Tentangsinopsis.com – Sinopsis Red Shoes Episode 78 Part 1, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain untuk cari kisah spoiler Episode sebelumnya cek disini….
Foto KBS2
Soo Yeon tengah bareng salah satu lansia yang menggunakan jasa panti jomponya.
Mereka ada di salon Amor Fati Care Center.
“Rambutmu terlihat luar biasa. Kau terlihat lebih muda dan berkelas dengan rambut barumu.”
“Elegan?”
Si nenek tertawa.
Soo Yeon bertanya, apa ada fasilitasnya yang tidak tenteram dipakai.
Soo Yeon bilang, jikalau ada, mereka akan secepatnya memperbaikinya.
Si nenek bilang beliau menggemari semuanya.
“Semuanya menyemangatiku. Khususnya, dry sauna. Itu sungguh menenangkan.”
“Sudah kuduga.”
Foto KBS2 Foto KBS2
Tiba-tiba, seorang lelaki tiba dan menyampaikan ‘Amor Mio’.
Sontak lah Soo Yeon eksklusif dag dig dug. Tapi pas berbalik, ternyata yang bilang amor mio bukan Tae Gil, namun Kang Soe.
Soo Yeon eksklusif kesal, apa masalahmu! Ngomong-ngomong, apa yang gres saja kau bilang. Amor mio? Aku tidak sanggup berkata-kata.
Kang Soe : Tepat.
Soo Yeon : Kenapa kau menyampaikan itu? Kenapa?
Kang Soe : Kau kelihatannya sungguh menyukainya ketika kepala ikan teri itu mengatakannya terakhir kali. Kaprikornus saya mencobanya juga. Bukankah saya lebih baik?
Soo Yeon kian kesal.
Foto KBS2
Soo Yeon dan Kang Soe nge-teh bareng di ruangannya.
Tapi Kang Soe nya malah merhatin Soo Yeon mulu. Soo Yeon melirik Kang Soe, minum.
Foto KBS2
Kemudian Tae Gil datang. Tae Gil terkejut menyaksikan Kang Soe ada di sana.
Kang Soe : Hei, tukang masak! Apa masalahmu!
Tae Gil : Kau sedang apa disini?
Kang Soe eksklusif berdiri dan bergegas menjauhkan Tae Gil dari Soo Yeon.
Kang Soe : Kami berjumpa dengan tujuan untuk menikah. Kaprikornus jangan dekati wanitaku dikala kau bahkan tidak sanggup mendukungnya.
Tae Gil emosi dan menawan dasi Kang Soe.
Kang Seo : Kenapa kau! Lepaskan aku.
Tae Gil melepaskan Kang Soe.
Kang Soe : Lihat dirimu. Semua yang kau bawa hanyalah tas makanan murah ini dan kau berpikir sanggup mendapatkan Soo Yeon? Kau virus. Tikus kotor.
Foto KBS2
Soo Yeon marah, apa yang salah dengan tas makan siangnya? Di dalam tas itu, ada tteokbokki terenak.
Kang Soe bilang beliau sanggup memberi yang lebih untuk Soo Yeon.
Kang Seo : Aku sanggup memberi berlian. Aku tidak akan menjinjing tas murahan seumpama ini, namun tas desainer.
Tae Gil emosi dan menjajal menghalau Kang Soe.
Kang Soe pun akhrinya pergi sambil mengatai Tae Gil.
Foto KBS2 Foto KBS2
Soo Yeon bersikap hambar pada Tae Gil. Dia tanya kenapa Tae Gil datang.
Tae Gil bilang beliau tiba membawakan tteokbokki untuk Soo Yeon.
Soo Yeon : Jangan tiba lagi kemari. Aku sudah melalaikan tteokbokki.
Tae Gil gak mengetahui kenapa Soo Yeon sanggup melalaikan tteokbokki.
Soo Yeon : Kau tidak tahu?
