmu.
Jangan menjajal bermain ndeso ucap Oh Yoonhee menghadang Dong Pil hendak pergi lantaran mayatnya tidak pernah didapatkan dan kau bahkan bukan tersangka jadi kenapa Kau menyerahkan diri. Minggir teriak Dong Pil yang menghasilkan mereka menjadi materi tontonan. Kau membunuh orang asing yang tidak kau lawan, bagaimana kau begitu berani tanya Oh Yoonhee, kemudian berkata kalau kau juga dianiaya, kalau Kau berada di penjara selama enam tahun lantaran Dantae.
Apa ia menyuruhmu membunuh ibu kandung Hye In tanya Oh Yoonhee kembali. Yoonhee panggil Dong Pil kemudian bekata kau mesti tutup lisan kalau tidak, Kau akan rampung mati juga. Pasti ada sesuatu di sana. Dantae, Hye In dan Yoo Dong Pil guman Oh Yoonhee.

Joo Dantae memerintahkan Sekertaris Jo menceritakan semua yang dijalankan Yoo Dong Pil, siapa yang ia temui, siapa yang ia hubungi dan selidiki secara menyeluruh konstruksi air mancur. Ya Pak jawab Sekertaris Jo kemudian pergi meinggalkan Joo Dantae. Oh Yoonhee, Yoo Dong Pil apa yang sedang terjadi guman Joo Dantae.


Saat belajar dikelas dan ditemani Nona Jin, Eunbyeol menginformasikan kalau ia akan ke toilet. Nona Jin menyuruhnya kembali dalam lima menit. Rona memasuki toilet dan menghampiri Eunbyeol kemudian mengajukan pertanyaan pada cobaan kinerja SNU sebelum Kau masuk untuk bernyanyi apakah kau berjumpa Seok Kyung.
Tidak jawab Eunbyeol lantaran bareng Nn. Jin selama ini. Lalu kapan Seok Kyung mengambil ponselku tanya Rona dan garis waktu tidak sesuai, apakah Nona Jin sanggup dipercaya. Maksudmu apa tanya Eunbyeol. Apakah ia walimu atau siapa lantaran ibumu kembali ke Istana Hera, jadi kenapa kau tinggal bersamanya tanya Rona.
Apa yang membuatmu begitu usang tanya Nona Jin menyusul EUnbyeol di kamar mandi ku pikir sesuatu sudah terjadi. Bisakah saya berbincang-bincang dengan Eunbyeol tanya Rona dikala Nona Jin hendak menjinjing Eunbyeol pergi. Tidak jawab Nona Jin.
Saat kembali kekelas, Rona mempertimbangkan ucapan Eunbyeol dikala di bawa pergi oleh Nona Jin yang menyuruhnya menolong dirinya. Rona menghampiri Seok Hoon berkata saya perlu meminta bantuan.

Seojin mendatangi bangunan kawasan konser, dan dengan berkaca-kaca Seojin berkata Ayah, lihat balasannya saya menyelesaikan impianmu, Pusat Seni Cheong A. Astaga, Seojin, panggungnya cocok untukmu ucap Kyujin dikala ia dan yang lain memasuki panggungnya. Kang Mari juga mengucapkan selamat sudah menyelesaikan Pusat Seni Cheong A.
Aku jamin itu akan menjadi kawasan budaya paling besar ucap Seojin. Joo Dantae berkata mulai dari konsep hingga finishingnya setiap rincian melewatiku. Begitu info itu keluar pembukaan, saham Cheong A melonjak tinggi ucap Kyujin bagaimana kau tahu untuk membangun sesuatu menyerupai ini di Distrik Cheonsoo jadi tidak sabar untuk mencari tahu siapa yang hendak menjadi administrator pusat.

Sangah menginformasikan kalau Kyujin melamar pekerjaan itu juga. Kang Mari menginformasikan kalau ia juga melamar kemudian berkata kalau Sekolah Menengah Seni Cheong A yakni permainan bawah umur maka Pusat Seni Cheong A yakni permainan global. Agar menyanggupi syarat untuk posisi itu, Kau mesti memiliki lebih dari lima persen saham di sentra ucap Seojin dan kudengar nilai Distrik Cheonsoo naik.
Senang menyaksikan kalian semua sapa Oh Yoonhee memasuki panggung lewat pintu atas kemudian berlangsung menghampiri mereka menginformasikan kalau ia di sini untuk melamar menjadi direktur. Kau, administrator sentra tanya Kyujin seraya tertawa kau terlibat dalam segala hal jangan laksanakan ini kau cuma akan terlihat buruk. Apakah Kau tahu syarat untuk melamar tanya Seojin.

