Tentangsinopsis.com – Sinopsis A Business Proposal Episode 3, Untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Baca episode sebelumnya here.

Taemu dan Hari nggak sengaja beciuman dikala ada Minwu yang jalan ke arah rumah Hari. Parahnya lagi dikala ayah datang. Hari nggak sengaja membenturkan kepalanya hingga bikin Taemu pingsan.
Selanjutnya Taemu memaksa Hari untuk bikin perjanjian dengannya untuk bikin korelasi romansa untuk menemui kakek. Dan dikala Hari berpikir untuk menolak, Taemu memintanya untuk mengubah rugi sebanyak 100 kali lipat. Ia juga nyuruh Sunnghun untuk mengontak kuasa hukumnya.


Hari merasa khawatir dan terpaksa menandatanganinya. Setelahnya Sunghun menampilkan profil Taemu dari kecil hingga sekarang. Ia sungguh arif dalam akademis dan arif berolahraga juga. Satu-satunya kelemahannya yakni nggak ada yang nggak sanggup ia lakukan. Mereka berjumpa dikala di New York.
Lah kan Hari nggak pernah ke New York. Ternyata Sunghun juga sudah mempersiapkan latar belakangnya Hari. Ayahnya yakni pengacara biasa dan ibunya yakni dokter biasa dan adiknya yakni mahasiswa biasa. Hari membatin kalo kakeknyapasti akan pingsan kalo tahu ia cuma anak dari pemilik kedai ayam goreng.
Taemu nyuruh Hari untuk menghafalkan seluruhnya alasannya yakni konferensi dengan kakeknya hari Minggu pekan depan. Ia memperingatkan kalo ia nggak mendapatkan kesalahan. Tanpa sadar Hari mengangguk takut.

Sejak dikala itu Hari terus menghafalkan seluruhnya di manapun ia berada, tergolong dikala bareng Youngseo. Dia hingga memukau hati Hari yang terlalu larut dengan perannya. Hari mengaku terpaksa melakukannya atau kalo enggak ia mesti mengeluarkan duit ganti rugi sebanyak 100 kali lipat.
Mendengarnya bikin Youngseo merasa bersalah. Ia kemudian menanyakan menyerupai apa pacar palsunya? Hari memberitahu kalo ia andal dalam segala hal. Tapi sayang orang tuanya meninggal dikala ia masih kecil. Youngseo juga pernah mendengar rumornya kalo ada dalang dibalik kecelakaan itu makanya presdir memecat semua saudara di kantor untuk melindungi diri.

Malam banget Taemu nelpon Hari dan mengajaknya berjumpa di rumahnya. Dan dikala Taemu mengajukan pertanyaan apa Hari sudah mengenang profilnya, Hari eksklusif menyebutkan seluruhnya menyerupai yang ia hafalkan sebelumnya. Taemu menghentikannya sebelum Hari menyelesaikannya dan mengajukan pertanyaan gimana kalo kakeknya mengajaknya berjumpa di hari Sabtu dua pekan lagi.
Hari pikir sih nggak ada argumentasi untuk menolak. Taemu menampilkan kalo itu yakni balasan yang salah alasannya yakni hari itu yakni peringatan hari jadi mereka yang pertama. Para pasangan lazimnya menghabiskan waktu bareng dikala itu. Hari ikutan mengajukan pertanyaan apa busana yang ia pakai dikala itu. Lah Taemu mana tahu. Hari juga menampilkan kalo itu yakni balasan yang salah. Itu yakni hari yang sungguh penting jadi harusnya Taemu mengingatnya.

Saat itu mereka sedang menyaksikan pertunjukan biola. Malam itu hujan. Hari mengenakan jas hujan kuning dan Taemu memakai payung. Seusai pertunjukan, Hari nggak sengaja menabraknya. Mereka bicara dan menyadari sama-sama dari Korea.
Taemu keberatan dengan hal itu. Ia nggak percaya cinta pada persepsi pertama dan nggak suka sama hujan. Karena itulah ia minta tanggalnya diganti.



