Secret Royal Inspector And Joy Ep 12

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Secret Royal Inspector and Joy Episode 12, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode sebelumnya disini ya.

foto:tvN

“Episode 12, Chinguk – Raja sendiri yang menginterogasi pelanggar aturan berat”

Yi Eon menginformasikan Tae Seon kalau ia mellihat bekas luka di pergelangan tangan tabib nanah hari itu dan juga menyaksikan bekas luka yang serupa di pergelangan tangan Park Tae Seo. Jadi, itu benar kalau Park Seung terlibat dalam final hidup Putra Mahkota ucap Tae Seon. Yi Eon menampilkan buku Jurnal Farmasi terhadap Tae Seon.

Tidak ada belahan yang menyebutkan Park Seung jadi tidak akan mengambarkan ia membunuh Putra Mahkota ucap Tae Seon. Park Seung mempergunakan anak haramnya Tae Seo untuk mencuri beras pajak dari Provinsi Chungcheong, berkolusi dengan pejabat pemerintah, membunuh inspektur diam-diam dan mencuri atau membatasi semua laporan dari wilayah itu, selaku imbalan membunuh Putra Mahkota dan mendapat Provinsi Chungcheong dari seseorang ucap Yi Eon.

Spekulasimu sungguh masuk nalar namun perkara ini terlalu serius untuk dibahas sendirian kalau kita menciptakan kesalahan, kita sanggup terluka dan mesti menyelidikinya dengan benar jadi untuk di saat ini, selama interogasi, jangan membahas Putra Mahkota dan konsentrasi menangkap Park Seung, kita lucuti kekuatannya dahulu, gres kita lanjutkan, cuma itu potensi kita ucap Tae Seon.

foto:tvN

Pengawal Putra Mahkota menemui dan menampilkan amplop terhadap Deok Bong seraya berkata kalau jumlahnya tidak cukup, saya sanggup mengirim pesan. Berkat gemar memberi itu, kami sanggup menetap di Pulau Ekor di saat kami tak punya kawasan tujuan lain dan memberi kami keberanian untuk bertahan hidup ucap Deok Bong kemudian menginformasikan akan bersiap untuk pergi, begitu punya cukup duit untuk naik salah satu kapal dan akan menenteng para perempuan dan anak-anak, meninggalkan Joseon.

Pekerja menemui Deok Bong yang gres tiba kemudian menginformasikan kalau Gokdu hancur berserakan setelahnya mereka pergi kesana. Ba Hwe mendekati Deok Bong berkata saya sukses mengamankan barang barang jualan dan upeti untuk Raja yang mereka curi, mereka sepertinya tidak tahu wacana senapan atau mesiu dan tidak sanggup mendapatkan buku besar yang menyebutkan kita.

foto:tvN

Tae Seo, kau sengaja tiba ke sini tanya Mal Jong yang sedang berada di penjara. Aku sanggup saja membunuh Park Seung sekarang, andai kalian berdua tidak ditangkap menyerupai orang kurang bakir ucap Tae Seo kemudian mengeluarkan kertas yang di dapatkan dari tabib, kembali berkata saya akan melaksanakan apa pun meski mesti mengorbankan nyawaku untuk membunuh Park Seung dengan ini.

Katakan saja kau melakukannya sebab saya memerintahkanmu dan tetaplah hidup dan keluar dari sini ucap Tae Seo. Bagaimana denganmu tanya Maeng Soo. Aku akan menggunakan ini untuk melaporkan Park Seung jadi membisu dan keluar dari sini hidup-hidup ucap Tae Seo.

foto:tvN

Go Pal dan Yook Chil sedang memasak, sebab masakannya keasianan balasannya mereka berdua memakannya. Yi Eon tiba menghampiri Go Pal dan Yook Chil seraya berkata saya menciptakan duit dan mereka menghabiskannya, kemudian menyuruhnya membawakannya buku besar transaksi mesiu dari persembunyian. Go Pal menginformasikan kalau Joy yang pegang.