Tae Gil bilang beliau tidak tahu apapun. Yang beliau tahu merupakan beliau mengasihi Soo Yeon.
Tae Gil : Tidak seorang pun sanggup memisahkan kita. Aku tidak akan menyerah.
Foto KBS2
Ju Hyung datang.
Melihat Ju Hyung, Tae Gil eksklusif pamit.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ju Hyung : Nugu?
Soo Yeon : Bukan siapa-siapa. Ada apa kau kemari?
Ju Hyung bilang beliau ingin tau apa Soo Yeon sudah mendapatkan diary nenek.
Soo Yeon bilang beliau belum menemukannya.
Foto KBS2
Ju Hyung kembali ke ruangannya.
Dia bertanya-tanya, dimana diary itu.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hyeok Sang masuk. Ju Hyung pun bicara dengan ayahnya.
Hyeok Sang : Apa rencanamu? Kau niscaya sudah tahu ibumu paranoid wacana Lora Shoes.
Ju Hyung : Aku mendengar dewan direksi memiliki lumayan banyak waktu tentukan untuk menutupnya, namun itu dikesampingkan lantaran audit yang tidak terduga. Bukankah kita mesti menutupnya sekarang? Aku sungguh ketakutan bahwa saham yang belum kuterima akan dipakai untuk menutup lubang yang dibentuk oleh Lora Shoes.
Hyeok Sang : Apa?
Ju Hyung : Ini tidak seumpama Ibu Tiri satu-satunya yang sanggup menjalankan Lora Shoes. Dia sudah kehilangan sentuhannya dan ketinggalan zaman. Kau mesti mendapatkan itu.
Hyeok Sang : Ya, saya setuju denganmu wacana itu.
Ju Hyung : Kemudian, biarkan saya menyebarkan Lora Shoes dan menjadikannya sukses. Kau tahu saya sanggup melakukannya.
Hyeok Sang : Tapi itu bukan sesuatu yang sanggup dipastikan begitu cepat.
Ju Hyung : Siapa Pimpinan Lora Networks? Ayah atau Min Hee Kyung? Jika kau tidak sanggup menjatuhkan Lora Shoes, kau mesti merubah kaptennya. Dan saya cuma mesti mengklaim milikku untuk memulai. Kau tidak menyampaikan kau tidak akan memberiku saham yang semestinya menjadi milikku, kan?
Foto KBS2
Hyeok Sang tertawa, tentunya tidak. Kau bukan anak di anak-anak lagi. Secara alami, saya akan mengembalikannya kepadamu.
Tapi dalam hati, Hyeok Sang menghujat Ju Hyung.
Hyeok Sang : Kau bajingan serakah. Apakah kau pikir kau akan mendapatkan milikmu?
Foto KBS2
Hee Kyung terkejut mendengar dari Hyeok Sang seruan Ju Hyung.
Hee Kyung : Katakan padanya untuk berhenti memuntahkan omong kosong. Lora milikku. Semua milikku. Aku Min Hee Kyung. Dia tidak sanggup memiliki Lora Shoes.
Hyeok Sang : Sepertiga dari sahamku merupakan milik Ju Hyung. Au sudah mempercayakan sebagian darinya denganmu, untuk menghasilkan Lora Shoes. Bisnis sepatu sudah mati.
Hee Kyung : Jangan konyol. Itu tidak mati. Aku tidak sanggup memberikannya padanya selama saya hidup. Katakan padanya untuk menuntut hidupku selaku gantinya.
Hyeok Sang : Itu mungkin lebih cepat.
Hee Kyun g: Apa?
Hyeok Sang : Begitulah suasana putus asa.
Hee Kyung : Mereka akan secepatnya mengumumkannya.
Hee Kyung : Mengumumkan apa? Yah, apapun itu, menurutmu Ju Hyung akan jatuh semudah itu?
Foto KBS2 Foto KBS2 Foto KBS2
Tanpa mereka sadari, Ju Hyung menguping obrolan mereka.