Saat dalam perjalanan pulang Hari merasa mengantuk alasannya yakni sudah larut malam. Akhirnya ia tertidur dan nyaris bersandar ke Taemu. Lah Taemu malah menahannya dengan tangannya kemudian mendorongnya hingga membentur beling dan tata rias nya nempel di sana. Hari pikir sudah sampai. Ia merasa sakit tadi.
Akhirnya mereka sampai. Setelah Haru turun, Sunghun merasa kalo Geumhui sedikit imut. Taemu membantahnya. Tapi dikala menyaksikan bekas tata rias Hari yang nempel di beling malah menjadikannya tersenyum.

Saat sarapan ayah nyuruh Youngseo untuk kencan buta final pekan nanti. Kali ini kandidatnya dari luar neheri. Youngseo eksklusif menolak. Ia nggak mau menyerupai ayah dan ibu yang risikonya bercerai alasannya yakni nggak cocok. Ayah menyelahkan ibu yang eksentrik. Youngseo menampilkan kalo ia juga eksentrik. Ia ingin menikah alasannya yakni jatuh cinta.
Ayah yang kesal nyuruh Youngseo untuk meninggalkan rumah kalo nggak mau menurutinya dan hidup sesukanya. Youngseo malah menantang ayah. Ia beneran mengemasi pakaiannya dan pergi. Sebelum ia pergi, ayah minta Youngseo untuk menyerahkan kartu kredit darinya dan Youngseo sanggup berdikari dengan gajinya sendiri. Meski berat risikonya Youngseo memberikannya pada ayah.


Saat dalam rapat Taemu menegur anggota rapat yang nggak punya penyusunan rencana dan cuma membaca laporan dari bawahannya.
Bu Yeo kembali dari rapat. Ia dimarahi alasannya yakni nggak mencari tahu ihwal koki yang dipilihnya yang ternyata yakni seorang perundung. Mereka terpaksa mencari koki lain untuk menggantikannya. Hari menampilkan beberapa koki yang dipilihnya ke bu Seo. Setelah dirundingkan risikonya mereka memutuskan koki Lee Minwu. Dia masih muda, makanannya yummy dan ia juga terkenal di kelompok wanita.

Taemu memberitahu kakek kalo pacarnya namanya Shin Geumhui. Kakek suka soalnya namanya kayak di drama yang lagi kakek tonton. Taemu yang ngambil minum nggak sengaja ikut menonton.
Gwangbok dan Geunhui nggak sengaja berciuman setelah ada yang membuka pintu. Ih ia eksklusif ingat sama ciumannya sama Hari. Nggak tahu kenapa ia nggak suka sama drama itu dan melarang kakek untuk nonton itu lagi. Nggak bagus. Lah kakek protes. Orang ratingnya meraih 27%


Malamnya Hari ke kedai makanan Minwu dan mengambil gambar dari masakannya. Ih setiap habis difoto eksklusif diambil sama Youngseo dan dimakannya. Katanya ia kelaparan habis mencari apartemen sepanjang siang ini. Hari menanyakan Ravioli kimchi yang pernah Minwu buat sebelumnya. Minwu ragu kalo itu akan disenangi namun Hari meyakinkan kalo indera pengecapannya nggak pernah salah. Ia sungguh menyukainya dan orang lain juga akan sama.
Minwu kemudian pergi untuk membuatnya. Youngseo menghampiri Hari dan meledeknya kalo ia juga sungguh menggemari yang memasak. Hari eksklusif mengancam nggak akan membolehkan Youngseo bermalam di rumahnya malam ini. Youngseo eksklusif melongo dan lanjut makan.

Hari bikin pendapat sedang Youngseo melihat-lihat apartemen. Harganya mahal. Hari mengungkit yang ia katakan sebelumnya kalo ia menabung gajinya tanpa membelanjakannya. Youngseo membenarkan namun ia kan juga mesti berbelanja mebel dan ongkos sehari-hari juga. Ia kemudian terpikir untuk tinggal sama Hari di kamarnya. Hari eksklusif menatapnya tajam dan Youngseo pun membatalkan niatnya.
Paginya ibu membangunkan Hari dan Youngseo untuk sarapan. Ih Hari ternyata belum menyelesaikannya.