Kim Joy tiba dengan menenteng buku kemudian memberikannya terhadap Yi Eon seraya berkata maafkan aku, semestinya saya eksklusif memberikannya kepadamu namun saya menjajal mengkremasi buku besar ini. Ini waktu yang sempurna untuk menyerahkannya jadi jangan kalut ucap Yi Eon. Kim Joy mengutus Yi Eon mengecek dan ungkap kebenarannya, menginformasikan ingin tahu jawaban lengkapnya.

foto:tvN

Yi Eon menahan tangan Kim Joy yang mau pergi kemudian mengajukan pertanyaan kau sudah makan. Kamu bilang kau ingin makan semur produksi Bori tanya Kim Joy, menginformasikan kalau ia yang memberinya resep kemudian Kim Joy menciptakan resepnya. Tidak, saya mungkin akan membuka kedai makanan semur nanti ucap Kim Joy di saat Yi Eon meminta resepnya.

Yi Eon memeluk Kim Joy dari belakang seraya berkata kalau kau tidak mau memberitahuku resepnya, kau sanggup tiba ke rumahku saban hari dan mengolah masakan ini untukku sebab saya ingin kau ada di rumahku setiap kali saya pulang kerja. Malam harinya, Kim Joy dan Yi Eon makan bareng hasil masakannya seraya bertukar cerita.

foto:tvN

Deok Bong menampilkan senapan terhadap Ba Hwe seraya berkata kubur aconitum di lumbung akrab gunung dan kubur senapannya di pantai berpasir, cuma simpan buku besar yang kita butuhkan, dan bakar sisanya. Bagaimana kalau mereka tiba dan menggerebek kawasan kita juga tanya pekerja terhadap Deok Bong sesudah menutup rumahnya. Aku akan melindungi Pulau Ekor apa pun yang terjadi ucap Deok Bong.

Deok Bong memasuki ruangan rahasianya kemudian menawan Han Ki berdiri dan memberikannya minum, menyuruhnya mengulangi perkataannya. Aku sanggup membantumu pergi dengan kapal absurd dan untuk naik kapal asing, kau butuh lebih dari sekadar duit ucap Han Ki.

foto:tvN
foto:tvN

Tae Seo dan yang yang lain menyaksikan Raja sesudah epilog matanya di buka yang sedangdi interogasi. Tae Seon menginformasikan Raja kalau Tentara menggeledah kantor Gokdu di Pulau Ganghwa namun gagal mendapatkan Kang Han Ki. Setelah mendapat perintah dari Raja untuk menyikasa dengan menghantam sebanyak 30 kali, para tentara memukuli Mal Jong menyuruhnya mengakui kejahatannya.

Mal Jong menyaksikan Tae Seo, dengan menangis berkata semua yang kulakukan Tae Seo yang menyuruhku kemudian Park Do Soo itu membunuh Hong Seok Gi, Kepala Administrasi Transportasi Maritim.

Kamu membunuh Kepala Administrasi Transportasi Maritim tanya Raja dan di jawab saya tidak membunuhnya oleh Do Soo. Bi Ryung masuk sesudah Yi Eon menyuruhnya, kemudian berkata Park Do Soo membunuh Kepala Administrasi Transportasi Maritim, menahanku di luar keinginanku dan membawaku ke persembunyian Park Tae Seo.

Park Seung meamasuki istana kemudian berkata saya dibebaskan oleh belas kasih dan kemurahan Yang Mulia, dan kini hadir untuk memimpin selaku hakim. Park Seung dicurigai selaku dalang, tidak benar melepaskannya apalagi menjadikannya hakim ucap Tae Seon keapada Raja. Kalau begitu, saya akan menurunkan Park Seung dan mencabut hak istimewanya jadi berhenti protes dan Hakim sanggup melanjutkan interogasi ucap Raja kemudian pergi.

