Red Shoes Eps 85 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 85 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari dongeng spoiler Episode sebelumnya cek disini

Soo Yeon menanti di Nosang. Tak lama, Tae Gil datang.

Melihat Tae Gil, Soo Yeon eksklusif nangis, Tae Gil-ssi.

Tae Gil : Apa maksudmu kamu diusir dari rumahmu?

Soo Yeon memeluk Tae Gil.

Yu Kyung dan kedua temannya kaget.

Tae Gil menoleh ke mereka dan mereka eksklusif akal-akalan sibuk. Tae Gil mengajak Soo Yeon ke ruangan VIP.

Tae Gil : Katakan padaku. Kau diusir dari rumah alasannya yakni tidak mau putus denganku?

Soo Yeon mengangguk.

Tae Gil : Kau bukan anak kecil lagi.

Tae Gil kemudian minta maaf. Dia bilang itu salahnya.

Soo Yeon bilang beliau gak tahu mesti kemana dan ngapain. Hanya Tae Gil satu-satunya yang terlintas di pikirannya. Dia juga tak mau pulang ke rumah.

Soo Yeon : Apa yang mesti kulakukan?

Tae Gil juga bingung.

Soo Yeon : Jika tidak keberatan, mari hidup bersama. Aku punya cukup duit untuk berbelanja kawasan tinggal.

Tae Gil menolak. Dia tak mau tinggal di rumah yang dibeli Soo Yeon. Dia tak mau menjadi kutu.

Soo Yeon : Apa maksudmu? Kenapa itu penting siapa yang mendapatkan tempat?

Tae Gil bilang alasannya yakni beliau nrimo dan beliau mau hidup dengan Soo Yeon di kawasan yang beliau beli.

Soo Yeon : Kalau begitu temukan sekarang.

Tae Gil : Tapi, saya tidak punya uang.

Di rumah, Jin A, Gun Wook dan Sun Hee lagi menonton TV yang memberitakan iklan Lora Shoes.

Disebutkan bahwa sepatu yang dirilis Lora mendapatkan banyak cinta dari konsumen.

Sun Hee mematikan TV. Gun Wook tanya kenapa TV nya dimatikan, padahal mereka lagi menonton.

Sun Hee : Itu cuma akan menggerogoti kita.

Gun Wook : Noona, apa beliau meniru desainnya lagi untuk sepatu gres itu? Atau Min Hee Kyung sungguh-sungguh mendesainnya?

Jin A menjawabnya dengan lemas, saya tidak yakin.

Yu Kyung pulang sama Tae Gil. Tae Gil tiba menenteng koper.

Tae Gil memerintahkan Soo Yeon masuk.

Soo Yeon masuk.

Jin A terkejut menyaksikan Soo Yeon.

Hee Kyung mengambil sikat gigi Jin A.

Tapi sehabis mengambil sikat gigi Jin A, beliau mendapatkan flashdisk di dalam gelas beling kawasan beliau mengambil sikat gigi Jin A tadi.

Hee Kyung pun kembali ke ruangannya. Dia ingin tahu isi flashdisk itu.

Bersamaan dengan itu, ponselnya berbunyi.

Hee Kyung : Datang ke ruanganku. Aku sudah memberi tahu keamanan.

Selesai menelpon, beliau menyaksikan isi flashdisk. Dia terkejut isinya catatan suap.

Hee Kyung : Kenapa Jemma memiliki ini?

Lalu beliau ingat dikala Ju Hyung keluar dari kamarnya dengan argumentasi gunting kuku.

Hee Kyung : Aku percaya Ju Hyung mengambilnya tetapi kenapa ini ada pada Kim Jemma.

Lalu beliau ingat kata-kata Ju Hyung yang menentukan menikah dengan Jin A.

Sadarlah Hee Kyung kalau Ju Hyung dan Jin A melakukan pekerjaan sama.

Orang suruhannya datang. Hee Kyung eksklusif menyediakan sikat gigi itu.

“Periksa dua kali.”

“Sebelumnya saya menyidik beberapa kali.”

Hee Kyung berkeras meminta penduduknya menyidik sikat gigi itu, kalau perlu hingga 10 kali.

Orangnya mengetahui dan beranjak keluar.

Paginya, Ju Hyung dan Jin A di pantry.

Ju Hyung : Kau baik-baik sekarang?

Jin A : Ya, saya sakit kepala sesekali tetapi saya baik-baik saja.

Ju Hyung : Aku lega.

Jin A : Kau ingin mengatakan sesuatu denganku?

Ju Hyung : Tidak, saya cuma ingin minum kopi denganmu.

Sontak Jin A terkejut mendengarnya.

Ju Hyung : Jangan lupa kita sedang berpura-pura. Kita mesti mulai menyebarkan rumor dari tim penjualan kita. Kalau tidak, tidak akan ada yang percaya.

Melihat ekspresi Jin A, Ju Hyung berkata, beliau tahu Jin A tak suka.

Ju Hyung : Aku tahu cuma Ki Seok yang kamu inginkan. Tapi bukankah kita mengharapkan hal yang sama? Itu pemahamanku.

Jin A : Kita akan lakukan.

Lalu mereka mendengar bunyi So Bin dan Ye Eun.

Sontak lah, Ju Hyung eksklusif bangun dan memegang tangan Jin A.

So Bin dan Ye Eun masuk. Mereka terkejut menyaksikan Jin A dan Ju Hyung pegangan tangan.

Jin A yang tak nyaman, eksklusif menawan tangannya.

So Bin dan Ye Eun eksklusif pergi.