Sesampainya di kantor Hari menampilkan proposalnya pada bu Seo dengan beberapa penjelasan. Lah ia malah disuruh untuk mempresentasikannya eksklusif di depan presdir Kang. Hari sudah menolak namun ia terus dipaksa sama Bu Yeo dan Kevin.
Akhirnya Hari melakukannya dengan memakai kacamata dan maasker dengan impian Taemu nggak akan mengenalinya. Lah Taemu malah nyuruh ia untuk membuka maskernya. Hari berpura-pura batuk dan bohong kalo ia sedang flu dan Taemu pun membiarkannya untuk memakai masker. Selanjutnya ia pun melaksanakan presentasinya dengan baik.

Sementara itu Yeongseo masih melihat-lihat apartemen. Oh ternyata Sunghun juga tinggal di sana. Hampir aja mereka berpapasan namun keburu Youngseo masuk lift.


Sepulang kerja Hari ke kawasan Minwu untuk memberitahu hasilnya namun malah melihatnya bareng dengan Yura. Bahkan ia lihat mereka berciuman. Tanpa sengaja ia menjatuhkan dokumennya. Yura mau pergi alasannya yakni mereka mau membicarakan ihwal pekerjaan namun Hari melarang dan risikonya ia yang pergi.
Di halte Hari mengenang semuanya. Selama ini Minwu cuma menyaksikan Yura. Tapi ia tetap beradadi dekatnya berharap kalo sebuah hari nanti Minwu akan melihatnya. Dan hingga dikala mereka putus. Hari pikir itu yakni peluangnya hingga ia menyaksikan mereka kembali bareng tadi.


Busnya datang. Hari mau ke sana namun seseorang menabraknya dan bikin dokumennya jatuh dan berceceran. Taemu nelpon. Hari sempat menjawabnya namun kemudian ponselnya jatuh ke akses air. Seorang siswi membantunya mengambil dokumen dan berpesan mudah-mudahan ia hati-hati. Pasti sakit.
Tahu-tahu Hari nangis sambil mengeluh kalo itu sungguh sakit. Taemu yang mendengarnya hingga khawatir. Sebenarnya apa yang terjadi?


Paginya Hari mengompres matanya pakai sendk biar nggak sembab. Ia mempersiapkan rambut artifisial dan make up. Lah nggak sengaja ia mendapatkan tiket konser dari Minwu. Ih itu kan hari ini. Hamin masuk dan melihatnya memegang tiket konser itu. Dia juga menyukainya dan bertujuan untuk mengambilnya kalo Hari nggak mau menontonnya.
Hari menanti dijemput sambil menyaksikan ponselnya. Lah ia nggak menyadari kalo ia bicara dengan Taemu kemarin. Taemu risikonya datang. Oh ia mengemudi sendiri. Katanya alasannya yakni itu program pribadi. Hari menanyakan panggilan terakhirnya. Dia nggak tahu kalo Taemu nelpon.
Taemu bohong kalo ia eksklusif menutup telponnya alasannya yakni nggak ada suara. Ih namun bahwasanya Taemu lega lihat Hari nggak papa.


Akhirnya mereka sampai. Hari nervous banget takut kalo mereka akan tertangkap tangan nanti. Lah Taemu malah nyuruh Hari untuk mencintainya beneran seenggaknya selama program ini. Dih padahal dah baper.
Kakek yang sedang menanti di dalam eksklusif bangun begitu Taemu datang. Lah ia malah menyalami pramusaji restorannya 🤭 dikiranya ia Geumhui. Hari kemudian timbul dari belakang Taemu.


Mereka kemudian makan bersama. Kakek menyindir Hari ihwal penampilannya dan menghubungkannya dengan seni. Hari sendiri sengaja memakai tata rias tebal biar nggak dipahami sama kakek. Ia kemudian mengalihkan dengan menampilkan masakan dan mengaitkannya dengan hipertensi yang kakek derita. Kakek memberitahu kalo ia juga punya diabetes sehingga nggak sanggup memakannya.
Kakek menanyakan apa Geumhui menyayangi Taemu? Sambil senyum Hari mengiyakan. Lah habis itu kakek malah nanyain argumentasi mereka putus. Taemu sudah menegur kakek kalo itu semestinya nggak ditanyakan namun kakek tetap meminta jawaban. Hari bilang kalo Taemu lebih mementingkan pekerjaan daripada dirinya. Kakek membenarkan dan menanyakan apa Geumhui nggak papa kalo Taemu terus menyerupai itu?
Hari menceritakan gimana cara mereka putus kemudian balikan lagi. Taemu bahkan meninggalkan rapatnya dan menembus hujan cuma untuk menemuinya. Mendengarnya bikin Taemu terdiam. Ia kemudian mengalihkan dengan mengajak mereka makan. Nanti makanannya dingin.