Tentu saja jawab Oh Yoonhee kemudian menginformasikan kalau ia memiliki 20 persen dari kawasan ini, menghasilkan mereka semua terkejut, kemudian kembali berkata mungkin kau tidak tahu lantaran perusahaanku membelinya dan Seojin, saya percaya kau memiliki sekitar 15 persen kalau kita menjumlah saham saja jadi saya dapat menjadi administrator atasmu.
Itu cuma omong kosong dan bagaimana kau bisa memiliki 20 persen tanya Seojin. Aku suka nuansa panggungnya, ini menakjubkan ucap Oh Yoonhee mengabaikan pertanyaan Seojin kemudian pergi meninggalkan mereka. Apa yang kau lakukan, Oh Yoonhee tanya Joo Dantae seraya menyaksikan Oh Yoonhee berlangsung keluar.

Upacara Pembukaan Pusat Seni Cheong A
Oh Yoonhee mengambil duit Logan tanya Kang Mari setelah Sangah berbisik kepadanya, sepuluh miliar dolar itu dan bagaimana uangnya rampung dengan ia dan bukan Shim Suryeon. Sangah menginformasikan dikala Suryeon menghilang, Yoonhee berteman dengan Logan di AS dan sengaja mendekatinya begitulah cara ia mendapatkan investasi JohnBIO.
Kamu benar, Logan memiliki JohnBIO ucap Kang Mari dan itu artinya perempuan itu mencuri kunci brankas Logan. Apakah menurutmu Oh Yoonhee betul-betul membunuh Logan tanya Sangah. Mengapa saya tidak tanya Kang Mari lantaran ia satu-satunya yang memperoleh faedah dari kematiannya dan bagaimana lagi ia bisa berbelanja sebanyak 20 persen dari art center ini.

Ketua Joo, Kau mesti melangkah dengan sungguh hati-hati ucap Kyujin lantaran Logan sudah mati dan pemilik yang sah sudah pergi jaid mari kita ambil 10 miliar dari Yoonhee. Bagaimana kita bisa melaksanakan itu di saat kita bahkan tidak tahu di mana itu tanya Joo Dantae.
Kyujin menginformasikan kalau kami punya peluru, peluru nomor satu Yoo Dong Pil lantaran ia sudah memiliki rekor tuduhan pembunuhan pertama susah diterima itu menjadi lebih gampang dari sana dan peluru nomor dua Ha Yoon Chul bagaimana tanyanya.

Seojin menemui Suryeon di kantornya kemudian mengajukan pertanyaan apa yang terjadi tahukah kau bahwa Yoonhee berbelanja saham Cheong A Art Center jadi katakan yang bahwasanya kini atau saya akan melanggar perjanjian kita. Suryeon menginformasikan kalau ia belum pernah mendengarnya dan tidak tahu ia memiliki saham.
Kau bertindak menyerupai kerabat perempuan ucap Seojin kemudian mengajukan pertanyaan apa yang kau pahami wacana perempuan itu dan rumor menyebar di Istana Hera bahwa Yoonhee mengambil 10 miliar duit Logan. Itu tidak masuk nalar ucap Suryeon jangan terpengaruh rumor yang tidak berdasar dan tetap awasi Dantae, selain membunuh Joo Dantae, saya tidak menghiraukan apa-apa lagi.
Kamu senantiasa ditusuk dari belakang lantaran kau sungguh ndeso ucap Seojin dikala Suryeon pergi dan duit yang dikeluarkan Yoonhee yakni milik Logan, saya percaya itu, kau kehilangan semua itu dan kau tidak menghiraukan tanyanya.

Oh Yoonhee memerintahkan petugas bank merubah seluruhnya di sini menjadi satu cek kemudian keluar dari bank. Kang Mari dan Sangah timbul dikala Oh Yoonhee keluar dari bank, tidak jauh dari mereka Joo Dantae dan Kyujin berada didalam kendaraan beroda empat memantau Oh Yoonhee.

