Tentangsinopsis.com – Sinopsis The Break Upper Episode 3 (Saving the World), Jika Kalian ingin tahu daftar recapnya baca di tulisan yang ini. Untuk menyaksikan recap Episode Sebelumnya baca di link ini.

Chicco menggendong Aska yang menyamar selaku Dahlia sebab pada biasanya minum. Namun gotong royong Aska masih sadarkan diri. Dia berpura-pura menurunkan sedikit pakaiannya biar Chicco terpengaruhi olehnya.

Namun cara itu tak berhasil. Chicco menentukan untuk pulang. Aska pun menahan Dia dan meminta Chicco menemaninya. Saat itu Chicco mulai cemas dan Dia izin ke Dahlia untuk pergi ke kamar mandi.

Aska kemudian merencanakan semuanya dengan akal-akalan tidur di daerah tidurnya dan menyiapkan ponsel untuk merekam. Tetapi rencana Aska gagal total. Karena Chicco sungguh cerdik. Dia menyalakan keran air kamar mandi dan kabur dari sana dikala Dahlia lengah. Aska pun gagal dan kecewa.

Keesokan harinya, Aska masih kesal dengan Chicco. Ini pertama kalinya Dia menghadapi perjaka yang sungguh sukar untuk dideketin. Dia kesudahannya curhat dengan sahabatnya Maria perihal permasalahan itu. Tetapi Maria justru menggodanya dan menyampaikan terhadap Aska kalau Dia mungkin saja baper, terbawa perasaan terhadap Chicco.

Tak usang kemudian Irene tiba menghampirinya, Aska pun pergi dengan Irene untuk membicarakan permasalahan malam sebelumnya. Ternyata Chicco sudah menceritakan semuanya perihal tragedi malam itu di kamar Dahlia terhadap Irene. Karena itu, Irene sukar cari argumentasi untuk putus maupun berantem dengannya.

Singkat dongeng dalam dialog tersebut Irene mengeluh ke Aska kalau menurutnya Chicco adlaah perjaka yang psiko. Dia senantiasa meminta maaf dikala dirinya marah. Makara menghasilkan Irene kesal sendiri dan menghasilkan dirinya yang merasa salah.

Sepulang dari kampus, Aska mendengar kakaknya Duta (Harlan Chaniago) sedang berdebat dengan istrinya perihal permasalahan kendaraan beroda empat otomatis. Namun Aska tak mau berpihak pada siapa saja dan tidak ingin mendengarkannya. Aska menentukan mengabaikan mereka.

Dia masuk ke kamar dan membuka laptopnya. Dia pun eksklusif kepoin instagram milik Chicco. Dia terkejut dikala fotonya cuma ada dua saja. Ia pun kembali menelusuri setiap aktifitasnya. Aska kemudian mengenali kalau Chicco ini merupakan lelaki pecinta lingkungan.

Aska pun memiliki inspirasi untuk tiba ke kampus Chicco dan Dia tiba ke program kampanye perihal lingkungan hidup.

Saat itu, kata-kata Aska sukses menghasilkan Chicco yakin padanya kalau Dia juga cinta akan lingkungan.

Dengan cepat Aska dan Chicco pun akrab. Sedangkan Aska meminta maaf atas tragedi sebelumnya. Di kampus Chicco, Aska akal-akalan sok dekat dan kenal orang lain. Namun gotong royong perempuan itu yang berjulukan Dewi tak kenal padanya.

Aska pun eksklusif memukau Chicco dan mengajaknya makan. Aska kemudian meminta ponsel Chicco dan memberikannya nomor ponsel Dia. Mereka saling bertukar nomor hp.
Namun Aska justru mulai baper. Dalam hatinya, Aska menjajal menguatkan diri sendiri bahwa Dia mesti profesional dan tak boleh jatuh cinta pada Chicco.

Saat bersamaan, Chicco mengirim pesan terhadap Aska. Dia meminta maaf sebab mesti tergesa-gesa pergi. Dia bahkan mengajak Aska jalan tetapi untuk besok hari. Selain itu, Chicco juga meminta Aska tidak bilang-bilang terhadap Irene. Aska pun tersenyum lepas dan berkata, “Kena Lho!”.