Youngseo beneran tinggal di sana. Ih ia tetanggaan sama Sunghun. Hari itu sofanya tiba bareng jajangmyeon dan paket. Sunghun yang sedang di rumah hingga mengeluh kalo tetangganya sungguh berisik.


Selesai makan Taemu menyendiri di luar. Hari menghampirinya dan mengeluh canggung berdua aja sama kakek. Taemu memprotes apa yang Hari katakan soal ia menemuinya di bawah hujan. Hari pikir itu memperbesar romantisme dengan mencampur fakta. Taemu memarahinya yang terlalu menganggapnya selaku beneran dan mengingatkan kalo ia cuma melakukannya untuk uang. Ia nyuruh Hari menjawab apa yang kakeknya katakan dengan menyertakan sedikit omong kosong.
Kakek datang. Sepertinya ia sungguh menggemari Hari hingga nggak rela berpisah dan mengajaknya untuk makan bakpao selaku pencuci mulut. Ia bahkan nggak menyimak Taemu yang sudah mau pergi. Ih namun Hari heran apa yang sudah dijalankan hujan hingga Taemu kayak gitu?

Mereka risikonya sampai. Lah mau makan bakpao aja hingga sejauh itu. Taemu menyalahkan Hari yang akan aja diajak ke sana. Hari membalikkan kalo Taemu sendiri yang bilang untuk menggembirakan kakek. Dih kakek ngelihatin. Hari eksklusif memukau Taemu dan menepuk-nepuknya.
Saat Hari dan kakek makan bakpao, Taemu malah telponan di luar. Hari mengomentari rasa bakpao itu setelah memakannya. Ia meminta maaf atas kesan pertamanya sama Hari. Ia terlalu menyaksikan cara berpakaiannya. Ia juga berterima kasih alasannya yakni Geumhui sudah bareng dengan Taemu dan disamping itu kakek juga ingin menitipkan Taemu padanya.


Hkk Hari keselek dengarnya dan nggak sengaja menjatuhkan tasnya hingga isnya keluar. Ia terburu-buru mengambil dompetnya takut kakek akan menyaksikan kartu identitasnya. Taemu kembali dan mengajak mereka untuk secepatnya kembali ke Seoul alasannya yakni ia ada pekerjaan penting.
Kakek yang mendapatkan tiket konser Hari malah memarahi Taemu yang nggak peka padahal Geumhui sudah berbelanja tiket konser hari ini untuk ditonton berdua dengannya. Benar kan nona Shin? Ih Hari hingga nggak sanggup jawab. Kakek ngajak mereka untuk secepatnya pergi ke sana.


Youngseo sedang berpangku tangan di atas sofa barunya. Uangnya habis gegara beli itu. Dan ia menilai itu selaku kado pindah rumah untuk diri sendiri. Dan dikala ia mau makan secara tiba-tiba ada yang bergerak di bawah kertas korannya. Ia pikir itu angin, nggak tahunya kecoa. Ia cemas dan berlari keluar, sempurna dikala Sunghun lewat. Ia eksklusif melompat padanya.
Sunghun masuk untuk menolong Youngseo. Kecoanya ada di dalam gelas kertas. Ia menyemprotkan obat serangga ke sekitar gelas. Lah ternyata Sunghun juga takut sama kecoa. Tapi apa kecoanya akan mati cuma dengan menyemprot di luar gelas? Ternyata Sunghun sudah menghabiskan dua kaleng obat serangga. Terakhir ia membuka sedikit gelas itu dan menyemprotkannya ke dalam.

