Forecasting Love And Weather 14 Part 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 14 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.

Foto : JTBC

Atasan meminta Yujin memegang postingan bernuansa yang lazimnya dipegang orang lain (Bu Sehui) yang minta kerjaanya dikurangi lantaran sedang hamil.  Yujin oikir itu masuk akal di saat hamil muda. Atasan pikir beliau harusnya minta cuti hamil agar bisa memperoleh komplemen orang. Yujin disuruh pegang postingan iti selamanya.

Bila mengambil cuti hamil dan melahirkan berturut turut artinya beliau tidak dapat melakukan pekerjaan selama satu hingga dua tahun.,kata atasan. Setelah itu para perempuan akan kehilangan kesanggupan menulis dan naluri jurnalis.lalu mengundurkan diri bila tak bisa beradaptadi.

Yujin pikir tak akan hingga mengundurkan diri. Atasan nyuruh Yujjn ambil kesempatan itu dan buat postingan manis ..Atasan ngingetin  yujin sudah usang ingin memegang postingan itu.

Foto : JTBC

Kijun menyaksikan Yujin merenung sendiri kemudian menghampirinya. Yujin kisah diperintahkan memegang satu kolom postingan bertema. Kijun ikut senang dan ngajak minum anggur. Yujin menolak. Kihun nawarin kalau beliau butuh laptop,tas,atau pergi ke mall.Yujin menginformasikan beliau sedang hamil pekan ke 12. Kijun terdiam.

Foto : JTBC

Bu oh mundur di saat menyaksikan hakyung tiba agar bisa berdampingan dengan Siwoo. Soojin ingin tahu Seokho punya akad apa kencan buta. Seokho mengelak. Siwoo masuk ke lift duluan lantaran Liftnya sarat Seokho yang terakhir masuk diauruh Bu oh keluar. Seokho tak mau. Akhirnya hakyung yang keluar dibarengi Siwoo.

Foto : JTBC

Berdiri berdua sama Siwoo menghasilkan hakyung agak canggung. Siwoo biasa saja. Makara hingga kapan kita mesti berakting begini? Tanya hakyung. Siwoo bilang hingga gosipnya mereda. Apa mesti begini tanya hakyung. Kuharap begitu kata Siwoo. Lalu Hakyung ditelpon Kojun sedangkan Siwoo ditelpon Yujin.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Hakyung menemui Kijun yang minum minum sendiri. Siwoo menemani Yujin yang lagi makan. Seokho dan Taekyung ketemuan lagi di rumah seokho.

Kijun merasa bodoh. Hakyung membenarkan saja. Dipikir sekeras apapun beliau tak tahu bagaimna mesti bereaksi.  Kijun benar benar belum siap.

Di kawasan Yujin

Foto : JTBC

 Yujin kelihatannya kecewa dengan balasan Kijun di saat diberitahu beliau hamil.  Karena diluar rencana mereka. Yujin berharap beliau bilang saya senang sekali. Siwoo pikir yujin sungguh menyayangi Kijun.

Yujin pikir Kijun akan lebih cukup umur tetapi masih kekanak kanakan setelah menikah. Yujin kira beliau bisa hidup tenteram dan mengandalkannya usai menikah. Tadinya dikira Kijun akan senantiasa membelanya tetapi senantiasa ada masalah.

Mana ada kekerabatan yang selalu

nyaman? Tanya Siwoo. Apa kekerabatan orangtua dan anak senantiasa nyaman? Aku tidak permah merasa tenteram dengan ayahku sama sekali.orangtua anak suami istri adik abang semua itu lebih pelik dan sulit alasannya yakni berstatus keluarga. Karena itu yujin menjadi lebih duka dan kecewa. Maka itu saya bersyukur menegaskan melajang. Kenapa hubunganmu dengan nona jin tidak baik? Tanya Yujin. Kami Putus kata siwoo.

Di kawasan KiJun dan Hakyung

 Menurut Hakyung jikalau masih 12 pekan Kijun bisa merencanakan diri perlahan hingga bayinya lahir. Kijun pikir Hidup mereka sudah pas pasan untuk sewa rumah dan ongkos hidup sehari hari. Namun kijun tak mau membagi rata sama Yujin. Kijun pun mempertimbangkan ongkos Taman Kanak-kanak internasional yang mahal sekali. Hakyung takjub. Karena pendidikan bahasa inggris usai dini amat penting.

