Tentangsinopsis.com – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 13 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.


Pusat Topan
Skenario satu yang paling mempunyai potensi di sekarang ini merupakan angin kencang akan melintasi semenanjung korea memporak porandakan tiap penjuru negeri dari pesisir barat provinsi Jeolla selatan kemudian menjauh melalui Pohang. Skenario dua merupakan membelok ke timur. Dampak tak separah sebelumnya kendati tempat selatan yang masuk radius angin kencang akan terimbas. Lalu skenario tiga seiring menyusutnya antisiklon samudera pasifik utara angin kencang akan berubah arah dari maritim sebelah selatan jeju ke arah kyushu dan memberi sedikit efek di sebagian pesisir selatan serta busan.
Hakyung : Bila antisiklon samudera pasifik utara lebih berkurang memiliki arti ada potensi berubah arah ke timur seumpama skenario dua?
Bu Sung : Melihat kekuatan antisiklon samudera pasifik di sekarang ini potensinya sungguh kecil
Hakyung : Pak Um bagaimana dengan potensi melemah di saat bergerak ke selatan?
Pak Um : Itu bukan tak mungkin kendati kita tak memungkiri potensi gerakan cepat ke timur akhir efek arus jet utara
Hakyung : Berarti ada kemungkinan bergerak ke timur
Bu Sung : Benar untuk memastikannya kita mesti menyaksikan data permukaan
Hakyung : Adakah cara mudah-mudahan kita tahu lebih awal?
Bu Sung : Soal itu…kita sanggup meluncurkan sonde di segi timur jeju dan maritim barat pulau. Namun saya percaya kamu tahu sungguh berbahaya dalam keadaan cuaca ini
Hakyung : Namun itu cara terbaik di situaai seperti ini kan?
Bu Sung: Begini saja kita terbangkan sonde di area Woljeong -ri timur saja meski ada sedikit perbedaan itu lebih baik ketimbang asal tebak
Hakyung : Jika begitu biar saya yang melaut.

Semua orang di sentra topan maupun BMKG sentra melamun dan terkejut.
Bu Sung : Nona Jin kamu belum pernah pakai sonde kan?lalu kamu mau melaut dan menerbangkannya di cuaca begini?
Pak Go : Nona jin dengarkan saya tidak ada namanya prakiraan akurat.mengerti? Kita cuma sanggup memprediksi. Paham maksudku?
Hakyung : Dampak angin kencang no 14 sungguh besar kita tidak tahh beraoa besar efek diakibatkan angin kencang berturut turut meski cuma prediksi saya percaya sudah menjadi tufmgas kita untuk memakai data paling akurat untuk memprediksi. Prakiraan kali ini tidak boleh salah Pak.

Hakyung heran juga Siwoo mau ikut dengannya. Siwoo pikir menerbangkan sonde itu tidak gampang di saat cuaca seumpama itu. Cara otomatis mungkin gagal. Hakyung dan Siwoo berada di dalam kapal dengan ombak yang besar di bersahabat Batu Socotra. Sonde kemudian diterbangkan oleh Siwoo dengan cara manual. Berhasil dan datanya mulai masuk. Data observaai masuk ke BMKG sentra diterima oleh seokho. Hakyung minta dikirim begitu numeriknya timbul untuk menyaksikan prediksi jalur badai.

Siwoo : prerdiksimu benar jikalau begini terus angin kencang akan menyusuri maritim selatan dan cuma mendampak ke sebagian tempat selatan
Hakyung : Sudah lihat prediksi numeriknya?
Bu Sung : Ya sudah tadi. Berarti kita umumkan bahwa arahnya akan ke selatan
Hakyung : Tidak. Hasilnya memang begitu tetapi kita umumkan prakiraan cuaca dengan skenario satu
Bu Sung : Kau serius
Hakyung : Ya saya sudah memberitahu pak go tadi
Bu Sung : nona jin kamu tahu kita semua sanggup ditegur sebab ini kan?
Hakyung : Ya saya tahu saya juga akan bertanggung jawab
Bu Sung : Kenapa kamu yang bertanggungjawab. Badai yang tak sesuai dengan prakiraan arah merupakan tanggungjawabku selaku kepala sentra topan
Hakyung : Kaprikornus apa boleh
Bu sung : Kita pakai skenario satu. Kerja cantik nona jin.

Pengumuman prakiraan cuaca diserahkan pak um ke tim juru bicara. Skenario satu skenario terburuk diseleksi hakyung demi mengantisipasi potensi angin kencang masuk ke daratan selatan seiring melambatnya kecepatan di saat angin kencang berubah arah ke timur jikalau efek arus jet lemah walaupun prakiraan itu berlebihan hakyung mencar ilmu bahwa tujuan dari prakiraan cuaca merupakan demi keselamata dan keselamatan rakyat bukan kendala benar atau salah.