Ju Hyung bahagia mereka sukses menghasilkan dua dari tim mereka terkesan.

Ju Hyung : Mereka akan membicarakan kita mulai sekarang. Aku tahu orang-orang akan bergunjing dan mengkritikmu. Kau sanggup menanganinya, kan? Kau bahkan kembali dari pintu kematian.

Manajer Yeo memberi tahu Hee Kyung apa yang terjadi di pantry tadi.

Hee Kyung kaget.

Manajer Yeo : Semua orang membicarakan itu.

Hee Kyung kesal, bodoh.

Hee Kyung kemudian mendapatkan telepon.

Hee Kyung : Baik.

Setelah itu, beliau nanya ke Manajer Yeo, apa Manajer Yeo pernah dengar ihwal orang yang berbelanja saham perusahaan mereka.

Hee Kyung : Menurutmu itu Ju Hyung?

Manajer Yeo : Aku tidak yakin. Aku belum positif.

Hee Kyung : Cari tahu sekarang.

Manajer Yeo : Baik.

Hee Kyu : Manajer Yeo, kamu tahu kan betapa saya percaya dan bergantung padamu?

Manajer Yeo : Ya, Min Daepyo. Aku bersedia.

Manajer Yeo pergi.

Hee Kyung lantas menemui Hyeok Sang.

Hee Kyung : Yeobo, kudengar seseorang berbelanja saham perusahaan kita. Apa kamu tahu?

Hyeok Sang : Ya, saya tahu.

Hee Kyung : Tidakkah kita mesti mencari tahu siapa dia? Kita mesti bergerak…

Hyeok Sang : Jauhi itu! Tidak ada yang berlangsung baik kalau kamu terlibat. Jika kamu ingin laksanakan sesuatu, konsentrasi saja pada sepatu yang sungguh kamu senangi itu.

Hee Kyung kesal, kemudian beliau membicarakan Ju Hyung dan Jin A.

Hee Kyung : Kudengar Ju Hyung dan Jemma menjalin hubungan serius. Jemma mungkin akan menjadi menantumu kalau kamu beruntung.

Hyeok Sang : Lihat siapa yang bicara. Kau akan menjadi ibu mertuanya.

Kesal, Hee Kyung beranjak pergi.

Hee Kyung menemui Nyonya Choi. Ceritanya, beliau membujuk Nyonya Choi untuk berbelanja saham Lora.

Nyonya Choi menolak dan berkata kalau beliau cuma percaya kertas berbau uang. Dia tidak percaya angka yang tidak sanggup beliau lihat.

Hee Kyung : Jika kamu berbelanja saham kami, saya akan memberimu kursi di dewan direksi.

Nyonya Choi : Kenapa saya memerlukan itu pada usiaku? Berhenti menggangguku dan tepati janjimu. Aku sudah berinvestasi terlalu banyak, kenapa kamu tidak memecat Kim Jemma?

Hee Kyung : Ju Hyung tidak akan bertahan kalau kamu menjadi anggota dewan. Itu artinya, Kim Jemma akan hancur juga. Biarkan saya meningkatkan kabar modern juga. Kudengar Kim Jemma terlibat hubungan asmara dengan Kwon Ju Hyung.

Nyonya Choi terkejut mendengarnya.

Hee Kyung : Sekarang kamu tahu kan betapa hebatnya penyihir itu?

Hee Kyung keluar. Bersamaan dengan itu, Ki Seok pulang.

Ki Seok kesal menyaksikan Hee Kyung, ada apa kamu kemari.

Hee Kyung : Secara alami, saya ada bisnis dengan nenekmu. Kau tak mau dengar kabar ihwal Jemma? Kau niscaya merindukannya. Maaf, tetapi beliau jatuh ke pelukan lelaki lain lagi. Kudengar Jemma berpacaran dengan Ju Hyung. Apa yang menjadikannya begitu menarik sehingga beliau sanggup memanipulasi setiap lelaki yang ditemuinya?

Ki Seok : Dia niscaya mengikuti ibunya.

Ki Seok beranjak ke atas.

Di rumah, Hyeok Sang berupaya menghubungi Soo Yeon tetapi Soo Yeon gak jawab.

Hee Kyung pulang. Hyeok Sang : Kau pernah dengar kabar Soo Yeon?

Hee Kyung : Kenapa kamu peduli? Dia sendiri yang pergi.

Hyeok Sang : Dia satu-satunya adikku.

Hee Kyung : Semuanya cuma satu-satunya. Satu-satunya adik dan satu-satunya anak. Kau pikir kita punya beberapa?

Hyeok Sang : Aku hidup dengannya sepanjang waktu. Kau bahkan tidak cemas?

Hee Kyung : Kenapa harus? Dia ingin menikah dengan si sampah So Tae Gil.

Hyeok Sang : Tetap saja periksa kotak masukmu.

Hee Kyung : Dia tidak akan!

Ponsel Hee Kyung berdering. Ada pesan masuk, ihwal hasil tes DNA.

“Haruskah kukirimkan melalui e-mail atau pesan?”

Hyeok Sang bangun dan ingin menyaksikan pesan itu. Dia menduga itu pesan dari Soo Yeon tetapi Hee Kyung eksklusif menjauhkan ponselnya.

Bersambung……

Next ep : Hasil tes DNA mengatakan, kalau Jin A dan Hyeok Sang yakni anak dan ayah kandung.

Red Shoes (Drama Korea 2021)

Tentang Sinopsis – Red Shoes yakni drama Korea harian bergenre Melodrama, Keluarga, dan Romantis. Serial KDrama ini tayang di kanal televis...