Setelah selesai Sunghun kemudian pulang. Karena mereka bertetangga, jadi ia ingin berteman dengannya. Sunghun menolak berteman dengan Youngseo dan nggak mau menjabat tangannya. Katanya gegara Youngseo mengirim orang lain untuk kencan buta dengan Taemu kini Taemu jadi kesulitan.

Akhirnya kakek mengirim mereka ke sana. Ia bahkan nggak mau pergi hingga menyaksikan mereka masuk. Hhh terpaksa deh Taemu menuruti seruan kakek.
Setelah beberapa lagu ada sesi seruan lagu. Member Mellomance membacakan seruan dari penggemarnya. Dan ternyata itu yakni surat dari Minwu untuk teman dekat 7 tahunnya. Dan dikala mendengar kisah itulah Taemu risikonya tahu cinta bertepuk sebelah tangannya Hari sama temannya. Ih Hari hingga nangis dengar lagu itu sambil mengenang kebersamaannya sama Minwu selama ini. Dan tahu-tahu ia ngasih saputangan ke Hari.

Usai menonton konser, mereka pun jalan bersama. Taemu merasa kalo Hari gampang menangis. Ia mengungkit dikala di telpon kemarin dan dikala konser tadi. Lah Taemu bilang…? Ternyata Taemu akal-akalan nggak tahu alasannya yakni ia pikir Geumhui nggak ingin ia tahu. Ih nyaris aja seseeorang menabrak Hari. Untung ditarik sama Taemu.
Hari meminta maaf untuk semua itu dan berterima kasih alasannya yakni ia mau menemaninya menonton konser yang tadinya mau ia tonton sendiri. Taemu menyinggung korelasi Geumhui dengan temannya yang risikonya menyerupai ini. Hari mengiyakan dan ia akan mengakhirinya dengan menilai kalo ia ditolak alasannya yakni ia balikan sama mantannya. Tapi ia nggak menyesalinya dan merasa senang selama 7 tahun ini. Untuk orang yang menilai waktu sungguh penting kayak Taemu, ia percaya kalo ia nggak akan ngerti. Menurut Taemu sendiri, hasik dari seluruhnya nggak sanggup diputuskan dari durasinya.


Keduanya nggak tahu mau kemana lagi. Mendadak perut Hari bunyi. Mereka makan tteokbokki. Ih Taemu kayak aneh. Hari hingga mikir kalo Taemu nggak pernah makan tteokbokki kayak orang-orang kaya di drama. Ternyata itu alasannya yakni Taemu sudah makan banyak tteokbokki untuk membuatkan produk tteokbokkinya.
Ayah Hari nelpon. Ia sedikit menjauh untuk menjawabnya. Ia memberitahu kalo ia akan makan malam di luar. Tiba-tiba ada bola yang terlempar menuju ke arahnya. Taemu yang melihatnya mau nolongin namun nggak sempat.

Mereka kemudian duduk bersama. Taemu menampilkan es kerikil ke Hari untuk mengompres matanya. Ia juga mengajukan pertanyaan apa Geumhui kedinginan apa enggak. Hari menyarankan mudah-mudahan Taemu menjajal untuk menjalani korelasi orisinil alih-alih korelasi artifisial dengannya yang nggak punya masa depan. Kalo ia pacaran beneran ia sanggup menikah nantinya. Taksinya datang. Sebelum pergi, Hari menampilkan kado konsernya pada Taemu. Ia nggak tahu isinya apa namun ia percaya itu sanggup menghiburnya dikala sedih.

Sesampainya di rumah Hari meriksa matanya. Taemu mengirim pesan ihwal hari ini dan teringat anjuran dari Hari untuk menjalani korelasi asmara yang orisinil dan bukannya yang palsu. Ia membuka hadiahnya dan ternyata isinya yakni sepasang boneka.


Paginya matanya Hari lebam. Ia hingga teriak terkejut hingga bikin seisi rumah bingung. Ayah ngasih telur ke Hari siapa tahu berhasil. Ih Hari nyuruh ayah untuk menggorengnya saja. Hari cemas kalo Taemu akan mengenalinya dengan mata menyerupai itu.
Hari bertujuan untuk menutup matanya pakai enutup mata. Lah di liftt ia malah ketemu sama Taemu. Kaget ia pun menjatuhkan epilog matanya.
Bersambung…