Siaran informasi cuaca di tv memberi tahu angin kencang Elisha no 15 akan memasuki pesisir selatan dini hari esok. BoMi bergairah nontonnya Ibunya heran juga. Itu sebab ayahnya yang memprakirakan.
13
Hakyung lega pekerjaanya beres. Akhirnya kamu memutuskan skenario satu kata Siwoo. Kapal bergoyang goyang menghasilkan hakyung nyaris oleng kalau Siwoo tak memeganginya. Kini giliran Siwoo. Skenario mana yang mesti kupilih untuk perpisahan kita? Skenario satu menolak untuk putus skenario dua baiklah putus begiti saja skenario tiga mengulur waktu tidak jelas. Kaprikornus apa kesimpulannya? Hakyung minta tunggu sebentar saja.

Seok ho terlihat murung. Taekyung pikir ada duduk kendala di kantor. Seok ho merasa tak sanggup menemuinya lagi dan cuma sanggup konsentrasi pada satu hal. Namun sejak berjumpa dengannya prioritasnya menjadi berantakan. Dan itu dihentikan di BMKG. Dulu ia sanggup membedakan urusan pribadi dan pekerjaan tetapi sekarang ia gelisah akan jati dirinya. Seok ho tak tahu bagaimana menanggapi perasaan yang menyibukkan dibendungnya itu. Jika menghasilkan kesalahan besar ia akan merugikan kepentingan umum…tiba tiba Taekyung menciumnya. Dan seokho terpana.

Bu Oh mendapati suaminya bermain bisbol bukanya mencar ilmu padahal ia repot mengorganisir anaka anaknya. Bu oh memilihkan 3 skenario. Satu kembali ke kantor dua bercerai dengannya tiga mencar ilmu mati matian.
Awalnya bu oh kagum padanya masih punya hasrat di usianyadan merasa itu peluang terakhirnya sehingga dizinkannya mencar ilmu walau pun bu oh letih mudah-mudahan ia tak menyesal. Namun suaminya malah bilang stres sebab mencar ilmu dan tak merasa bersalah padanya dan anak anaknya. Meski minta maaf Bu oh ingin suaminya milih satu dari ketiga skenario itu.


BoMi jengkel sebab ramalan cuacanya salah. Badai di sekarang ini masih sama kendati perlahan akan menghilang setelah melemah mulai pukul 11.00 akhir siklon tambahan tropis.
Ibunya menenangkan benar atau salah yang penting tidak ada korban. BoMi merinding mendengarnya ibu bicara layaknya staf BMKG. Padahal ibunya tidak mempunyai ikatan batin sama ayahnya setelah terpisah selama 14 tahun.
Pka um tiba tiba tiba membawakan Haejang guk kesukaan BoMi sejak kecil. Pak um mengajak menyarap bersama. Bomi menolong ayahnya. Ibunya kagum menyaksikan keduanya.


Siwoo memakaikan jas untuk hakyung. Hakyung tanya matanya. Kata siwoo tak apa. Hakyung pikir ia tak perlu ikut melaut. Sudah kubilang menerbangkan sonde itu butuh pengalaman. Sealin itu saya juag beropini angin kencang elisha akan menjauha ke arah timur perbatasan negara kita.aku ikut untuk menegaskan eksklusif tidak ada alasaan lain,Kata SiWoo.
Apa kamu sanggup maksudku meski kita putus apa kamu sanggup melakukan pekerjaan denganku?tanya hakyung
Kau sendiri tak masalah. Aku niscaya akan baik baik saja.
Baiklah ayo kita putus
Penyebab hadirnya angin kencang merupakan untuk menetralisir ketidaksimbangan termal yang terbentuk di saat bumi berotasi terus menerus.
Berbeda dengan BMKG yang meramalkan angin kencang akan memukul dataran sekarang berlalu tanpa efek besar. BMKG kembali dimaki masyarakat.
Badai ini mungkin menghasilkan kita menderita di sekarang ini tetapi jikalau menyaksikan jauh ke depan keberadaannya sungguh berharga bagii siapa pun selama kita sanggup melalui masa ini dengan baik.

Siwoo dan hakyung berpisah di bandara. Barang barang siwoo akan diambilnya di saat libur.

Yujin risikonya pulang bareng kijun. Yujin terlihat enggan. Di tempat sampah didapatkan komplemen zat besi cair untuk perempuan hamil.

Pak Um menegaskan Siwoo dan Hakyung berpacaran. Dia merasa bersalah niscaya mereka merasa tak nyaman. Pak Um memberitahu semua anggota tim sudah tahu. Pak um malah memujinya berani memacari hakyung satu kantor pula. Semua orang di kantin jadi mendengarnya.

Hakyung lagi higienis bersih rumah di saat Siwoo tiba dengan cemas memberitahu siapa pun tahu soal hubungan mereka. Seluruh anggota tim tahu mereka berpacaran.

Ibu pun tiba tiba tiba dan menduga mereka mempunyai hubungan asmara. Hakyung mengelak ibunya salah paham. Tetapi ibu punya buktinya. Selembar foto hakyung dan Siwoo. Masih mau mengelak? Ibu lucu sekali.