Hakyung menebak kijun senang mau punya anak. Sesungguhnya kijun bingung takut tak bisa jadi ayah yang baik. Hakyung percaya beliau bisa..sejak dahulu kijun berupaya melakukan kewajibannya. Hakyung saja yang perfeksionis dan bersikap keras padanya.

Kijun membahas hakyung yang mau putus sama Siwoo begitu saja. Menurut hakyung kekerabatan tak bisa pribadi jikalau cuma sepihak. Kijun ingin tahu apa argumentasi Siwoo minta putus. Hakyung tak tahu. Siwoo memberinya banyak argumentasi namun pada dasarnya  hakyung merasa pacar yang buruk. Kijun rasa itu tidak layak.

Menurutnya hakyung perempuan yang luar biasa dan memikatnya dia. Tapi hakyung merasa dicampakkan olehnya. Kijun pikir itu berlawanan ceritanya. Gagal dua kali dalam kekerabatan dengan cara yang serupa hakyung merasa tak berbakat dalam asmara. Sebelum pergi hakyung menyarankan perlakukan istrinya dengan baik. Bawa bunga atau beli kado di mall.

Kijun merasa beliau yang udik bukan hakyung yang buruk. Kau benar benar perempuan yang bagus hakyung. (hakyung di sini bnr2 baik sm anak buahnya sm mantan mantanya juga)

Foto : JTBC

Sementara itu Siwoo kisah ke Yujin jikalau tak sekalipun merasa senang menjadi putra ayahnya. Siwoo tak bersalah tetapi ayah dan ibunya berkata serasa beliau yang salah. Karena terlahir ke dunia kemudian ibunya meninggal lantaran sakit kemudian ayahnya menyalahkannya.

Siwoo merasa keterlaluan melahirkannya jikalau tak sanggup membesarkannya. Orangtua yang menyalahkan anak atas segala hal padahal mereka sendiri yang melahirkannya benar benar orangtua terburuk. Yujin kelihatannya mempertimbangkan kata kata Siwoo.

Foto : JTBC
Foto : JTBC

Di halte bus Yujin menolong seorang perempuan yang kesusahan menjinjing kereta dorong sambil menggendong bayinya di saat akan  naik bus.  Lalu di dalm bus Yijin mendengar bayi itu terus menangis dan ibunya menenangkannya. Yujin terlihat bingung mempertimbangkan kata kata atasannya.

Foto : JTBC

Yujin pulang disambut Kijun denga ceria. Kijun minta maaf belum memberinya selamat lantaran itu terlalu mendadak. Merasa Yujin stress tetapi beliau amat berterima kasih.

Yujin menginformasikan punya akad dengan dokter kandungan pekan depan. Kijun senang akan mengantarnya. Yujin tiba tiba berkata tidak baik melahirkan anak itu tanpa persiapan. Yujn ingin mengugurka kandungannya.

Foto : JTBC

Siwoo memandang kamar apartemen hakyung. Tidak ada kebahagiaan yang niscaya di dunia ini. Itu argumentasi kami putus.kami terang tidak akan suka meski sekeras apapun saya juga tak mau menambah beban dengan kemalangan. Itulah alasannya.

Siwol berpapasan dengan ibunya hakyung yanv tanya keberadaannya.

Foto : JTBC

Hakyung sendiri di rumah sakit lantaran ditelepon ayahnya Siwoo.  Dokter menginformasikan ayahnya siwoo ke sana lantaran kecelakaan tetapi ada kelainan dalam tes darah dan lainnya. Siwoo menelpon hakyung tetapi diabaikan.

Foto : JTBC

Seluruh negeri diramalkan akan menghadapi darurat gelombang hambar yang menyergap lebih singkat di tengah cuaca ekspresi dominan gugur. Tubuh hati kita pun niscaya mudah kedinginan aikbat cuaca hambar ini. Maka kalian mesti lebih berhati-hati agar di masa masa ini kekebalan badan tak akan menurun.

Siwoo terlihat bingung di saat ibunya hakyung mengajaknya bicara.

Foto : JTBC

Red Shoes (Drama Korea 2021)

Tentang Sinopsis – Red Shoes yakni drama Korea harian bergenre Melodrama, Keluarga, dan Romantis. Serial KDrama ini tayang di kanal televis...