Hyeok Sang : Badai sedang terjadi. Aku cuma menyampaikan ini merupakan ketenangan sebelum badai. Kau sebaiknya bersiap, atau kau akan dimusnahkan tanpa jejak sekali angin ribut melanda.
Hyeok Sang bersiul, kemudian beranjak pergi.
Hee Kyung : Apa kesalahan yang sudah saya perbuat? Jangan meremehkan aku. Aku Min Hee Kyung. Aku kekal.
Foto KBS2
Ju Hyung melepas headphone nya dan tertawa sinis, kekal? Kau seorang pembunuh.
Ju Hyung kemudian menelpon Manajer Yeo.
Ju Hyung : Semuanya siap?
Manajer Yeo : Katakan saja, Pak.
Ju Hyung : Bagus. Terima kasih.
Ju Hyung memutus panggilannya.
Ju Hyung : Kau salah jikalau berpikir saya akan membiarkannya meluncur.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ki Seok memapah neneknya ke kamar.
Ki Seok : Kau baik-baik saja?
Nyonya Choi : bagaimana denganmu? Bagaimana perasaanmu sehabis ijab kabul Jemma dan Hyun Seok batal? Bagaimana sanggup beliau meletakkan cucuku yang bermanfaat di telapak tangannya dan memainkannya seperti itu mainannya? Ketika saya menimbang-nimbang bagaimana beliau menipuku, saya terbangun di tengah malam dan menangis. Bagaimana sanggup beliau mendustai wania bau tanah ini? Bagaimana sanggup beliau mempermainkanku?
Ki Seok pun berupaya menerangkan bahwa Jin A tidak seumpama yang neneknya pikirkan. Jin A memiliki alasan, namun pas neneknya tanya apa argumentasi Jin A melaksanakan itu, beliau terdiam.
Nyonya Choi : Aku tidak tahu apa itu, namun saya tidak pernah sanggup memaafkannya. Jangan berpikir untuk melihatnya lagi. Dia penyebab semua kekacauan ini. Jangan biarkan beliau masuk ke tempat tinggal ini lagi. Kau paham!
Foto KBS2
Soo Yeon, Hyeok Sang dan Hee Kyung tengah menonton gunjingan wacana Hee Yang yang ditunjuk Blue House selaku Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga.
Perwakilan Blue House mengatakan, Min Hee Kyung dari Lora Shoes terdaftar selaku kandidat Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga.
Hyeok Sang mematikan TV.
Soo Yeon tanya kenapa TV nya dimatikan, padahal mereka lagi menonton.
Hyeok Sang : Itu semua sama.
Soo Yeon kemudian memamerkan ucapan selamat dan tanya bagaimana perasaan Hee Kyung.
Hee Kyung : Aku senang. Ini merupakan jenis kebahagiaan yang berlainan dan rasa pencapaian ketimbang dikala saya menghasilkan Lora Shoes sukses.
Hyeok Sang memandang Hee Kyung dengan sorot mata cemburu.
Hee Kyung : Tidak perlu cemburu seumpama itu. Jika ada, itu akan membantumu jikalau saya menjadi menteri. Itu tidak sanggup menyakitimu.
Hyeok Sang : kelihatannya meremehkan sidang konfirmasi lantaran Anggota Dewan Son. Ingatlah ini. Sidang konfirmasi mungkin alhasil membuatmu jatuh ke tanah.
Hee Kyung : Kau tidak pernah mengakui pencapaianku.
Hyeok Sang : Apa maksudmu? Kau merupakan Min Hee Kyung yang perkasa. Kau melaksanakan trik kotor dibelakang pintu yang tertutup dan bangun dari selokan yang menjijikkan ke dewan perwakilan rakyat seumpama beberapa tikus. Kau betul-betul luar biasa. Kau perempuan yang mengesankan.
Foto KBS2 Foto KBS2
Ju Hyung turun dan memberi ucapan selamat pada Hee Kyung.