Bagaimana tokonya, kemana Saja Kamu tanya Suryeon dikala ia dan Oh Yoonhee berbicara. Upacara solusi Pusat Seni Cheong A jawab Oh Yoonhee kemudian menginformasikan kalau ia mencalonkan diri selaku administrator sentra lantaran sejak Distrik Cheonsoo terpilih kembali selaku kota gres dan siapa pun sudah mengincar posisi administrator pusat.
Tapi bagaimana kau bisa berbelanja saham itu tanya Suryeon. Oh Yoonhee menginformasikan kalau ia memperoleh investasi dari seseorang yang kukenal dan kupikir nilainya akan naik sedikit setelah Cheong A Art Hall dibuka kemudian mengajukan pertanyaan apa yang ingin Kau diskusikan. Suryeon menginformasikan kalau Joo Dantae meminta Seok Kyung untuk mencuri segelku.


Jadi apa yang ia laksanakan dengan segel itu tanya Oh Yoonhee. Suryeon menginformasikan kalau pemilik tanah 27 dan penthouse sudah berubah, mereka kini dimiliki bareng oleh Joo Dantae dan Seok Hoon. Nama bareng dengan Seok Hoon tanya Oh Yoonhee dan kenapa berada di bawah Seok Hoon dikala Seok Kyung mencuri segelnya serta Seok Hoon tidak suka ayahnya.
Aku tidak tahu mengapa ucap Suryeon entah itu untuk menghasilkan Seok Hoon dan Seok Kyung saling bermusuhan, saya tidak mengetahui bagaimana seseorang sanggup memakai bawah umur mereka sejauh ini. Oh Yoonhee berkata kalau Joo Dantae hanyalah sampah insan dan bagaimana bisa seorang ayah kemudian mengajukan pertanyaan rumah sakit tempatmu melahirkan bukankah kau menyampaikan itu ditutup.
Ya, Aku mendengar itu ditutup lantaran Direkturnya meninggal jawab Suryeon. Makara tidak ada cara untuk menyelediki file kini ucap Oh Yoonhee. Bagaimana dengan mereka tanya Suryeon. Oh Yoonhee menginformasikan kalau ada sesuatu namun belum bisa memberitahumu.


Apa yang terjadi bagaimana kalau orang melihatmu tanya Suryeon terhadap Jun Ki setelah Oh Yoonhee pergi. Jun Ki menginformasikan kalau ada sesuatu yang mendesak yang perlu saya diskusikan, Cheon Seojin menyadari siapa Joo Dantae lantaran ia menyaksikan poster buronan yang saya miliki. Kita tidak dapat menyembunyikannya selamanya ucap Suryeon jadi jangan kalut lantaran ia tidak akan bisa mengatakan dengan Dantae semudah itu.
Kau memakai cincin itu ucap Jun Ki setelah menyaksikan cincin yang di kenakan Suryeon kemudain mengajukan pertanyaan bagaimana pengusutan permasalahan Logan. Suryeon member tahu kalau dashcam dan CCTV seluruhnya sudah dibakar jadi tidak banyak yang tersisa dan tidak gampang menunjukan bahwa Dan Tae mengenakan kostum orang tua.
Ini niscaya susah ucap Jun Ki jadi kau bisa menangis kalau kau mau lantaran saya tahu bagaimana rasanya di saat kau kehilangan seseorang yang kau cintai sempurna di depan matamu dan saya pernah disana. Kau mungkin tidak ingat namun saya pernah melihatmu di saat saya masih muda pada liburan Konstruksi Simon ucap Jun Ki. Suryeon menginformasikan kalau ia tidak ingat sama sekali.
Ayahmu sungguh percaya dan menggemari ayahku kurasa itu sebabnya ia mengijinkan ijab kabul ucap Jun Ki dan kau sama cantiknya dikala itu jadi saya harap kau bisa banyak tersenyum juga, menyerupai dahulu dan biarkan saya mempertahankan Joo Dantae.