Mal Jong menginformasikan kalau ia mempunyai catatan distribusi dan menyembunyikannya di kawasan yang cuma dipahami olehku. Mohon tahan para penjahat di sel terpisah dan izinkan kami melanjutkan sesudah menghimpun lebih banyak bukti ucap Yi Eon terhadap Raja dan di ijinkan olehnya, setelahnya para tentara menenteng Tae Seo dan yang yang lain pergi.

foto:tvN

Kamu menyembunyikan catatan distribusinya, bukan tanya Maeng Soo terhadap Mal Jong yang gres tiba. Aku tidak sanggup memercayai lelaki bau tanah itu, Park Seung jadi kusembunyikan dan akan mengambilnya jadi tunggulah di sini.

Prajurit tiba dan menenteng Mal Jong pergi untuk mengambil bukunya. Mal Jong menginformasikan tentara letak bukunya sesudah hingga di kedai, berkata kalau menyaksikan ke dalam, kau akan menyaksikan cap Park Seung.

Prajurit tiba ke penjara mananyakan di mana Mal Jong terhadap Tae Seo. Penjaga gres saja membawanya jawab Tae Seo. Sedangkan tentara yang menenteng Mal Jong di kawasan sepi dan mengeluarkan pedang, mengayunkan terhadap Mal Jong menjadikannya meninggal, setelahnya menenteng jasad Mal Jong ke suatu rumah dan menguncinya.

foto:tvN

Apa maksudmu ia meninggal tanya Yi Eon terhadap Tae Seon. Saat pengawal yang kita kirim tiba, itu sesudah penjaga lain membawanya, niscaya Park Seung yang melakukannya sebab menurut penjaga, Cha Mal Jong berbohong dan menjajal kabur dan ia meninggal tanpa sengaja dalam prosesnya. Bagaimana dengan catatan distribusinya tanya Yi Eon. Mereka bilang itu tidak pernah ada ucap Tae Seon kemudian menginformasikan Yi Eon kalau Yang Mulia memihak Park Seung.

“Karena Mal Jong sudah mati, tidak mungkin untuk menyelidikinya jadi kami akan menghentikan interogasi ini. Park Do Soo akan diasingkan. Park Tae Seo dan Ji Maeng Soo akan dieksekusi.”

Akhirnya, ini juga selsai denganmu ucap Park Seung di saat menyaksikan Tae Seo sedang di bawa prajurit. Tae Seon menemui Yi Eon menginformasikan kalau Park Tae Seo dan Ji Maeng Soo akan secepatnya dieksekusi. Jika mereka mati, itu akan menjadi final dari pengusutan ini ucap Yi Eon kemudian pergi.

foto:tvN

Yi Eon menemui Park Seung di rumahnya bekrata saya mesti tahu alasanmu membunuh Putra Mahkota sebab kau mengutus Park Tae Seo membawakan tonik herbal berisi aconitum ke kamar Putra Mahkota.

Seperti dulu dan sekarang, kamulah yang gagal menangkap atau menghentikanku ucap Park Seung menginformasikan saya sudah tahu sejak permulaan kalau kau akan melaksanakan persis menyerupai yang kuharapkan.

foto:tvN
foto:tvN

Seseorang memanah tali ynag di pakai untuk mengikat Tae Seo di saat sedang akan di eksekusi. Tae Seo secepatnya melepaskan talinya kemudian mengambil pedang milik salah satu tentara dan menodongkannya di depan leher Tae Seon. Yi Eon tiba mengambil pedang tentara kenodongkannya di depan Tae Seo. Tae Seo mendorong Tae Seon kemudian melarikan diri dan di kerjar Yi Eon berserta prajurit.

Yi Eon menghajar dan melawan Tae Seo menggunakan pedang. Maeng Soo menenteng pergi Tae Seo sesudah menghajar Yi Eon. Sedangkan Yi Eon berdiri dan menyaksikan Maeng Soo dan Tae Seo pergi.

BERSAMBUNG……

Sampai berjumpa lagi di Secret Royal Inspector and Joy Eps 13 dan jangan pernah bosen untuk membaca di drama yang saya tulis, salam A2One.

Red Shoes (Drama Korea 2021)

Tentang Sinopsis – Red Shoes yakni drama Korea harian bergenre Melodrama, Keluarga, dan Romantis. Serial KDrama ini tayang di kanal televis...