Hee Kyung : Terima kasih. Apakah kau menyimpan apa yang kau ambil dari kamarku alih-alih mengambil gunting kuku? Jangan terlalu memikirkannya. Itu tidak begitu berharga. Setelah saya dilantik selaku menteri, saya berharap itu berlanjut tanpa hambatan.
Ju Hyung : Ada terlalu banyak langkah rumit seumpama sidang konfirmasi dan yang lainnya.
Ju Hyung ke dapur.
Hee Kyung kesal dan menyebut Ju Hyung menyebalkan.
Foto KBS2
Hee Kyung masuk ke ruangannya sambil bicara dengan Anggota Dewan Son.
Hee Kyung : Saya tidak sanggup cukup berterima kasih. Sekarang mereka sudah menghasilkan pengumuman resmi, kita sanggup berjumpa lagi, kan? Aku perlu memberimu sesuatu. Ya, hingga jumpa di sana.
Foto KBS2
Selesai bicara dengan Anggota Dewan Son, Hee Kyung membuka brankasnya yang ada dibalik lukisannya.
Dia mengambil beberapa duit dan emas batangan, namun beliau tidak sengaja menjatuhkan satu emas batangannya.
Hee Kyung meletakkan beberapa emas batangan dan duit di atas meja, kemudian bergegas memungut emas batangan yang jatuh di lantai.
Tiba-tiba, seseorang mengetuk pintu.
Hee Kyung : Sebentar!
Foto KBS2
Hee Kyung tergesa-gesa menutup brankasnya namun beliau tidak menutupnya dengan sempurna.
Jin A menerobos masuk. Hee Kyung eksklusif menutup emas dan uangnya di meja dengan kertas namun emasnya masih kelihatan.
Hee Kyung : Ada apa?
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A : Aku tiba untuk menyampaikan bahwa saya sudah kembali dari liburanku.
Hee Kyung : Kudengar pernikahanmu sungguh fenomenal. Aku mengutuk Hyun Seok lantaran menjadi orang kolot yang tolol, namun beliau memang punya otak. Dia alhasil tahu seumpama apa kau sebenarnya. Jadi, sudahkah kau bertobat? Kau mesti bertobat. Jika kau merusak hati orang lain, hatimu akan hancur. Apakah kau tidak bertobat sehabis merusak hati Hye Bin?
Jin A : Tidakkah kau tahu siapa yang patah hati duluan? Hatinya tidak mungkin lebih rusak dari hatiku.
Hee Kyung : Hatimu? Kau tidak patah hati. Bagaimana bisa? Kau tidak memiliki hati. Jika kau sudah selesai, pergilah. Aku sibuk.
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A : Kau dinominasikan untuk Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga? Selamat. Nikmati sukacita dan kemuliaan sepenuhnya lantaran kau tidak akan pernah merasakannya lagi. Paling usang akan bertahan beberapa hari. Tidak. Beberapa jam?
Hee Kyung : Apa?
Jin A : Akankah sidang konfirmasi mengungkap masa lalumu yang sarat dengan kebohongan dan kemunafikan di depan seluruh bangsa dan merusak reputasimu? Atau akankah kau menegaskan mundur dari pencalonan dalam waktu tersingkat dalam sejarah? Pilihan ada padamu.
Hee Kyung : Apa yang sedang kau bicarakan?
Jin A : Apakah kau pikir saya akan duduk membisu sehabis mendengar itu? Meskipun saya punya terlalu banyak gunjingan mengagetkan tentangmu yang belum dipublikasikan?
Hee Kyung : Jaga perilakumu. Jika kau berperilaku lagi…
Jin A : Aku ingin bertingkah. Kesempatan yang terlalu besar untuk dilewatkan. Apakah kau ingin beberapa taster?
Foto KBS2
Jin A mendekati Hee Kyung.
Jin A : Pilihlah dengan bijak. Lakukan untuk dirimu sendiri. Tidak. Untuk orang-orang baik bangsa kita.