Bisakah kita bicara sebentar tanya Joo Dantae dikala Oh Yoonhee kembali ke tokonya. Oh Yoonhee menginformasikan kalau ia punya. Joo Dantae menginformasikan kalau ia kebetulan melihatmu pagi ini mengatakan dengan Tuan Yoo wacana hal-hal yang sebaiknya tidak kau bicarakan jadi amati apa yang kau katakana lantaran saya benci di saat orang lain menyebut namaku.
Kau niscaya sungguh paranoid wacana sesuatu dan menegaskan untuk tiba menemuiku di kawasan kerja dan menyuruhku tutup lisan ucap Oh Yoonhee kemudian menginformasikan kalau Pak Yoo merasa diperlakukan tidak adil di banyak bidang. Perhatikan dirimu, kalau kau menjalani kehidupan yang tidak patut dengan duit orang lain jaga saja putrimu dan tetap membisu dan menyingkir ucap Joo Dantae.
Kau bertanya-tanya wacana 10 miliar Logan tertinggal tanya Oh Yoonhee. Joo Dantae berkata, kau tetap kau tidak berganti sama sekali menghasilkan orang merasa tidak nyaman. Oh Yoonhee membalas ucapan Joo Dantae dengan berkata kau juga tidak berganti sama sekali dikala mencium sejumlah duit dan melompat ke sana seolah-olah itu semua milikmu.

Kau menghabiskan duit seolah-olah itu milikmu ucap Joo Dantae kemudian mendekati Oh Yoonhee mengajukan pertanyaan apakah kau membunuh Logan untuk mendapatkan 10 miliar dolarnya. Apakah kau ingin tahu di mana duit itu tanya Oh Yoonhee, kalau kau menjawab pertanyaanku dengan benar saya akan memberi tahumu kemana perginya.
Salah satu dari si kembar yang dimiliki Suryeon di Amerika, apa yang kau laksanakan dengannya tanya Oh Yoonhee. Joo Dantae tertawa kemudian mengajukan pertanyaan apa yang kau bicarakan. Oh Yoonhee kembali mengajukan pertanyaan bukan Seol A, yang kau tukarkan dengan Hye In namun ada satu lagi disaat Suryeon berpikir bahwa anak itu meninggal dikala melahirkan namun ia lahir dengan sungguh sehat dan kau melaksanakan sesuatu di rumah sakit di Amerika itu, apakah kau membunuhnya menyerupai kau membunuh Seol A.
Kau memerintahkan Yoo Dong Pil untuk membunuh ibu kandung Hye In atau kau sendiri yang membunuhnya tanya Oh Yoonhee bahaya macam apa yang kau alami hingga mengiriminya duit sebanyak itu dan kemudian membunuhnya nanti dan juga apa alasanmu mesti membunuh Kim Mi Sook.
Tetaplah di tempatmu, saya bersumpah Suryeon akan rampung mati karenamu teriak Joo Dantae. Mari kita lihat apa yang terjadi, mari kita lihat siapa yang balasannya mati teriak Oh Yoonhee terhadap Joo Dantae.

Flashbacak
Logan Lee menginformasikan Oh Yoonhee kalau Suyreon memiliki anak kembar, setelah mantan suaminya dibunuh di Amerika ia memiliki anak kembar dalam kondisi koma ia bilang ia mengalami keguguran dengan satu dan secara ajaib melahirkan yang lain tapi,
Aku rahasia mencari ini di rumah sakit di AS dan mereka menyampaikan satu anak lahir 2.5kg, berat tubuh yang relatif sehat dan dilepaskan lebih permulaan dalam kondisi bernapas sendiri dan anak yang lahir 1,4kg kemudian dipindahkan ke Korea yakni Seol A. Kembar Seol A masih hidup, dimana ia tanya Oh Yoonhee.
Tapi saya punya perasaan anak itu mungkin sudah mati ucap Logan Lee kalau Joo Dantae sudah mengerjakannya dikala itu dan kita bisa memeriksanya dulu, kemudian memberitahunya nanti jadi bisakah kau membantuku mencari anak itu dan saya tidak menghiraukan kalau kau memakai semua duit untuk mencari anak itu.

Aku berjanji akan mendapatkan anak itu dan membawanya kembali ke Suryeon ucap Oh Yoonhee, saya bersumpah. Berapa banyak yang ia tahu tanya Joo Dantae ia sulit dipercayai tahu anak itu kebetulan masih hidup.
BERSAMBUNG……
Sampai berjumpa lagi di The Penthouse 3 Eps 11 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang saya tulis, salam A2One.