Tentangsinopsis.com – Sinopsis Bloody Heart Episode 1 Part 1, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.
Foto KBS2 Foto KBS2
Para pejabat melalukan agresi protes di depan istana Raja. Mereka menuntut Raja mudah-mudahan melengserkan Seja Jeoha. Mereka bilang, kecerobohan Seja Jeoha memburuk saban hari dan perilakunya mulai menghancurkan kebiasaan kita alasannya merupakan itulah Raja mesti melengserkannya.
Di dalam istananya, Raja cuma sanggup termangu pasrah mendengar tuntutan para menterinya.
Seja Jeoha tiba-tiba timbul di depan gerbang. Dengan muka tegar, ia berlangsung di tengah-tengah para menteri yang protes, menuju kediaman Raja.
Foto KBS2 Foto KBS2
Raja bicara dengan putranya.
Raja : Tiga anggota Dewan Negara, Enam Menteri dan Tiga Kantor bergabung dalam protes ini. Artinya seluruh istana terlibat. Putra Mahkota, saya tak sanggup melindungimu lagi.
Raja kemudian tertawa. Tak usang kemudian, ia terbatuk-batuk. Raja lantas bangkit dan beranjak mendekati Seja. Tapi penyakitnya menghasilkan ia mesti berlangsung tertatih-tatih.
Raja memegang tangan Seja. Dia bilang Seja mesti bertahan hidup sendiri mulai dikala ini.
Seja memandang lirih ayahnya, saya akan menjalaninya. Meski saya mesti mengorbankan tubuhku untuk bertahan hidup.
Foto KBS2 Foto KBS2
Park Gye Won dan antek-anteknya datang. Mereka melangkah masuk menuju istana Raja. Bersamaan dengan itu, Seja keluar. Seja bilang sesuai keputusan Ratu dan Istana Kerajaan, ia akan menikahi Nona Yoon.
Gye Won : Yang Mulia. Pernikahan kerajaan bukanlah solusi.
Seja : Kalau begitu, apa yang sanggup kulakukan?
Gye Won : Pria ndeso ini tak mengetahui maksud Yang Mulia. Seorang bawahan cuma sanggup memberi nasihat, dan rekomendasi serta setiap keputusan dibentuk oleh Yang Mulia.
Foto KBS2
Seja kemudian berlutut pada Gye Won.
Semua pejabat terkejut melihatnya. Gye Won rahasia tersenyum, tetapi setelah itu ia memarahi pejabatnya alasannya merupakan berani meremehkan Seja. Gye Won dan antek2nya berlutut pada Seja.
Gye Won : Anda merupakan fondasi negara kita. Bagaimana mungkin fondasi negara ini membungkuk di hadapan kami? Kenapa anda berlutut semudah itu selaku fondasi kami?
Seja : Fondasi Joseon yang bahwasanya merupakan para pejabat cendekiawan. Aku tak akan sekadar mengincar otoritas kerajaan menyerupai tiran yang kamu gulingkan. Aku tak akan menahanmu menyerupai Paduka Raja. Aku akan menghormati usulan para bawahan dan Tiga Kantor selaku Raja. Makara kumohon, bantu aku.
Foto KBS2 Foto KBS2
Seja Jeoha balasannya menjadi Raja.
Para dayang membantunya memakai jubah.
Ratu Yoon di kamarnya batuk darah. Dia kemudian berteriak, menahan sakit.
Kepala Dayang saat itu juga masuk. Dia memerintahkan anak buahnya mengundang tabib.
Foto KBS2
Raja tengah rapat bareng para menterinya. Jo Won Pyo meminta Raja menegaskan selir kerajaan. Dia bilang, sudah empat tahun mereka menanti kehamilan Ratu. Raja mesti menegaskan selir mudah-mudahan sanggup memiliki keturunan.
Pejabat yang bangkit di belakang Menteri Jo marah.
“Bagaimana sanggup kamu begitu lancang terhadap Ratu muda? Paduka Ratu sanggup mengandung, bahkan dikala ini.”
Pejabat lainnya bilang bahwa kesetiaan mereka lebih penting dari cinta Raja terhadap Ratu.
Pejabat yang menentang rekomendasi Menteri Jo, memarahi Menteri Jo alasannya merupakan mengabaikan perasaan Raja.
Foto KBS2 Foto KBS2
Gye Won angkat bicara. Dia bilang, seorang bawahan cuma sanggup memberi saran.
Gye Won : Saat Paduka Raja memberi perintah, saya cuma menghormati dan mengikuti perintahnya.
Raja : Jika Ratu mengajukan permintaan, saya akan mengizinkanmu menegaskan selir kerajaan.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tabib sedang menyidik keadaan Ratu. Dia terkejut.
Kasim Jung Ui Kyun memandang ekspresi tabib dengan tatapan dingin.
Foto KBS2 Foto KBS2
Tabib melapor ke Menteri Yoon keadaan Ratu.
Menteri Yoon : Bagaimana bisa? Bagaimana sanggup kamu tak tahu hingga keadaan Paduka Ratu seburuk itu?
Tabib : Paduka Ratu bilang ia mesti tetap higienis selagi memakai jimat untuk kehamilan dan melarangku menyidik denyutnya.
Menteri Yoon : Aku tak butuh alasan. Siapa lagi yang tahu selain kau?
Tabib : Tak ada yang tahu. Aku mesti menyodorkan ini ke Istana Raja.
Menteri Yoon : Apa yang sanggup dilaksanakan Paduka Raja dikala ini? Nasib keluarga Yoon bergantung pada ini.
Bersambung ke part 2…