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A menyaksikan emas di atas meja.
Lalu beliau menyaksikan ke arah brankas Hee Kyung.
Foto KBS2 Foto KBS2
Seketaris Hee Kyung masuk.
“Daepyonim, Reporter Woo sudah menanti anda. Dia berkata beliau sedikit terlambat.”
Hee Kyung : Bilang padanya saya akan secepatnya datang.
Seketaris Hee Kyung keluar.
Hee Kyung juga memerintahkan Jin A keluar. Jin A keluar.
Foto KBS2
Setelah Jin A keluar, Hee Kyung eksklusif masukin duit dan emasnya ke dalam paper bag.
Dia tidak sadar bahwa brankasnya belum tertutup dengan sempurna.
Foto KBS2
Jin A pergi menemui Ju Hyung.
Ju Hyung : Sudah lihat berita? Min Hee Kyung dinominasikan selaku Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga. Aku tidak tahu bagaimana perasaanmu sehabis mendengar ini, namun beliau perempuan yang hebat bukan? Aku menyaksikan catatan pembayaran rahasianya. Dia menghabiskan banyak duit untuk menyuap orang. Aku ingin tahu berapa banyak yang beliau habiskan kali ini menjadi menteri.
Sontak lah Jin A kepikiran brankas dan emas serta duit Hee Kyung tadi.
Foto KBS2 Foto KBS2
Jin A balik ke ruangan Hee Kyung. Dia mengusut brankas Hee Kyung namun yang menawan perhatiannya merupakan diary cokelat di brankas Hee Kyung.
Dia mengambilnya. Saat mau membacanya, Manajer Yeo masuk. Jin A kaget.
Manajer Yeo melindungi Jin A. Dia berteriak pada Seketaris Lee, bahwa beliau akan mencari dokumen yang dikehendaki Hee Kyung. Manajer Yeo bergegas menutup pintu.
Manajer Yeo mendekati Jin A.
Manajer Yeo : Apa yang kau kerjakan di sini di kantor kosong Min Daepyo?
Jin A mencari alasan, bahwa Hee Kyung menyuruhnya mengambil dokumen.
Manajer Yeo menyaksikan diary di tangan Jin A.
Manajer Yeo : Kaprikornus kau di sini untuk mencari dokumen juga. Aku juga.
Foto KBS2
Manajer Yeo mengambil dokumen dibawah meja.
Manajer Yeo : Aku akan menjinjing ini padanya, jadi kau mesti pergi merencanakan pertemuan.
Sebelum keluar, Manajer Yeo meminta Jin A berhati-hati.
Manajer Yeo : Itu akan menyakitkan bagiku jikalau kau dipecat lagi.
Foto KBS2
Hye Bin tengah merias wajahnya.
Selesai merias wajahnya, beliau menikmati secangkir tehnya.
Lalu Hyun Seok masuk ke kamarnya.
Hye Bin terkejut menyaksikan Hyun Seon datang.
Hye Bin : Apa yang kau kerjakan di sini?
Hyun Seok : Aku merindukanmu.
Hye Bin : Kenapa kau tiba kesini? Kau bilang kau akan menikahi Kim Jemma dan menghasilkan hatiku hancur berkeping-keping. Kaprikornus kenapa kau di sini? Apa kau tiba untuk menyakitiku lagi?
Hyun Seok : Maaf, saya yang salah. Yang kau kerjakan hanyalah mencintaiku, namun saya memberimu luka yang tidak akan pernah sembuh.
Hye Bin : Jadi? Apakah kau di sini untuk menghiburku? Apakah kau merasa bersalah sekarang? Mengapa? Apakah nenekmu menyuruhmu untuk meminta maaf? Ataukah Jemma?
Hyun Seok : Aku salah. Aku tahu kata-kataku tidak akan menyembuhkan lukamu, namun tolong maafkan aku.
