Tentangsinopsis.com – Sinopsis Soundtrack #1 Episode 3, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di goresan pena yang ini yuk. Baca EPISODE SEBELUMNYA.

Sun Woo keluar dari kamar mandi menyaksikan Eun Soo yang sedang memainkan laptopnya kemudian mengajukan pertanyaan apa yang sedang kau laukan dengan laptopku. Eun Soo bangkit dan duduk di sofa seraya berkata Yoon Dong Hyun memintaku mengantarkan sesuatu dari laptopmu dan katanya itu mendesak, kemudian mengajukan pertanyaan kapan kau mulai menggemari Jenife dan kenapa kau mulai menggemari dia. Sun Woo memerintahkan Eun Soo menghentikannya menginformasikan jikalau ia akan menanganinya sendiri.

Eun Soo sedang menulis lirik lagu di buku catatannya seraya menyimak lagu melalu earphone kemudian bangkit menuju mejanya dan mengambil buku yang berada di dalam laci. Eun Soo mengambil dan membukannya, menyaksikan fotonya sersana Sun Woo dikala masih sekolah kemudian membaca catatannya, “KITA KEMBALI MENENUN BENANG WAKTU KITA PERSAHABATAN KUNING BERKATA DIA MENDUKUNG MIMPI HIJAU”


Sun Woo sedang membaca buku di perpustakaan. Eun Soo bersembunyi di balik rak buku kemudian melemperkan pesawat kertas kearah Sun Woo dan mengenainya tetapi Sun Woo mengabaikannya, menghasilkan dirinya kembali melemparkan pesawat kertas dan terkejut dikala Sun Woo yang melihatnya dan memerintahkan membukanya. Sun Woo membukanya ternyata Eun Soo mengajaknya makan.
Dan kini mereka berdua sedang berada di kantin makan bersama. Kenapa kau memotret dengan ponselmu di mana-mana padahal semestinya kau menimba ilmu tanya Eun Soo kemudian menaruh kamera di meja memberikannya terhadap Sun Woo, kembali berkata saya menyaksikan potensimu jadi dikala kau menjadi fotografer terkenal, saya akan senantiasa merepotkanmu. Setelahnya Sun Woo memfoto Eun Soo menggunakan kamera tersebut.

Dong Hyun menginformasikan Sun Woo dikala berada di studio fotonya, jikalau Benzema Lauren terkesan dengan karyamu, agennya pribadi mengontak galeri dan ingin berjumpa tahun depan untuk melakukan pekerjaan sama.
Woo Il menaruh minuman di meja memerintahkan Eun Soo meminumnya kemudian duduk di sofa seraya mengajukan pertanyaan saya sudah membaca lirik barumu, kenapa kau senantiasa saja gugup. Karena saya yang dinilai jadi orang yang menganggap tidak akan mengetahui jawab Eun Soo. Woo Il menginformasikan jikalau ia akan berjumpa Jay Jun besok sore dan memerintahkan Eun Soo bergabunglah untuk makan malam bersama.

Eun Soo pergi ke kedai makanan milik Gyeol Han dan Mari, menginformasikan jikalau ia akan berjumpa Jay Jun. Di mana sahabatmu di momen yang penting ini tanya Mari. Aku belum menginformasikan beliau jawab Eun Soo kemudian mengajukan pertanyaan sudah berapa usang kau berteman dengan Gyeol Han. Lima belas tahun kemudian delapan tahun menikah jawab Mari.
Bagaimana kau menikahi seseorang yang sudah 15 tahun menjadi temanmu tanya Eun Soo kembali. Kami menikah dikala sudah hamil jawab Mari kemudian mengajukan pertanyaan kenapa kau bertanya, apa Han Sun Woo menyampaikan beliau menyukaimu. Kalian berdua tahu tanya Eun Soo. Hanya kau yang tidak tahu jadi ini peluang manis bagimu untuk mulai berpikir uca Mari.
Aku menghabiskan 2/3 hidupku bareng Sun Woo, hal itu membuatku sungguh kesal dan takut mungkin akan menyakitinya jadi saya dihentikan menyakiti Sun Woo alasannya yakni beliau sungguh bermakna bagiku ucap Eun Soo.


Sun Woo menghentikan langkahnya dikala berada di depan toko bunga dan menyaksikan bunga tersebut. Eun Soo kembali kerumahnya dan terkejut dikala menyaksikan bunga yang tiba-tiba timbul di depannya dan ternyata dari Sun Woo. Aku sudah tidak murka jadi maaf soal kemarin, saya tidak pantas bereaksi menyerupai itu ucap Sun Woo. Baiklah, kita sudah berbaikan, saya juga minta maaf alasannya yakni mengusikmu soal itu ucap Eun Soo.
Kau mengajukan pertanyaan kapan saya mulai menyukainya yakni sudah delapan tahun dan mungkin lebih lama, 8 tahun kemudian saya mulai sadar bahwa saya sudah jatuh cinta padanya, beliau yang yakin kepadaku tak peduli apa yang sudah dan akan kulakukan, beliau senantiasa berkata saya yang terbaik jadi saya akan menginformasikan beliau ucap Sun Woo.

Dengan mengendap-endap Eun Soo keluar dari kamarnya dan menyaksikan roti di meja makan kemudian keluar dan terkejut dikala menyaksikan Sun Woo keluar dari dalam rumahnya. Aku sudah sanggup melihatmu menggigil kedinginan dikala malam jadi kau mesti mulai mengenakan ini ucap Sun Woo kemudian memasangkan syal di leher Eun Soo.
Kau sedang apa tanya Eun Soo. Memperbaiki sepedamu alasannya yakni kau menggemari sepeda ini jawab Sun Woo kemudian menanyakan akan pulang jam berapa terhadap Sun Woo dikala Eun Soo akan pergi. Eun Soo menginformasikan jikalau ia akan pulang larut dan memerintahkan Sun Woo tidur saja kemudian pergi. Ada sesuatu yang ingin kusampaikan ucap Sun Woo seraya menyaksikan kepergain Eun Soo.