Hye Bin : Memaafkanmu? Bermimpilah. Bagaimana kau sanggup mengharapkanku untuk memaafkanmu? Tidak. Baik. Mohon dengan benar. Berlutut dan mohon ampun kepadaku. Lalu saya akan memaafkanmu.
Foto KBS2
Tapi semua itu cuma halusinasi Hye Bin. Yang tiba Bibi Ahn, bukan Hyun Seok.
Hye Bin memaksa Bibi Ahn berlutut padanya.
Bibi Ahn takut, juga cemas.
Hye Bin kemudian berteriak sambil mengacak-ngacak rambutnya.
Hye Bin : Aku berkata untuk memohon! Mengapa kau melaksanakan ini! Berlutut dan mohon!
Bibi Ahn mendekati Hye Bin, Nona…
Hye Bin memerintahkan Bibi Ahn keluar.
Foto KBS2
Bibi Ahn eksklusif menelpon Hyeok Sang.
Bibi Ahn : Saya pikir beliau mengira saya untuk Tuan Yoon. Dia niscaya sedang berhalusinasi. Dia berteriak padaku untuk memohon pengampunan. Pimpinan, saya takut.
Hyeok Sang : Baik. Aku akan pulang lebih awal. Jaga beliau baik-baik.
Foto KBS2 Foto KBS2
Hee Kyung masuk.
Hyeok Sang memberi tahu Hee Kyung bahwa Bibi Ahn menelpon.
Hyeok Sang : Hye Bin sedang berhalusinasi. Dia mengira Bibi Ahn selaku Hyun Seok… dan berteriak padanya.
Lah Hee Kyung malah cemasin reputasinya.
Hee Kyung : Bagaimana jikalau mereka menggunakan ini untuk melawanku selama sidang konfirmasi? Mereka mempermasalahkan asetmu, transaksi bankmu, dan bahkan satu hitungan nepotisme di hari ini dan usia. Mereka akan membicarakan ijab kabul putriku. Jika terungkap bahwa beliau bertunangan dengan cucu Nyonya Choi….
Hyeok Sang marah, Hye Bin sakit. Hye Bin putri kita.
Hee Kyung : Tepat. Itu sebabnya saya khawatir.
Hyeok Sang : Kau tidak ketakutan wacana dia. Kau ketakutan wacana sidang.
Hee Kyung : Itu hal yang sama. Keduanya merupakan kekhawatiranku. Apa kau tidak tahu apa-apa? Kau memastikanku tidak sanggup melaksanakan apa-apa dengan Lora Shoes dan kini kau ingin saya mundur juga? Tidak ada kesempatan.
Hyeok Sang : Bagaimana kau akan menghadapinya? Hal-hal kotor yang tak terhitung jumlahnya yang kau lakukan? Bagaimana kau akan menutupinya?
Hee Kyung : Tapi sejak kapan kau mengkhawatirkanku?
Foto KBS2
Hyeok Sang : Apakah kau menggunakan duit lagi?
Hee Kyung : Aku akan mengelola masalahku sendiri.
Hyeok Sang : Semua orang tahu bahwa kau mencampakkan duit sembarangan. Barang-barang kotor berbau. Pastikan itu tidak menyakitiku. Jika tidak, saya akan masuk dan mendorongmu kembali ke selokan.
Hee Kyung : Lanjutkan dan kerjakan jikalau kau bisa.
Foto KBS2
Hee Kyung kembali ke ruangannya. Dia menyaksikan brankasnya sedikit terbuka.
Dia mengusut brankasnya dan mendapati duit dan emasnya masih utuh.
Tapi kemudian beliau menyadari ada yang hilang. Dia mengusut lagi dan tidak mendapatkan diary nya.
Dia juga mencari di mejanya namun tidak ada.
Hee Kyung risau dan panic.
Bersambung ke part 2…

















