Woo Il dan Eun Soo pergi ke kedai makanan kawasan bertemunya dengan Jay Jun. Jay Jun bareng CEO dan manger duduk di kursinya masing-masing dan mulai minum bersama, seraya membahas lagu debut bareng Woo Il dan Eun Soo. Sementara di rumah, Sun Woo sedang menyaksikan foto hasil jepretannya.
Setelah selesai, Woo Il dan Eun Soo mengirim Jay Jun memasuki mobilnya dan pergi. Woo Il mengajak Eun Soo untuk minum bersama. Sementara di rumah, Sun Woo mengendarai sepeda Eun Soo yang sudah di perbaikinya dan menelpon Eun Soo tetapi tidak di jawab.


Soal ucapan CEO tadi ucap Eun Soo terhadap Woo Il yang duduk di hadapannya dikala berada di salah satu cafe. Aku tidak bermaksud menekanmu tetapi saya menyampaikan itu terhadap mereka alasannya yakni yakin kau penulis lirik bagus, kau tidak perlu menyampaikan apa pun kini dan berikan waktu baik dalam pekerjaan atau mengenal satu sama lain ucap Woo Il.
Sun Woo turun dari taksi dan menghentikan langkahnya dikala menyaksikan Eun Soo yang sedang bareng Woo Il di cafe, kemudian masuk kedalam dan duduk di samping Eun Soo dan menyantap masakan milik Eun Soo. Eun Soo pamit untuk menelpon dikala menyaksikan situasinya yang tegang. Woo Il bangkit dan mengambil syal milik Eun Soo yang jatuh dan kembali duduk seraya berkata saya gres menyampaikan saya menyukainya, kuberi waktu dan mengenalnya.
Eun Soo kembali, menginformasikan jikalau ia agak sakit kepala dan memerintahkan mengakhirinya. Sun Woo memerintahkan Eun Soo untuk pulang lebih dulu, menginformasikan jikalau ia ada permasalahan lain kemudian pergi.

Eun Soo pergi ke studio Sun Woo menanyakan di mana Sun Woo terhadap Dong Hyun. Dia pergi belum usang jawab Dong Hyun. Eun Soo menampilkan cokelat terhadap Dong Hyun seraya berkata kemarin Sun Woo bilang ada kabar baik yang kau rayakan. Sun Woo yang mesti merayakannya, bukan saya ucap Dong Hyun kemudian menginformasikan jikalau ia dan Sun Woo akan berkeliling Eropa.
Seberapa besar peluang ini untuknya tanya Eun Soo. Ini yakni peluang yang sanggup merubah seluruh hidupnya alasannya yakni satu festival bareng orang ini bermakna namanya akan dipahami dunia jawab Dong Hyun kemudian mengajukan pertanyaan kau sama sekali tidak tahu. Tidak jawab Eun Soo. Dong Hyun memerintahkan Eun Soo untuk menghubunginya dikala mendengar sesuatu dari Sun Woo.


Eun Soo kembali ke rumahnya, menyaksikan Sun Woo yang bangkit di sana mengajukan pertanyaan ada apa. Sun Woo menampilkan sepeda di belakangnya seraya berkata ini sepeda pertamamu, saya juga mengajarimu bersepeda dengan ini jadi saya tidak sanggup mencampakkan sesuatu yang memiliki ingatan terindah kita.
Kau ingat ucapanku dikala saya menampilkan kamera pertamamu tanya Eun Soo kemudian berkata persahabatan kuning itu mendukung mimpi hijau dan saya senantiasa yakin kau lebih baik dari orang sepertiku jadi persahabatan kuningku akan senantiasa berada di sisimu alasannya yakni kita teman dekat dan itu yang kurasakan.
Selamat tinggal, jadwalku menjadi lebih singkat jadi saya berangkat besok dan menyerupai perkiraanmu, kurasa saya akan menjadi fotografer yang sungguh kondang ucap Sun Woo. Aku sungguh bahagia untukmu, sudah kubilang kau ini berbakat ucap Eun Soo.

Eun Soo mengantarkan Sun Woo pergi ke halte bus menuju bandara, mengajukan pertanyaan tidak ada yang tertinggal, bukan. Aku tidak sepertimu ucap Sun Woo kemudian memerintahkan Eun Soo makan terorganisir dan menutupi leher mudah-mudahan tetap hangat.
Baiklah saya mengerti, senantiasa saja mengomel ucap Eun Soo kemudian menginformasikan jikalau ia teringat hari dikala kau mengikuti wajib militer. Aku mesti berangkat, hati-hati di jalan pulang ucap Sun Woo kemudian memasuki bus yang gres datang. Hubungi saya dikala kau tiba ucap Eun Soo seraya melambaikan tangannya kemudian pergi.

Eun Soo menghentikan langkahnya untuk membaca pesan dari Sun Woo, “Aku menghasilkan manisan jeruk keprok dan kusimpan di lemari dapur. Pasti lebih yummy dari makan jeruk keprok langsung.”
“Han Sun Woo tercinta yang kurindukan, mungkin saya akan sanggup menulis lirik terbaik kali ini. Karena risikonya saya mengetahui maksudmu soal cinta tidak berbalas.”
BERSAMBUNG……
Sampai berjumpa lagi di Soundtrack #1 Eps 4 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang saya tulis, salam A2One.